Bayi butuh pelukan kasih sayang

Gulalives.com, NEW YORK – Kekerasan yang menimpa anak-anak tak berdosa tidak hanya terjadi di Tanah Air. Di Amerika Serikat, seorang bayi perempuan berumur enam bulan di New York, Kamis waktu setempat, tewas setelah dilempar ke luar jendela apartemen oleh ibunya sendiri.

Sang ibu sekaligus pelaku pelemparan bayinya pun saat ini sudah ditahan oleh otoritas keamanan setempat. Sumber kepolisian setempat menyebutkan bahwa kejadian mengenaskan ini adalah yang ketiga kalinya terjadi dalam kurun waktu tiga bulan.

Kejadian bermula saat polisi pertama kalinya menerima panggilan darurat 911 pada pukul 02.00 malam waktu setempat dan sejurus kemudian langsung menemukan seorang bayi yang tergeletak di trotoar dalam keadaan tidak sadarkan diri. Bayi perempuan tersebut kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Santo Barnabas oleh polisi, namun nyawanya tidak sempat tertolong.

Ibu bayi tersebut yang diketahui berusia 27 tahun, langsung ditahan terkait tewasnya sang bayi, namun belum dihadapkan kepada dakwaan, kata Juru Bicara Departemen Kepolisian New York, Brian Sessa, sebagaimana dikutip dari Reuters.

“Bayi itu dilemparkan ke luar jendela apartemennya bukan karena kehendaknya sendiri,” kata Sessa heran.

Sebelumnya akhir bulan lalu, kejadian serupa terjadi manakala seorang bayi perempuan yang baru lahir dijatuhkan dari jendela lantai tujuh sebuah bangunan di Bronx, New York. Ibunya kemudian ditangkap atas tuduhan pembunuhan.

Masih kasus yang sama, sebulan sebelumnya, bayi laki-laki berusia satu bulan dilemparkan dari jendela lantai empat Apartemen Queens dan ibunya juga langsung diamankan pihak kepolisian.

Belajar dari kasus-kasus tersebut, kita dituntut tak hanya memiliki kepedulian tinggi tapi juga punya langkah pencegahan agar anak-anak tak berdosa di sekeliling kita tak sampai mengalami kekerasan apapun bentuknya.

Mary E. Jones, MD, dokter advokasi anak di Loyola University Health System, mengatakan bahwa anak-anak adalah sumberdaya paling berharga dan akan membentuk masa depan dari komunitas kita. Untuk itu, kita dituntut untuk memastikan mereka aman dari sisi sosial dan emosi.

Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk memberikan rasa aman kepada anak-anak kita, seperti dilansir sciencedaily.com:

1. Jadilah orang tua yang memiliki rasa asih asah asuh. Buah hati Anda perlu tahu mereka dicintai dan spesial buat Anda.

2. Bantulah teman, tetangga atau kerabat. Mengasuh anak itu pekerjaan berat dan menyita waktu 24 jam sehari. Dengan mengulurkan bantuan, Anda dapat menurunkan tingkat stres dan membantu teman dan sahabat Anda kembali fokus.

3. Istirahat sejenak sebagai orangtua. Maksudnya adalah sempatkan mengistirahatkan pikiran dan tenaga setelah seharian mengasuh anak dan Anda mendapat putra putri Anda menangis tanpa bisa diredam. Daripada Anda emosi, yang dapat membahayakan si buah hati, lebih baik Anda tinggalkan sejenak anak Anda di tempat yang aman. Setelah tangisnya mereda, Anda boleh menggendongnya dan berilah belaian lembut kepadanya.

4. Saling peduli dan membantu. Jika di lingkungan Anda terdapat kasus kekerasan terhadap anak, jangan berdiam diri. Anda bisa memberitahukan kepada ketua RT atau RW, atau petugas kepolisian bila sampai terjadi kekerasan terhadap anak.

5. Libatkan diri dalam aktivitas atau program untuk pencegahan kekerasan terhadap anak, seperti membuka akses terhadap perpustakaan dan arena bermain.

Dengan Anda lebih terlibat dalam pergaulan di lingkungan Anda, kemungkinan terjadinya kekerasan terhadap anak-anak di sekitar Anda akan menurun. (TR)

LEAVE A REPLY