www.hipwee.com
www.hipwee.com

Gulalives.com, JAKARTA – Apa sih yang bisa membuat seorang ibu merasa sangat bahagia? Bukan tumpukan harta, bukan pula cincin permata. Perhatian dan kasih sayang yang tulus dari anak-anaknya, itulah bentuk kebahagiaan sejati yang didambakan oleh seorang ibu.

Nah dalam rangka Hari Ibu, yuk kita introspeksi diri. Sudah kah kita benar-benar membahagiakan ibu? Pernah kah kita meminta maaf karena dulu sering membentak ibu? Apa kita pernah menyesal karena telah membuat ibu menjadi menangis? Kado kejutan apa yang pernah kita berikan ke ibu?

Sekali-kali hiburlah ibu kita. Apa kita mau dibilang egois karena lupa mencurahkan segenap kasih sayang ke ibu gara-gara alasan pekerjaan? Banyak cara kok yang bisa kita lakukan untuk membuat senyum ibu mengembang lebar. Salah satunya, menyanyilah setulus hati untuk ibu.

Berikut Gulalives suguhkan belasan lagu asyik yang bisa kamu nyanyikan di hari Ibu.

shutterstock_262815470

 

Kasih Ibu – Ibu Soed

Ini dia lagu wajib yang palingg sering dinyanyikan oleh anak-anak SD di sekolah setiap perayaan Hari Ibu. Lewat untaian lirik yang begitu sempurna, Ibu Soed berhasil merangkum kata-kata penuh makna yang dialntunkan dengan manis lewat nada.
Coba hayati dalam-dalam penggalan lirik yang tertuang dalam bait lagu “Kasih Ibu” ini

Biografi-Ibu-Sud

Kasih ibu, kepada beta
Tak terhingga sepanjang masa
Hanya memberi tak harap kembali
Bagai sang surya menyinari dunia

Iwan Fals – Ibu

Sang living legend seolah nggak pernah kekurangan kosa kata dalam membuat lagu. Penyanyi yang baru saja merilis album Satu bersama NOAH, Nidji, Geisha, dan d’Masiv itu juga piawai menulis lagu bertema ibu. Pemilik nama lengkap Virgiawan Listanto ini berhasil merangkai kata-kata menggugah tentang hubungan seorang ibu dan anak. Silakan anda terjemahkan sendiri barisan lirik indah yang ditulis oleh musisi kelahiran Jakarta 3 September 1961 itu.

ibu - iwanfals

Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang untuk aku anakmu
Ibuku sayang masih terus berjalan
Walau tapak kaki, penuh darah… penuh nanah

 

Seperti udara… kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas…ibu…ibu

 

Ingin kudekat dan menangis di pangkuanmu
Sampai aku tertidur, bagai masa kecil dulu
Lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku
Dengan apa membalas…ibu…ibu….

 

Seperti udara… kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas…ibu…ibu

 

Ungu – Doa Untuk Ibu

Grup band beranggotakan Pasha, Enda, Oncy, Makki, dan Rowman ini jagonya deh kalau membuat lagu tentang cinta. Bagaimana ketika Ungu ditantang untuk menulis lagu bertema ibu? Hasilnya? Lagunya beneran membuat hati tambah mellow. Coba perhatikan deh lirik super dalem tentang ibu yang ditulis Pasha dkk di album 1000 Kisah Satu Hati ini.

Kau memberikanku hidup
Kau memberikanku kasih sayang
Tulusnya cintamu, putihnya kasihmu
Takkan pernah terbalaskan

Hangat dalam dekapanmu
Memberikan aku kedamaian
Eratnya pelukmu, nikmatnya belaimu
Takkan pernah terlupakan

Oh ibu terima kasih
Untuk kasih sayang yang tak pernah usai
Tulus cintamu takkan mampu
Untuk terbalaskan

Oh ibu semoga Tuhan
Memberikan kedamaian dalam hidupmu
Putih kasihmu kan abadi
Dalam hidupku

Oh ibu terima kasih
Untuk kasih sayang yang tak pernah usai
Tulus cintamu takkan mampu
Untuk terbalaskan

