Kebahagian Istri Adalah Kunci Keharmonisan Pernikahan
Istri dan suami bahagia. (Foto: Shutterstock)

Gulalives.com, SEMARANG – Bagi pria dan wanita dewasa, menikah adalah suatu hal yang bisa menyatukan segalanya, termasuk didalamnya adalah kebahagiaan lahir batin. Namun demikian, seringkali kita temukan banyak pasangan tidak bahagia. Sebenarnya, apa saja sih kunci kebahagian berumah tangga?

Salah satu kunci, sebagaimana dilansir laman Dailymail, Senin (23/11) ternyata adalah kebahagiaan sang istri. Menurut sebuah studi yang melibatkan 394 pasangan suami istri berusia matang, membuktikan bahwa kebahagiaan istri adalah kunci kebahagiaan hidup seorang pria.

Dalam penelitian tersbeut, pada laporan studi tertulis, kebahagiaan istri berpengaruh besar pada kebahagiaan dan kepuasaan hidup pria dalam berumahtangga. Studi yang dihelat oleh Rutgers University dan University of Michigan tersebut kian memvalidasi teori mengenai kebahagiaan keluarga tergantung pada kebahagiaan yang dirasakan oleh istri.

“Saya rasa temuan ini merupakan fakta yang sebenarnya. Sebab, saat seorang istri merasa bahagia, biasanya dia akan melakukan banyak hal baik sebagai ungkapan rasa terima kasih pada suami. Tentunya hal ini memiliki banyak dampak positif,” ujar Profesor Deborah Carr dari Rutgers University.

Lebih lanjut, Deborah menyampaikan bahwa alasan mengapa istri seringkali merasakan ketidaknyamanan dan ketidakbahagiaan berumah tangga. “Pria kurang cakap dalam mengekspresikan rasa bahagia mereka. Jadi, rasa tidak bahagia mereka acap kali tidak terlihat atau dirasakan oleh istri,” imbuhnya.

Menurut Deborah, hasil studi ini juga semakin mengukukuhkan anggapan yang mengatakan bahwa pria cenderung tertutup soal perasaan mereka. Sebaliknya, wanita lebih terbuka dalam memperlihatkan apa yang mereka rasakan dalam hati. Jadi, saat wanita merasa kesal dan tidak bahagia, maka pastinya semua anggota keluarga pasti tahu akan hal tersebut.

Sebagai informasi, seluruh partisipan pada studi ini tercatat setidaknya telah menikah lebih kurang 39 tahun. Saat proses eksperimen berlangsung, mereka diminta untuk menjawab sejumlah pertanyaan seputar kehidupan sehari-hari dalam keluarga.

Kemudian, jawaban terbanyak mengatakan bahwa sebuah pernikahan akan langgeng dan hangat, ketika istri merasa puas, bahagia, dan nyaman dengan pasangann serta kehidupan rumahtangga mereka.

Sementara, para ilmuwan dari University of California juga menyatakan bahwa pernikahan yang bahagia itu bergantung pada kebahagiaan istri. Bila istri merasa bahagia, maka banyak problem akan terpecahkan dalam rumah tangga. Entah itu problem seksual, masalah keuangan, perbedaan pendapat, dan lain sebagainya.

Seorang asisten penelitian, Lian Bloch menyatakan bahwa kunci perselisihan paham dan pertengkaran adalah wanita. Ketika ia bisa membantu mengontrol emosi suami dan bisa mengendalikan situasi, maka pertengkaran besar bisa dicegah dan tidak harus terjadi. Untuk itu, wanita harus merasa bahagia terlebih dahulu, sehingga ia tidak berusaha kabur atau merasa dikalahkan.

Demikian pula yang dikatakan para ilmuwan dari California, yang menyederhanakan kesimpulan penelitian bahwa pernikahan yang bahagia berawal dari istri yang bahagia. Suami sendiri berusaha memberikan kebahagiaan pada istrinya, dan sedikit banyak kebahagiaan suami bergantung pada istri.

Menurut Tery Orbuch, profesor sosiologi Oakland University mengatakan, bahwa komunikasi tentu menjadi dasar dari sebuah pernikahan yang paling penting untuk dipiara dan dijaga. Pasutri tak boleh mengabaikan hal yang satu ini. Bahkan ketika pasutri punya masalah, mereka akan dibawa ke conselour pernikahan yang akan tetap membantu mengembalikan komunikasi pasutri untuk menyelesaikan masalah.

Wanita, atau istri lebih mudah stres dan terganggu ketika ada masalah di dalam rumah tangga. Ketika stres ini dibiarkan, hubungannya dengan suami akan terganggu. Kebiasaan buruk wanita yang drama queen akan membuat masalah tak malah selesai namun tetap berlanjut.

Ini Tipsnya agar Istri selalu bahagia

Setelah mengetahui agar rumah tangga berbahagia, kuncinya ada di para istri, maka Anda boleh bangga, tetapi jangan sampai memanfaatkan momen ini untuk melakukan hal-hal yang justru merugikan suami. Justru di momen seperti ini Anda harus lebih cerdas melakukan berbagai hal untuk menjaga keutuhan rumah tangga.

Menjaga emosi dengan bantuan olahraga, dan hindari stres yang dapat mengacaukan banyak hal di dalam rumah tangga. Apabila ada masalah yang datang, maka cari momen tepat untuk berbincang dengan suami. Fokus menyelesaikan masalah dan mencari jalan keluar, bukan mencari siapa yang salah.

Nah, bagi para istri, kunci kebahagiaan berumahtangga itu salah satunya datang karena kebahagiaan Anda. (DP)

LEAVE A REPLY