Ilustrasi pasangan

Gulalives.com, JAKARTA – Banyak diantara kaum adam yang memang tidak terlalu bersemangat dengan pernikahan. Ada yang menganggap pernikahan sebagai “batasan”, tapi banyak pula yang memandangnya sebagai sebuah perjalanan baru yang membahagiakan.

Mengapa beberapa pria acap kali perlu piker panjang dalam kurun waktu yang lama untuk memutuskan apakah hubungan berlanjut lebih serius? “Pria memiliki kekhawatiran berlebih yang tidak rasional ketika berhadapan pada komitmen jangka panjang,” terang Greg Kuhlman, Ph.D., dan Patty Kuhlman, LCSW, pendiri konsultasi hubungan, Marriage Success Trainning, dilansir dari Goodhousekeeping, Selasa (15/12).

Sehingga, kedua pakar hubungan tersebut, menambahkan bahwa tak sedikit pria yang takut akan perubahan sifat pasangan ketika berumahtangga. “Finasial, seks, keluarga, dan prinsip hidup, menjadi pertimbangan utama pria saat mencari kecocokan dengan pasangan,” imbuh Kuhlman.

Kemudian, banyak klien pria yang melakukan konseling dengannya mengatakan bahwa pernikahan membuat mereka merasa cepat tua. “Saya telah mendengar dan mempelajari banyak pasangan kekasih. Mereka terlihat tua dan membosankan setelah menikah. Banyak pria tidak mau mengalami dua hal itu,” ujarnya.

Sementara, Scott Gordon, PLC., EPLC, MA, seorang konsultan bersertifikasi mengatakan alasan lain yang membuat pria ragu menikah. “Terputus dari lingkungan sosial, merasa tidak trendi, dan monoton, menjadi beberapa alasan lain yang memberatkan pria untuk segera menikah,” terang Gordon.

Pria yang memiliki beberapa ketakutan tersebut di atas, kata Gordon, biasanya memiliki kehidupan yang aktif, banyak teman, dan senang berpetualang. “Mereka seperti belum rela untuk mengenyampingkan semua aktivitas dan kebebasan untuk menikah,” imbuhnya.

Ketiga pakar ini sepakat mengatakan bahwa satu hal yang membuat pria mantap menikah adalah cinta. Pria yang telah jatuh cinta dengan pasangan masing-masing, tak akan ragu-ragu untuk segera membawa hubungan ke tahap lebih lanjut.

Nah, untuk para kaum hawa, setidaknya jika pasangan Anda belum siap menikah, bisa dikenali cirinya, yang pertama dia senang pergi sendirian

Dia jarang mengajak Anda pergi berdua atau membutuhkan Anda untuk menemaninya melakukan kegiatan bebas. Anda selalu berusaha keras untuk menemukan waktu di tengah agendanya yang sangat padat.

Ini adalah tanda bahwa dia belum siap untuk menikah. Orang yang siap menikah akan melihat dirinya sebagai bagian dari satu sama lain dan mengurangi cara pandang individual. Jika pasangan masih sering berpikir mengenai dirinya sendiri dan kegiatannya, dia belum siap berbagi kehidupan dengan Anda.

Yang kedua, menghindari hal-hal yang tak nyaman. Makan malam dengan calon mertua bisa jadi tak nyaman dan merepotkan. Namun pria yang siap menikah akan berusaha keras untuk melakukan yang terbaik dengan mengambil hati calon mertuanya. Ketika pria masuk ke tahapan serius dalam hubungan mereka akan membuat pengorbanan dan melakukan hal yang harus mereka lakukan, seperti menghabiskan waktu berbincang-bincang dengan orang tua pasangan walaupun mereka tak nyaman dengan hal itu. Jika pria belum mau melakukannya, bisa jadi dia tak siap untuk membawa hubungan ke tahap yang serius.

Selanjutnya adalah kebanyakan temannya masih single. Disadari atau tidak, lingkaran pertemanan mempengaruhi cara berpikir dan cara berperilaku seseorang. Pria yang dikelilingi teman yang sudah menikah merasa tak ragu untuk menikah karena dia telah mendapatkan banyak informasi dari teman-temannya. Pernikahan terlihat sebagai hal yang tak menyeramkan dan tak mengikat. Namun ini bisa berbeda jika teman-temannya kebanyakan masih single. Bisa jadi dia akan berpikir panjang sebelum menjadi orang pertama yang menikah di antara teman-temannya. (DP)

 

LEAVE A REPLY