Oh ibu semoga Tuhan
Memberikan kedamaian dalam hidupmu
Putih kasihmu takkan mampu
Untuk terbalaskan

Oooh putih kasihmu ‘kan abadi
Dalam hidupku

 

Potret – Bunda

Denting piano yang sendu dan suara Melly Goeslaw yang syahdu membuat lagu “Bunda” yang dinyanyikan grup band Potret menjadi salah satu lagu bertema ibu yang paling dahsyat. Versi rekamannya saja udah membuat galau. Bahkan banyak penonton yang nggak kuasa menitikkan air matanya ketika melihat secara live penampilan panggung grup band yang bermaterikan personel Melly Goeslaw, Anto Hoed, dan Wong Aksan tersebut.

Melly Goeslaw seperti paham banget untuk mengaduk-aduk perasaan pendengar lewat balutan lirik yang menggugah. Lagu ini terangkum di album kedua Potret yang dirilis tahun 1998 lalu.

potret by bunda

Kubuka album biru

Penuh debu dan using

Kupandangi seragam berdiri

Kecil bersih belum ternoda
Pikirku pun melayang

Dahulu penuh kasih

Teringat semua cerita orang

Tentang riwayatku
Kata mereka diriku s’lalu dimanja

Kata mereka diriku s’lalu ditimang
Nada-nada yang indah

S’lalu terurai darimu

Tangisan nakal bibirku

Tak ‘kan jadi deritamu
Tangan halus dan suci

T’lah menangkap tubuh ini

Jiwa raga dan seluruh hidup

Rela dia berikan
Kata mereka diriku s’lalu dimanja

Kata mereka diriku s’lalu ditimang
Oh Bunda ada dan tiada

Dirimu ‘kan selalu ada di dalam hatiku

 

Siti Nurhaliza – Air Mata Ibu

Nama Siti Nurhaliza begitu harum dan melekat di Indonesia. Puluhan karya-karya terbaik yang pernah ia bawakan selalu mendapat tempat di hati pecinta musik tanah air. Begitu juga ketika penyanyi kelahiran 11 Januari 1979 ini membawakan lagu “Air Mata Ibu”. Lagu yang ada di album Emas ini bahkan menjadi hit di beberapa negara Asia Tenggara. Artis Malaysia pertama yang bisa tampil di Royal Albert Hall London itu sukses mendendangkan lagu ini dengan sempurna. Wajar kalau “Air Mata Ibu” menjadi sebuah lagu indah yang tak tergerus oleh zaman.

siti nurhaliza _ air mata ibu

Apakah sebenarnya

Terbuku dikalbumu

Apakah arti linang airmata di pipimu
Ucapkanlah padaku

Tak bisa kurungkainya

Rahasia yang kau pendam itu
Aku hanya menduga

Tidak mampu merasa

Sebenar-benar perasaanmu
Pengorbanan yang kau lakukan

Untuk dewasakan ku

Hanya bisa ditanggung oleh hati ibu
Namun kupercaya

Takkan terlerai kasih

Ikatan ini takkan putus
Aku hanya menduga

Tidak mampu merasa

Sebenar-benar perasaanmu
Pengorbanan yang kau lakukan

Untuk dewasakan ku

Hanya bisa ditanggung oleh hati ibu

Telah kau telan lara

Dan terima segala

Dugaan dan badai yang melanda… Duhai ibu

 

New Sakha – Lagu Untuk Ibu

Pernah ingat dengan kehadiran duo penyanyi cilik yang bernama New Sakha? Lagu-lagu religi yang dinyanyikan oleh Novi dan Atras bahkan menjadi langganan theme song sinetron stripping beberapa tahun lalu. Marshanda pernah muncul menjadi bagian dari New Sakha, meski ia hanya tampil sebagai featuring. Salah satu hit yang pernah diledakkan oleh duo yang diproduseri oleh Inneke Koesherawati itu adalah ”Lagu Untuk Ibu”.

Lagu itu kembali jadi bahan perbincangan setelah dibawakan penuh haru oleh Farizal, peserta Indonesian Idol Junior. Aksi Farizal membuat 4 juri yang saat itu bertugas, berurai air mata.

