Jangan Sembarangan Upload Foto Anak di Sosmed. Mengapa?

jangan_sembarangan_uplode_foto_anak_unosites.blogspot.com

Mengapload foto anak di sosmed ternyata bisa membahayakan keselamatan anak. Salah satunya adalah menjadi sasaran pelaku pedofil. Banyak hal tentang kehidupan yang tampak menarik untuk diunggah ke sosial media, sebetulnya tidak ada masalah mempublikasikan anak ke dunia maya. Akan tetapi tidak semua cerita, foto, ataupun video.

Hal ini bisa menjadi membuka cara bagi para pelaku untuk menemukan target tanpa harus capek-capek mencari. Namun, ada juga kasus yang berlatarbelakang meminta uang tebusan, seperti yang kerap terjadi pada kasus penculikan pada anak berusia 2-3 tahun.

Jangan sembarangan uplode foto anak
aeyey.com

Dianjurkan pada orangtua untuk berhati-hati dengan penggunaan sosial media. Para orangtua kerap menyebarkan foto anaknya yang baru lahir di jejaring sosial, terkadang lengkap dengan info panjang dan berat badannya, ciri-cirinya.

Hal demikian bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin berbuat jahat. Penculikan berada dimana saja dan kapan saja. Banyak sebagian orang yang suka mengoleksi atau mengumpulkan foto orang.

Maka buat sobat  Gulalives berhati-hatilah jika ingin mengapload foto anak di sosial media. Siapa yang gemas melihat anak balita yang tengah mandi atau tanpa busana? Tentu semua orang menyukai foto bayi yang terlihat lucu saat mandi.

Tapi ternyata, mengupload foto balita tanpa busana atau hanya memakai pakaian dalam tidak disarankan. Karena ini akan membahayakan anak sendiri.

jangan sembarangan uplode foto anak
pernikdunia.com

Anak bisa menjadi target dari pelaku pedofil. Meski masih balita bukan artinya sobat Gulalives bisa bebas mengabadikan semua momen dan mengunggah di sosial media. Sebaiknya, sobat Gulalives pikir ulang jika ingin mengunggah foto balita di sosial media. Pilihlah foto yang memang sopan dan tidak memancing tindak kriminal.

Selagi masih di bawah umur, nasib anak berada di tangan orang tua. Ayah dan ibu berperan besar dalam menentukan jalan hidup anak. Di lain sisi, anak tetap memiliki privasi. Tidak jarang para orangtua suka menandai keberadaan lokasi saat bersama anak.

Bukan tidak boleh berbagi informasi tentang kegiatan dan lokasi dimana sobat Gulalives menghabiskan waktu bersama anak, tapi cobalah untuk mengurangi kebiasaan memberitahu secara detail lokasi dimana sobat Gulalives berada.

jangan sembarangan uplode foton anak
blogspot.com

 

Hal ini bisa memancing tindakan penculikan terhadap anak, jadi alangkah baiknya jika sobat Gulalives tidak menulis nama lengkap anak atau lokasi secara detail jika ingin mengupdate status di sosial media. Kejahatan pun datang kapan saja maka dari itu bagi sobat Gulalives jangan sembarangan upload foto anak di sosial media.

Jaman sekarang sudah banyak sekali kejahatan-kejahatan yang berasal dari sosial media tidak hanya kejahatan plecehan atau seks, bahkan yang sering terjadi itu kejahatan seperti penculikan yang didasari berasal dari sosial media.

Sesuka apa pun sobat Gulalives berbagi foto anak-anak di internet, harus ada batasan yang musti diingat. Ada banyak orang jahat di luar sana yang akan memanfaatkan foto lucu anak untuk kepentingan mereka. Kasus teranyar menimpa selebriti  Ruben Onsu yang foto anaknya dicatut dan masuk dalam salah satu akun Instagram.

Itu hanyalah satu contoh jahat bagaimana foto anak sobat Gulalives bisa digunakan di luasnya dunia maya. Masih ada beberapa cara lain yang digunakan orang-orang tidak bertanggung jawab dalam memanfaatkan lucunya foto anak sobat Gulalives.

Jangan sembarangan uplode foto anak
blogspot.com

Bahkan bukan cuma anak dari Ruben Onsu yang terlibat dalam salah satu akun Instagram ada anak dari Ayu Ting-ting yang anaknya juga terlibat dalam kasus tersebut. Berawal dari upload foto anak memberikan keberadaan anak sobat Gulalives.

Saling memberikan komentar di sosial media memang akan menjadi ajang sosialisasi yang menyenangkan. Tetapi, sebaiknya sobat Gulalives memberikan komentar positif di sosial media. Jangan memberikan komentar negatif atau mengejek ya.

jangan sembarangan uplode foto
republika.co

Hindari menggunakan ikon atau tokoh kartun dengan karakter negatif sebagai julukan kepada anak. Jangan terlalu bangga jika sobat Gulalives mengapload foto anak di sosial media cuma untuk dipuji oleh orang tua lainnya. Terkadang meme memang lucu.

Tapi jika meme tersebut sampai menggunakan wajah anak sobat Gulalives tanpa izin, maka bisa membuat sobat Gulalives kesal dan malu. Sebaiknya sosial media dijadikan ajang positif untuk memberikan informasi yang bermanfaat. Selamat memanfaatkan sosial media dengan bijaksana ya.

LEAVE A REPLY