bebas visa_www.gulalives.com

Gulalives.com, JAKARTA – Siapa sih yang nggak merindukan Indonesia menjadi destinasi wisata para traveler dari berbagai negara di dunia? Bumi pertiwi kita ini punya ribuan lokasi pariwisata menarik dengan suguhan keindahan alam yang luar biasa. Tapi ingat, ada sesuatu yang kadang bikin wisatawan asing ogah mengunjungi negeri tercinta ini. Apa sih itu? Yupsss, salah satunya soal fasilitas bebas visa kunjungan atau Visa on Arrival.

Selain passport, hal penting yang nggak boleh luput adalah kepemilikan visa. Ini merupakan dokumen penting yang dikeluarkan oleh negara berupa lembar perizinan kepada seseorang yang mau masuk ke sebuah negara. Untuk rangkaian berlibur atau kunjungan sosial, turis asing wajib mengantongi Visa on Arrival. Umumnya visa kunjungan berlaku maksimal selama 90 hari. Anda boleh tinggal di negara bersangkutan selama maksimal 60 hari. Ini berlaku ketika pihak imigrasi sebuah negara telah memberikan anda izin untuk memasuki dan tinggal di negara tersebut.

bebas visa_www.selasar.com
bebas visa_www.selasar.com
fasilitas bebas visa negara mendorong wisatawan
Fasilitas Bebas Visa Mendorong Wisatawan. Sumber: www.shutterstock.com

Fasilitas Bebas Visa Untuk Wisatawan

Menurut website resmi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia yang mengacu ke Peraturan Presiden No 43 Tahun 2011, Indonesia memberikan fasilitas bebas visa untuk wisatawan dari 15 negara. Di era pemerintahan Presiden Joko Widodo, jumlah fasilitas bebas visa meningkat jadi 90 negara. Kreatornya adalah Rizal Ramli, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya. Terobosan yang dilakukan pria kelahiran Padang Sumatera Barat itu sukses memacu kedatangan turis asing sebesar 19 persen dalam hitungan 3 bulan.

Umumnya, fasilitas bebas visa diberikan kepada negara-negara yang menjalin hubungan diplomatik dengan pemerintah Indonesia. Pembebasan visa ditujukan untuk menggenjot jumlah turis dengan mempermudah akses masuk ke Indonesia. Setelah tahap sebelumnya ada 90 negara, pemerintah RI kembali membebaskan visa untuk 84 negara sahabat. “Saat ini total ada 174 negara yang memperoleh bebas visa kunjungan ke tanah air,” beritahu Menteri Rizal Ramli di Jakarta belum lama ini.

negara bebas visa ada 90
Visa Sebuah Negara. source: www.shutterstock.com

Negara Bebas Visa

Negara-negara yang baru mendapat stempel sah dari pemerintah Indonesia di antaranya Australia, Ukraina, Kenya, Serbia Montenegro, Sudan, Nepal, Uzbekistan, Bangladesh, Kamerun, Senegal, Sri Lanka, Zimbabwe, Palestina, Pakistan, Honduras, Mongolia, Uruguay, Uganda, Bosnia dan Herzegovina, Kosta Rika, Mali, Albania, Mozambik, Makedonia, Comoros, El Savador, Madagaskar, Zambia, Moldova, Georgia, Burkino Faso, Namibia, Kiribati, Trinidad dan Tobago, Guetemala, Gambia, Armenia, Bolivia, Bhutan, Cote d’Ivoire, Mauritania, Jamaica, Paraguay, Korea Utara, Benin, Tajikistan, Cuba, Dominican Republic, Somalia, Rwanda, Tonga, Andorra, Solomon Islands, Botswana, Belize, Togo, Malawi, Cape Verde, Turkmenistan, Chad, Lesotho, Burundi, Nicaragua, Saint Kitts dan Navis, Grenada, Tuvalu, Gabon, Barbados, Vanuatu, Bahamas, Haiti, Guyana, Swiss, Samoa, Nauru, Antigua dan Barbuda, Palau, Saint Lucia, Sao Tome dan Principe, Saint Vincent dan The Grenadines, Mauritius, Marshall Islands, Puerto Rico, dan Guinea.

Awalnya sih ada 95 negara yang diusulkan untuk mendapat pembebasan visa dari pemerintah Indonesia. Namun setelah melalui perdebatan dan pertimbangan, 11 nama negara kemudian dicoret. Salah satunya adalah Israel.

“Pokoknya negara-negara yang baik, kita terima. Sebab dari hasil evaluasi bebas visa sebelumnya, dampak pertumbuhan turis 19 persen atau lebih tinggi dibanding pertumbuhan normal 6-8 persen,” jelas pria yang pernah menjabat MenKo Perekonomian dan Menteri Keuangan pada masa pemerintahan Presiden Gus Dur itu.

Melalui penambahan kuota negara bebas visa ini, Indonesia diharapkan mampu manarik wisatawan mancanegara mencapai 20 juta kunjungan dengan devisa US$ 20 miliar dalam lima tahun ke depan. Yah, semoga saja pariwisata Indonesia menjadi pesona menarik bagi para turis luar negeri deh. (VD)

LEAVE A REPLY