Sebening tetesan embun pagi
Secerah sinarnya mentari
Bila ku tatap wajahmu ibu
Ada kehangatan di dalam hatiku

Air wudhu selalu membasahimu
Ayat suci selalu dikumandangkan
Suara lembut penuh keluh dan kesah
Berdoa untuk putra putrinya

Oh ibuku engkaulah wanita
Yang ku cinta selama hidupku
Maafkan anakmu bila ada salah
Pengorbananmu tanpa balas jasa

Ya Allah ampuni dosanya
Sayangilah seperti menyayangiku
Berilah ia kebahagiaan
Di dunia juga di akhirat

 

Hadad Alwi feat Farhan – Ibu

Penyanyi religi satu ini memang selalu mengajak anak-anak untuk menyanyikan berbagai karya musiknya. Salah satu yang fenomenal dan mengharu biru adalah lagu “Ibu”. Haddad Alwi nggak salah pilih. Duetnya dengan Farhan membuat atmosfer lagu ini menjadi sangat menyentuh kalbu.

Bersinar kau bagai cahaya
Yang selalu beri ku penerangan
Selembut citra kasihmu kan
Selalu ku rasa dalam suka dan duka

Kaulah ibuku cinta kasihku
Terima kasihku takkan pernah terhenti
Kau bagai matahari yang selalu bersinar
Sinari hidupku dengan kehangatanmu

Bagaikan embun kesejukan hati ini
Dengan kasih sayangmu
Betapa kau sangat berarti
Dan bagiku kau takkan pernah terganti

Kaulah ibuku cinta kasihku
Terima kasihku takkan pernah terhenti
Kau bagai matahari yang selalu bersinar
Sinari hidupku dengan kehangatanmu

 

Pipik Dian Irawati – Ibu

Istri mendiang Ustadz Jefri Al Buchory ini diam-diam punya talenta hebat di dunia tarik suara. Seolah nggak mau melupakan pesan dari sang suami tercinta, lusinan cara bisa diterapkan dalam menyampaikan pesan kebaikan. Salah satunya melalui sebuah karya seni berbentuk lagu.

Lagu ini cocok untuk menyentil anak-anak muda yang lupa betapa besarnya pengorbanan seorang ibu dalam membesarkan mereka. Coba telusuri deh bait demi bait lirik lagu ini.

Ibu.. hoooh ibu senyum dan tangismu
Disela sela nafasmu kau slalu doa untukku
Ibu.. hoooh ibu gundah diwajahmu
Dimalam malam sujudmu kau selalu untukku

Umi ibu bundaku apapun sebutanmu
Tiada lelah dipundakmu
Tiada resah dihatimu
Tulus iklas kau berbuat
Tiada minta kumembalas
Ibu…

Ibu… bun..daku rasulku memuliakanmu
Ibu… bun..daku surga dibawah kakimu

Umi ibu bundaku apapun sebutanmu
Tiada lelah dipundakmu
Tiada resah dihatimu
Tulus iklas kau berbuat
Tiada minta kumembalas
Ibu…

Umi ibu bundaku apapun sebutanmu
Tiada lelah dipundakmu
Tiada resah dihatimu
Tulus iklas kau berbuat
Tiada minta kumembalas
Ibu…

Ibu…

 

Acha Septriasa – Ibu

Bukan cuma gape dalam urusan akting, Acha Septriasa pun punya kualitas suara di atas rata-rata yang bikin pangling. Salah satunya lagu “Ibu” yang didapuk sebagai OST film Menembus Impian. Selain bernyanyi, Acha Septriasa juga dipercaya menjadi pemeran utama film yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo tersebut. Di sana, Acha beradu akting dengan Fedi Nuril.

