Iko Uwais Cs saat gala premiere film Star Wars. (Foto: Antara)

Gulalives.com, JAKARTA – Trio aktor Indonesia yang ikut berperan dalam Star Wars: The Force Awakens, Iko Uwais, Yayan Ruhiyan, dan Cecep Arif Rahman berdialog dalam bahasa asing yang khusus dibuatkan untuk peran mereka di episode ketujuh sekuel film populer Disney tersebut.

Hal itu diungkapkan Cecep dalam sesi konferensi pers jelang pemutaran perdana The Force Awakens di Indonesia di Senayan City, Jakarta, Selasa. “Saya sendiri dapat peran yang tidak ada dialognya, tetapi Iko dan Yayan berdialog pakai bahasa sendiri. Menarik sekali sampai dibuatkan bahasa sendiri untuk peran ini,” kata Cecep, Selasa kemarin.

Cecep mengatakan dialog yang diperoleh Iko dan Yayan, terdengar seperti bahasa daerah di Indonesia tetapi kalau ditelisik tentunya bukan bahasa daerah manapun di Indonesia. “Kedengarannya seperti bahasa daerah di Indonesia, tetapi jelas bukan,” katanya.

Trio aktor Indonesia jebolan film laga The Raid itu memperoleh peran sebagai gerombolan geng antargalaksi Kanjiklub. Yayan berperan sebagai Tasu Leech sementara Iko sebagai Razo Quin-Fee. Diketahui bahwa action figure tokoh yang diperankan Yayan dalam Star Wars: The Force Awakens mulai beredar gambarnya di dunia internet.

Yayan mengaku dirinya bangga bisa bergabung dalam proses produksi sekuel yang telah membentuk budaya pop tersebut, namun di saat bersamaan kebanggaan itu harus diredam demi menghormati kontraknya bersama LucasFilm, rumah produksi Star Wars.

“Tentunya ini suatu kebanggaan, dua tahun lamanya kami tidak boleh bicara soal keterlibatan kami di film ini, dan baru dua hari yang lalu kami boleh mengiyakan segalanya,” kata Yayan yang berperan sebagai Tasu Leech, bos dari geng antargalaksi Kanjiklub dalam konferensi pers jelang pemutaran film.

Sementara Iko mengaku kesediaan ia dan rekan-rekannya untuk tak buka suara soal keterlibatan di Star Wars: The Force Awakens sebagai sebuah tanggung jawab yang harus diemban.

Bahkan di sesi konferensi pers Iko masih berusaha untuk rendah hati dan meminta para awak media untuk menyaksikan filmnya dan memastikan seberapa banyak porsi ya diperoleh trio jebolan film laga The Raid itu. “Itu tanggungjawab besar, jadi mengiyakannya nanti saja saat sudah dilihat hasilnya,” kata aktor yang sempat menyebutkan perannya sebagai Razo Quin-Fee di film tersebut.

Film ketujuh dari waralaba populer milik Disney itu akan diputar untuk pertama kalinya di Indonesia, tepatnya di Senayan City, Jakarta, Selasa. Star Wars: The Force Awakens akan mulai diputar di bioskop untuk publik di Indonesia pada 18 Desember 2015. (DP/Ant)

LEAVE A REPLY