Gulalives.com, JAKARTA – Banyak orang rupanya tak mengenal bentuk tubuh sendiri. Padahal, cara mengetahuinya tak sulit-sulit amat lho.

Nah, untuk menentukan kamu masuk kategori bentuk tubuh mana, ada dua hal yang perlu diukur, yakni lingkar pinggang dan lingkar pinggul.

Lingkar pinggang berada di antara atas pusar dan bawah dada (lingkar terkecil tubuh). Sedangkan pinggul letaknya di bagian paling lebar dari tubuh kita.

Setelah mengetahui ukurannya, sekarang waktunya untuk menghitung Waist to Hip Ratio (WHR) dengan rumus lingkar pinggang dibagi lingkar pinggul. Jika hasilnya di bawah 1, berarti tubuh kamu berbentuk buah pir, sedangkan jika WHR mencapai 1 atau lebih, maka tubuh kamu masuk kategori buah apel.

Mengukur lingkar pinggang
Mengukur lingkar pinggang

Selain lewat rumus itu, secara kasat mata kita juga bisa mengelompokkan tubuh kita dengan tanda berikut:

Pir: Ditandai dengan bagian bawah tubuh yang lebih besar dibandingkan bagian atas. Ciri fisiknya, bagian pinggul lebih lebar dibanding pundak karena distribusi lemak kita lebih banyak di wilayah panggul.

Apel: Pemilik tubuh ini memiliki bagian atas yang lebih lebar dibanding tubuh bagian bawah. Itulah mengapa mulai dari dada hingga perut lebih besar ukurannya dibanding panggul.

Ketika bobot tubuh bertambah yang paling terlihat menumpuk lemak adalah bagian atas tubuh.

Mereka yang memiliki bentuk tubuh buah apel harus lebih berhati-hati karena lebih berisiko terserang penyakit, khususnya yang berhubungan dengan jantung.

Bila dalam artikel sebelumnya kita sudah membahas mengenai bentuk tubuh segitiga dan pir, terkait potensi risiko kesehatan yang mungkin terjadi pada bentuk tubuh tersebut, berikut saran dari dokter, ahli gizi dan ahli kebugaran, sekarang giliran kita ulas bentuk tubuh apel.

Daily Mail merangkum sejumlah aspek dan saran untuk perempuan dengan bentuk tubuh apel ini.

Bentuk tubuh: Apel

Bentuk tubuh ini berkembang seiring dengan pertambahan usia, khususnya di usia dewasa menjelang paruh baya. Lemak cenderung berkumpul di sekitar pinggang, memberikan perut seperti tampilan gentong.

Rochelle Sheppard (38), adalah ahli perhiasan dari Leeds. Dia memiliki tinggi badan 5 kaki 8 inci (setara 172,72 cm), memiliki pinggul 42 inci (setara 106,68 cm) dan ukuran dada 38C.

Cek kesehatan:

Cara Menurunkan Berat Badan untuk Bentuk Tubuh Apel, Cek Yuk! (2)

Rochelle tidak makan buah apapun, meskipun ia makan banyak sayuran. Memiliki kebiasaan makan di luar tiga atau empat kali seminggu, dan cenderung untuk makan camilan keripik antara waktu makan. Suka minum anggur merah hampir setiap malam.

Ia memiliki dorongan berolahraga berlebihan namun kemudian bisa tak melakukan apa-apa. Ibunya cukup tegap dan memiliki kecenderungan untuk menambah berat badan.

Pendapat dokter:

Faktor penting dengan lemak adalah lokasi (dimana ia ditimbun). Jika seseorang menyimpan lemak di bagian tengah tubuh (sentral), hal ini bisa menimbulkan masalah karena jenis lemak ini secara konstan dipecah dan beredar dalam darah, memberikan risiko lebih tinggi seorang individu terkena penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan diabetes.

Pendapat ahli kebugaran:

Setiap jenis aktivitas aerobik akan membantu untuk mengurangi lapisan lemak yang dibawa Rochelle. Renang merupakan pilihan bagus, dan latihan beban juga disarankan.

Pendapat ahli gizi:

Bentuk tubuh apel cenderung mendambakan tepung, makanan berbasis tepung, seperti roti, serta makanan pedas tinggi lemak, juga makanan ringan terbuat dari gandum berasa asin. Tipe tubuh ini rentan terhadap penyakit diabetes, stroke, IBS (gangguan saluran cerna) dan masalah pencernaan, sembelit dan retensi (penimbunan) air.

Sering kali bentuk tubuh ini bisa memetik manfaat dengan mengurangi asupan gandum dari diet harian karena hal ini menjaga kadar gula darah dan juga mengurangi kembung. Bentuk tubuh apel lebih cocok dengan diet tinggi protein dengan karbohidrat minimal dan banyak serat.

Nah, cek cek cek! (VW)

LEAVE A REPLY