Saat kau terbaring
Dirimu masih tetap terlihat cantik
Di mataku seperti dulu

Berbagai macam cerita
Ku dengar lucu dan jenaka

Ada cinta yang mengalir dikatamu
Ada kasih yang tertulus dalam matamu

Harapmu ku dengar
Dari semua doa-doamu ooh ibu ibu

Begitu lama kita tak besama
Tapi bibirmu selalu mendoa
Begitu lama ku tak disampingmu
Walau ku tahu tak kau tinggalkanku
Walau sedetikpun tak ‘kan kau biarkan
Diriku menangis bersedih.. ooh ibu

Harapmu ku dengar
Dari semua doa-doamu ooh ibu ibu

Begitu lama kita tak besama
Tapi bibirmu selalu mendoa
Begitu lama ku tak disampingmu
Walau ku tahu tak kau tinggalkanku
Walau sedetikpun tak ‘kan kau biarkan
Diriku menangis bersedih
Ooh ibu
Ibu

 

Rafly – Lagu Ibu

Lirik “Lagu Ibu” yang dipamerin oleh penyanyi Rafly di OST Film Hafalan Shalat Delisa ini oke juga lho.

Lembut ku kenang kasihmu ibu
Di dalam hati ku ingin menanggung rindu
Engkau tabur kasih seumur masa
Bergetar syahdu oh di dalam nadiku

Sembilan bulan ku dalam rahimmu
Bersusah payah oh ibu jaga diriku
Sakit dan lemah tak kau hiraukan
Demi diriku oh ibu buah hatimu

Tiada ku mampu membalas jasamu
Hanyalah doa oh di setiap waktu
Oh ibu tak henti ku harapkan doamu
Oh ibu tak henti ku harapkan doamu
Mengalir di setiap nafasku
Mengalir di setiap nafasku
Oh ibu, ibu, ibu

Lembut ku kenang kasihmu ibu
Di dalam hati ku ingin menanggung rindu
Engkau tabur kasih seumur masa
Bergetar syahdu oh di dalam nadiku

Indah bercanda denganmu ibu
Di dalam hatiku kini selalu merindu
Sakit dan lelah tak kau hiraukan
Demi diriku oh ibu buah hatimu

Tiada ku mampu membalas jasamu
Hanyalah doa oh di setiap waktu
Oh ibu tak henti ku harapkan doamu
Oh ibu tak henti ku harapkan doamu
Mengalir di setiap nafasku
Mengalir di setiap nafasku
Oh ibu, ibu, ibu

Allahummaghfirlii waliwaa lidayya
Warhamhumaa kamaa rabbayaanii shaghiiraa

Lembut ku kenang kasihmu ibu

 

Sheila on 7 – Just for My Mom

Duta, Eross, Adam, dan Brian punya cara keren dalam melampiaskan rasa sayangnya kepada ibu mereka. Meski dibuat dalam bahasa Inggris, makna lagu yang dinyanyikan oleh grup band asal yogyakarta ini sangat menusuk ke jiwa lho. Nggak percaya, boleh dikulik langsung deh.

Sometimes I feel my heart so lonely but it’s ok
No matter how my girl just left me and I don’t care
Whenever the rain comes down and it’s seems there’s none to hold me
She’s there for me, she’s my mom

Just for my mom, I write this song
Just for my mom, I sing this song
Just for my mom, can wipe my tears
Just for my mom, can only here

Trap in a subway, can’t remember the day but I feel ok
Damped in damn situation, in every condition with no conclusion
Whenever the rain comes down and it’s seems there’s none to hold me
She’s there for me, she’s my mom

You may say I have none to cover me under the sun
She’s there for me, she’s my mom

 

Tegar – Rindu Ibu

Malang melintang sebagai pengamen jalanan, Tegar pun tumbuh menjadi anak mandiri yang tangguh. Ketika anak-anak seumurannya bisa menikmati kehidupan layak, ia justru sebaliknya. Ketika anak-anak seusianya bisa mengecap bangku sekolahan, ia justru berjibaku dengan kerasnya kehidupan kota.

Salah satu yang ia curhatkan adalah cerita tentang kerinduannya pada seorang ibu. Tengok deh untaian lirik yang ia nyanyikan, benar-benar bisa menguras air mata lho.

