gigi baik_beauty.grivy.com

Gulalives.com, JAKARTA – Jika ditanya mengapa orang perlu memutihkan gigi, jawabannya tentu sama. Untuk meningkatkan rasa percaya diri, membuat penampilan tampak lebih menarik, dan memberi kesan tubuh yang sehat. Apakah kalau gigi tidak putih berarti tidak sehat? Belum tentu. Ada sebagian orang yang sejak lahir memiliki gen gigi yang kuning. Yang menyenangkan, gigi yang kuning sejak lahir, asalkan tidak bolong, ternyata lebih sehat.

Cara Memutihkan Gigi. Sumber : www.shutterstock.com
Cara Memutihkan Gigi. Sumber : www.shutterstock.com

 

Gigi yang berwarna agak kuning, menurut drg Hari Sunarto SpPerio(K), ketua Ikatan Periodontologi Indonesia (IPERI) Komisariat Jakarta, seperti diwartakan Detik.com, terkadang justru menunjukkan lapisan dentin yang lebih tebal. Dentin merupakan salah satu lapisan gigi yang terhubung langsung dengan saraf dan berfungsi melindungi saraf. Jika lapisan ini lebih tebal, risiko gigi sensitif semakin berkurang karena sarafnya lebih terlindungi. Hal itu berarti warnanya tidak akan terlalu putih, melainkan agak kekuningan.

Lapisan Gigi

Gigi, seperti diberitakan Everydayroots.com, terdiri dari empat lapisan tipis. Pertama, lapisan berwarna putih yang melindungi gigi. Kedua, dentin yang mendukung lapisan enamel dan berwarna kuning. Ketiga, pulp, yang merupakan bagian tengah gigi dan berisi pembuluh-pembuluh darah yang melindungi. Keempat, sementum yang bertugas sebagai pelindung akar gigi.

Cara Memutihkan Gigi. Sumber : www.shutterstock.com
Cara Memutihkan Gigi. Sumber : www.shutterstock.com

 

Enamel dan dentin berperan amat besar dalam warna gigi. Ketika enamel rusak, akibat faktor luar maupun dalam, dentin yang berwarna kuning akan muncul dari bawah. Pengobatan difokuskan pada gigi yang kehilangan enamel putihnya. Memperkuat lapisan enamel adalah upaya yang lebih penting ketimbang sekadar memutihkan gigi.

Mengapa Gigi Tidak Putih?

Warna pada gigi, selain karena faktor genetik, disebabkan paparan kafein, nikotin, serta makanan dan minuman yang mengandung kadar gula tinggi. Orang yang gemar merokok akan memiliki gigi kuning, bahkan cenderung cokelat, di permukaan gigi, sela-sela gigi, dan di bagian dalam gigi seri. “Itu namanya stain,” kata drg Anita Suci dari Puskesmas Jelambar, Jakarta Barat. Selain di gigi, coba perhatikan, para perokok juga memiliki kuku dan jari-jari yang berwarna kuning kecokelatan. Hal itu disebabkan kandungan nikotin yang tinggi di dalam rokok.

Meminum kopi dan teh menyebabkan gigi berwana kuning. Hal itu disebabkan kandungan kafein pada minuman tersebut. Coba perhatikan teko untuk menuangkan teh, pasti terlihat warna kuning-cokelat pada dindingnya. Begitu juga cangkir yang setiap hari digunakan untuk menyeduh kopi atau teh. Hal itu juga yang terjadi pada gigi kita. Minuman anggur juga menyebabkan gigi berwarna kuning.

Cara Memutihkan Gigi, gigi putih dan sehat.
Cara Memutihkan Gigi, gigi putih dan sehat. Sumber : www.shutterstock.com

 

Malas menyikat gigi minimal dua kali sehari juga menyebabkan gigi berubah warna menjadi kuning. Sisa-sisa makanan yang menempel pada gigi lama-kelamaan akan menjadi karang dan mengakibatkan perubahan warna pada gigi.

