Gulalives.com, JAKARTA – Jangan anggap sepele soal kebiasaan mencuci tangan dengan sabun lho, Bunda. Tangan ibarat “rumah singgah” kuman dan bakteri. Di Hari Mencuci Tangan dengan Sabun Sedunia yang jatuh setiap tanggal 15 Oktober ini, ada baiknya bunda selalu mengingatkan putra-putrinya akan pentingnya mencuci tangan dengan sabun.

Mengapa cuci tangan dengan sabun itu harus dibiasakan sejak dini? Tiap 1 jam, 1 anak Indonesia tercatat meninggal karena diare. Risiko ini bisa dikurangi lebih dari setengahnya dengan kebiasaan mencuci tangan dengan sabun. Berangkat dari keprihatinan tersebut, Dettol melakukan kampanye di sosial media Twitter dengan memakai tagar #KarenaTangan.

Cegah Risiko Kematian Anak, Ini Kampanye Sehat Dettol 1

Program tersebut seiring dengan misi hidup sehat Dettol yang ingin membangun ratusan fasilitas cuci tangan untuk anak-anak Indonesia. Ya, bersih adalah awal dari hidup sehat. Sebelum melakukan aktivitas apapun, jangan lupa tuh agar anak-anak Bunda mencuci tangan lebih dulu dengan sabun. Termasuk ketika anak-anak pulang dari sekolah.

Menurut data dari UNICEF  tahun 2012, angka kematian anak yang umurnya di bawah 5 tahun di Indonesia menembus 152 ribu jiwa. Menurut dr. Akira Prayudianto, Sp. A., dokter spesialis anak dari RS Anak dan Bunda Harapan Kita Jakarta, kematian bayi di bawah usia 28 hari terjadi karena infeksi. Begitu juga riset kesehatan dasar yang dikeluarkan Kemenkes RI pada tahun 2013. Ditemukan bahwa anak-anak pada kelompok usia 5 sampai 12 tahun, rentan terkena penyakit diare dan ISPA.

Cegah Risiko Kematian Anak, Ini Kampanye Sehat Dettol 2

Semua penyakit tersebut sebenarnya dapat dicegah dengan melakukan mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun. Ingat lho, kuman itu tersebar di mana-mana, baik itu melalui manusia, hewan, air, dan makanan yang kotor. Untuk menghindari penyebaran kuman, salah satunya dengan rajin mencuci tangan secara teratur. Terutama sebelum dan sesudah makan, setelah batuk dan bersin, saat mengganti popok, dan setelah keluar dari kamar mandi.

Sebagai awal dari langkah nyata untuk meningkatkan kepedulian dan berkontribusi untuk mengurangi risiko kematian anak akibat diare, Dettol berinisiatif membangun ratusan fasilitas cuci tangan yang layak di tempat yang membutuhkan, salah satunya di sekolah dan juga di rumah susun. Untuk memperluas kerjasama dalam pembangunan fasilitas cuci tangan, Dettol merangkul Save The Children, Dinas Kesehatan Pemda DKI Jakarta, dan Ikatan Dokter Indonesia dalam membangun 500 set fasilitas cuci tangan yang tersebar di Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Tentunya, Dettol pun gencar melakukan kampanye mencuci tangan dengan sabung melalui Twitter. Tagar #KarenaTangan yang digeber oleh Dettol, sukses menjadi trending topic nomor 1 di Twitter selama 2 hari berturut-turut. (VD)

 

 

LEAVE A REPLY