Ibu ku sayang, sayangilah aku

Ibu ku cinta, cintailah aku
Laguku ini tentang rindu ibu

Pada saat ibu tak di sisiku

Berbagai macam rasa ku rindukan dia
Ku butuh tangan ibu

Menghapus air mataku

Dikala ku bersedih

Dan menghiburku dikala ku berduka
Dimana kau berada ibuku tercinta

Ku rindu belaian kasih sayang ibu
Dimana kau berada ibuku tercinta

Ku rindu belaian kasih sayang ibu
Ku butuh tangan ibu

Menghapus air mataku

Jika aku bersedih

Dan menghiburku dikala ku berduka
Ibu ku sayang, sayangilah aku

Ibu ku cinta, cintailah aku
Ibu ku sayang, sayangilah aku

Ibu ku cinta, cintailah aku
Laguku ini tentang rindu Ibu

Pada saat Ibu tak sisiku

Berbagai macam rasa

Ku rindukan dia

 

Ari Lasso – Selamat Jalan Mama

Tidak lagi menyandang status sebagai vokalis grup band Dewa 19, Ari Lasso pun mencoba peruntungannya menjadi penyanyi solo. Pria asal Madiun ini pun lebih bisa mengembangkan ruang curhatnya melalui debut album solo Sendiri Dulu.

Salah satu track di album itu ada lagu berjudul “Selamat Jalan Mama”. Di sana, Ari cucol pengalaman bodohnya terjerumus di lingkaran narkoba sebelum ibunya tutup usia. Intip deh reffrain lagu tersebut, betapa menyesalnya dia yang merasa nggak bisa membahagiakan ibunya ketika masih ada.

Maafkan aku tak pernah bisa
Untuk membalas semua cinta
Malah kutancapkan duri
Hingga saatnya engkau pergi

Ebiet G Ade – Nyanyian Rindu Untuk Ibu

Paling seru deh kalau melihat barisan kata-kata di setiap lagu yang diciptakan oleh Ebiet G Ade. Dari intro sampai akhir, sepertinya ia benar-benar pandai memilih kalimat yang bisa menyayat-nyayat. Sebuah penguasaan bahasa Indonesia yang sangat sastrawi. Lirik-liriknya pun sangat tidak biasa. Boleh dibilang Ebiet G Ade seorang pujangga atau sastrawan yang dilahirkan untuk menyanyi. Termasuk lagu “Nyanyian Rindu Untuk Ibu” yang ia ciptakan. Lewat lagu ini, Ebiet G Ade meluapkan rasa terima kasih sedalam-dalamnya kepada ibu yang telah berjasa merawat dan membesarkannya.

Tubuhmu yang terbungkuk, tersandar lemah
di kursi kayu tua
Jemari kurus terkulai menggenggam pena
engkau goreskan sajak
Sisa rambutmu perak, tinggal segenggam
Terbaca pahit, kerasnya perjalanan
Nampaknya ingin kautumpahkan seluruhnya
di dalam puisi

Dari alis matamu terbentuk garis
guratan kokoh jiwa
Angin yang deras menghempas tak kau hiraukan
batinmu kuat bertahan
Meskipun raga semakin rapuh
tak pernah risau, selalu tersimpul senyum
Sepantasnyalah kujadikan suri teladan,
potret perjuangan

Oh, oh, oh, ibu,
ada yang ingin kutanyakan padamu
Hasil panenan kemarau ini
sesubur panen yang kita petik bersama
Oh, oh, oh, ibu,
apa kabar sawah kita sepetak?
Masih bisakah kita tanami?
atau terendam ditelan zaman?

Setelah cucumu lahir aku lebih faham
betapa beratnya
membesarkan dan setia melindungi
semua anak-anakmu
Kita yang s’lalu hidup sederhana
kau sanggup mengasuh hingga kami dewasa
Dengarkanlah nyanyian yang aku peruntukkan
buatmu, ibu

Oh, oh, oh, ibu,
ada yang ingin kutanyakan padamu
Hasil panenan kemarau ini
sesubur panen yang kita petik bersama
Oh, oh, oh, ibu,
apa kabar sawah kita sepetak?
Masih bisakah kita tanami?
atau terendam ditelan zaman?

Coba deh kejutkan ibu anda dengan bersimpuh di kakinya, kemudian cium kening dan pipinya. Peluk ibu anda dengan hangat, lalu nyanyikan 2 atau 3 lagu yang Gulalives rekomendasikan di atas. Semoga kado dan kejutan ini bisa membuat ibumu lebih bahagia dan panjang usia, amin… (VD)

LEAVE A REPLY