Wanita yang sedang mual saat hamil.
Wanita yang sedang mual saat hamil. Via : www.albayan.ae

Gulalives.com, JAKARTA – Ibu hamil muda, apalagi bagi mereka yang baru hamil pertama kali, mungkin akan bertanya-tanya tentang banyak hal. Salah satu hal yang kerap dialami ibu hamil muda adalah merasakan mual muntah saat kehamilan yang kita kenal dengan istilah morning sickness.

Pada sebagian kehamilan, mual muntah merupakan kondisi yang tidak dapat dihindari. Mual dapat terjadi karena sejumlah hal ini:

1. Meningkatnya hormon estrogen.

2. Reaksi imunologis serta faktor psikologis pada ibu hamil. Hal ini akan mengakibatkan janin dan ibu hamil kekurangan gizi jika tidak ditangani dengan baik.

Oleh karena itu penting untuk dilakukan upaya agar ibu hamil yang memiliki masalah mual tetap dapat mengonsumsi nutrisi yang diperlukan, salah satunya adalah dengan menyediakan produk dengan dengan varian rasa yang enak dan disukai ibu hamil tersebut daripada minum obat.

Wanita yang sedang mual saat hamil.
Wanita yang sedang mual dan muntah saat hamil. Via : americanpregnancy.org

Pemicu Mual pada Ibu Hamil Muda

Rasa mual pada ibu hamil dapat terjadi pada trimester awal kehamilan yaitu 0-12 minggu. Mual dapat terjadi karena beberapa macam penyebab. Beberapa hormon yang meningkat seperti estrogen, progesteron, dan HCG dituding menjadi penyebab mual dan muntah selama kehamilan ini.

Dilansir laman Medicinenet.com, dari berbagai teori tersebut, progesteron dituding sebagai penyebab utama. Progesteron ini berfungsi mempertahankan kehamilan, dan hormone ini menyebabkan relaksasi otot polos, lambung dan usus.

Wanitahamil yang sedang mual
Hormon yang meningkat seperti estrogen, progesteron, dan HCG dituding menjadi penyebab mual dan muntah selama kehamilan. Via : www.healthline.com

Tak Semua Ibu Hamil Muda Mengalami Mual

Namun tidak semua ibu hamil mengalami mual. Ada yang tidak merasakan apapun selama hamil, ada juga yang merasa mual bahkan ada yang merasa sangat mual dan muntah setiap saat sehingga memerlukan pengobatan. Kondisi ini disebut hiperemesis gravidarum.

Hiperemesis gravidarum harus mendapat perhatian khusus, karena keadaan mual yang sudah berlebihan dapat mengakibatkan kurangnya asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh sang ibu yang dapat mempengaruhi perkembangan janin yang dikandungnya.

Hiperemesis gravidarum akan mengganggu aktivitas sehari-hari, menimbulkan rasa tidak nyaman dan lemas, dan pada kondisi yang serius, dapat menyebabkan dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit.

Beautiful pregnant woman holding a bowl of salad while standing in the kitchen
Tidak semua ibu hamil mengalami mual dan muntah. Via : thegoodcalorie.com

Memberikan nutrisi dengan rasa yang disukai ibu hamil dapat menjadi salah satu solusi untukĀ  mengatasi kondisi ini.

Perlu diketahui, ibu hamil membutuhkan lebih banyak energi (atau kalori), protein, vitamin A, C, D dan kelompok vitamin B seperti B1, B2, B6, B12, zat besi, kalsium, kalsium, serat makanan untuk menjaga kesehatan ibu dan zat gizi untuk perkembangan otak janin dalam kandungan seperti omega 3, omega 6, DHA, asam folat dan kolin.

Kecukupan folat secara umum berperan dalam mengurangi risiko terjadinya Neural Tube Defects (NTD) atau kecacatan tabung saraf tulang belakang dan cacat lahir lainnya, risiko terjadinya anemia megaloblastik dan menurunkan kadar homosistein dalam darah, dimana nilainya yang tinggi terasosiasikan dengan meningkatnya risiko terjadinya preeklamsia.

Risiko NTD dapat dikurangi hingga 80 persen dengan mengonsumsi folat yang cukup sebelum dan selama kehamilan, terutama pada trimester pertama.

Selain itu, folat diketahui dapat menurunkan kadar homosistein dalam darah. Kadar homosistein yang tinggi dikaitkan dengan komplikasi selama kehamilan seperti preeklamsia, kelahiran prematur dan lahir mati.

Nah, jika ibu hamil muda mengalami mual muntah hebat, hal ini jangan dianggap sebagai hal lumrah. Jika mengalami kondisi semacam ini, apalagi makanan sulit masuk dan ibu hamil mengalami penurunan berat badan yang signifikan, segera temui dokter kandungan untuk bersama-sama menemukan solusi terbaik.

Penting bagi ibu hamil muda untuk tetap memasukkan makanan dan minum yang cukup selama kehamilan. Makan sedikit tapi sering lebih disarankan ketimbang makan dalam jumlah banyak sekaligus yang bisa memicu mual muntah. (VW)

LEAVE A REPLY