Gulalives.com, JAKARTA – Memilah dan memilih makanan dengan bijak perlu dilakukan (diet mayo). Selain dapat mengekang ‘ledakan’ lemak dalam tubuh, makanan itu juga sebisa mungkin memiliki efek mengenyangkan lebih lama sehingga menjauhkan godaan ngemil.

Nah, makanan untuk diet apa saja yang masuk golongan bisa mengenyangkan lebih lama untuk menahan godaan ngemil tiada guna? Laman Thatsfit.com merangkumnya berikut ini:

1. Telur

Telur (source : shutterstock.com)
Telur (source : shutterstock.com)

Sebutir telur mengandung kira-kira 78 kalori. Telur tidak hanya mengandung kelompok besar nutrisi, tetapi juga sarat dengan protein yang mengenyangkan. Makanlah telur untuk sarapan, karena bahan makanan dengan protein tinggi ini akan mengurangi nafsu makan. Kamu bisa mengurangi kalori sekitar 330 sepanjang sisa hari. Lumayan banget kan?

2. Cokelat murni

Coklat Murni
Coklat Murni (source : shutterstock.com)

Mengandung 170 kalori dalam satu ons. Makan cokelat murni (dark chocolate) dapat menahan lapar, menurut penelitian dari University of Copenhagen. Mengapa? Senyawa dalam cokelat lambat dicerna dan membuat kita merasa kenyang lebih lama. Sepotong kecil cokelat (seukuran kartu nama) juga bisa mengekang keinginan kita untuk makanan asin, manis dan lemak. Nah, makanan asin, manis dan berlemak sudah terbukti sebagai ancaman nyata penggagal potensial program penurunan berat badan.

3. Kacang pinus

Kacang Pinus
Kacang Pinus (source : shutterstock.com)

Mengandung 95 kalori untuk 1/ 2 ons. Asam lemak yang sehat bagi jantung pada kacang pinus meningkatkan hormon kenyang yang membuat kamu merasa kenyang lebih lama, menurut para peneliti Korea. Asam lemak yang sama juga menjauhkan lemak bersemayam di perut.

4. Keju

Keju (source : wall.alphacoders.com)
Keju (source : wall.alphacoders.com)

Mengandung 76 kalori untuk 1 ons. Dapatkan keju kambing segar atau feta untuk dosis asam linoleat terkonjugasi – hal ini membantu kita merasa kenyang lebih lama dan membakar lebih banyak lemak. Keju dari hewan yang diberi makan rumput memiliki kadar CLA (Conjugated linoleic acids) paling banyak, jadi belilah keju dengan label ‘diberi makan rumput’.

CLA merupakan kelompok lemak yang terdiri dari setidaknya 28 isomer dari asam linoleat. CLA tergolong sebagai lemak essensial yang diperlukan oleh tubuh dan dapat ditemukan terutama pada daging dan produk susu dari hewan pemamah biak/ruminansia (sapi, kambing dan lain sebagainya).

Memang agak peer ya membaca label, namun percayalah, hal ini sepadan untuk dilakukan.

5. Susu skim

Susu Skim (source : shutterstock.com)
Susu Skim (source : shutterstock.com)

Mengandung 86 kalori untuk 1 cangkir. Kebanyakan dari kita berpikir susu sebagai minuman anak-anak, tetapi ia menawarkan manfaat juga untuk orang dewasa. Protein pada susu (whey dan kasein) dapat membuat Anda merasa lebih kenyang dibandingkan minuman manis lainnya. CLA pada susu dapat memerangi lemak juga lho.

6. Jeruk

Jeruk (source : updateberitaunik.wordpress.com)
Jeruk (source : updateberitaunik.wordpress.com)

Setiap butirnya kira-kira mengandung 59 kalori. Sebutir jeruk adalah salah satu makanan yang paling memuaskan dari semangkuk buah, terima kasih kepada semua serat itu. Jeruk menempati posisi tertinggi pada “indeks kenyang”. Serat yang dikandungnya dapat memerangi lemak: Orang yang banyak makan jeruk memiliki lebih sedikit lipatan lemak.

7. Kentang

Kentang (source : shutterstock.com)
Kentang (source : shutterstock.com)

Sebutir kentang mengandung kira-kira 161 kalori.  Makanan tinggi karbohidrat seperti kentang sering dianggap buruk, padahal kentang layak dipertimbangkan sebagai teman terbaik saat berdiet. Pati resisten dalam kentang membantu tubuh kita dalam membakar lemak juga.

Bukan itu saja lho. Kentang juga memiliki manfaat kesehatan, tak hanya sebagai sumber karbohidrat, namun juga dapat meringankan radang perut, demikian penelitian teranyar ilmuwan di Universitas Manchester, Amerika Serikat.

Peneliti menemukan bahwa molekul antibakteri dalam kentang dapat mengatasi keluhan radang perut. Selain itu, vitamin C dan B, serta kalium dalam kentang sangat cepat mengatasi peradangan, baik secara internal maupun eksternal, serta peradangan pada usus, serta sistem pencernaan.

Para peneliti bahkan juga menyarankan jus kentang sebagai suplemen harian untuk tubuh. Dari sifat-sifat kentang, para ilmuwan kemudian mengembangkan obat dengan bahan kentang yang bebas dari efek samping. Selain itu, akan ada produk yogurt kentang sebagai minuman probiotik yang nanti akan dipasarkan.

“Kami menemukan jus kentang sebagai tindakan pencegahan (preventif) untuk menghentikan peradangan lambung. Kami juga merekomendasikan jus kentang untuk gaya hidup sehat baru,” kata Ian Roberts, profesor mikrobiologi di Fakultas Biologi, Universitas Manchester seperti dilansir Daily Mail. (VW)

LEAVE A REPLY