Tetrasiklin yang diberikan kepada anak di bawah usia 7-8 tahun atau pada ibu hamil, dijelaskan drg Anita, menyebabkan gigi berwarna abu-abu. Tetrasiklin merupakan antibiotik yang dapat menghalangi berkembangnya berbagai macam bakteri. Tetrasiklin banyak dipakai untuk pengobatan infeksi saluran kencing, saluran pencernaan, serta perawatan gigi. Karena efeknya yang kurang baik, saat ini, tetrasiklin sudah jarang diberikan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak. Antibiotik lain, seperti Amoxilin, jika digunakan dalam jangka panjang, juga menyebabkan perubahan warna pada gigi.

Penuaan merupakan faktor yang tidak bisa dihindari dalam menyumbang terjadinya perubahan warna pada gigi. Menurut drg Anita, semakin bertambahnya usia, gigi manusia berwarna semakin kuning. Kehilangan warna alami gigi merupakan hal yang wajar pada orang tua sebagaimana berubahnya warna rambut.

Beberapa terapi penyakit juga mengakibatkan gigi berubah warna, seperti kemoterapi dan radiasi. Bahkan terapi tersebut terkadang menyebabkan gigi rapuh dan goyang. Infeksi tertentu pada ibu hamil juga dapat mengubah gigi bayi menjadi kuning dan memengaruhi perkembangan lapisan luar gigi.

Buah-buahan yang Memutihkan Gigi

Pisang. Baik daging maupun kulit pisang bisa membantu gigi Anda menjadi lebih putih. Caranya mudah. Ambil sepotong pisang. Gosok-gosokkan pada gigi Anda lebih kurang 2 menit. Setelah itu, jangan lupa untuk berkumur sampai bersih atau menggosok gigi seperti biasa. Kandungan mineral dalam pisang membantu menyehatkan gigi dan mengembalikan warna asli gigi Anda.

Cara Memutihkan Gigi, memutihkan gigi dengan pisang
Cara Memutihkan Gigi, memutihkan gigi dengan pisang. Sumber : www.shutterstock.com

 

Stroberi. Mengunyah buah berwarna merah-ungu ini akan memperkuat dan memutihkan gigi Anda. Zat asam malat dalam stroberi dikenal mampu menghambat perubahan warna yang terjadi pada permukaan gigi. Cara lainnya adalah dengan memblender halus buah stroberi kemudian menggosok-gosokkannya pada gigi. Setelah itu, kumur hingga bersih atau sikatlah gigi Anda.

Cara Memutihkan Gigi, memutihkan dengan stoberi
Cara Memutihkan Gigi, memutihkan dengan menyunyah stroberi . Sumber : www.shutterstock.com

 

Lemon. Seperti juga buah stroberi, lemon mengandung asam yang terbukti mampu menghilangkan noda membandel pada gigi. Buatlah jus lemon. Ambil setengah gelasnya. Campurkan dengan soda kue. Celupkan kapas pada jus lemon tersebut, kemudian usapkan pada seluruh permukaan gigi. Kumur sampai bersih.

Cara Memutihkan Gigi, memutihkan dengan lemon
Cara Memutihkan Gigi, memutihkan dengan lemon. Sumber : www.shutterstock.com

 

Apel. Buah ini, selain segar dan manis, ternyata mengandung zat yang mampu menguatkan dan memutihkan gigi. Hanya dengan mengunyah buah apel, gigi kita akan terlindungi dari kerusakan dan warnanya semakin putih cemerlang.

Cara Memutihkan Gigi, memutihkan dengan menyunyah apel.
Cara Memutihkan Gigi, memutihkan dengan menyunyah apel. Sumber : www.shutterstock.com

 

Pinang. Biji buah pinang ternyata bisa memutihkan gigi. Caranya bakar biji pinang hingga hangus. Tumbuk hingga halus. Kemudian gosok-gosokkan tumbukan pinang itu dengan menggunakan kain. Kumur sampai bersih. Lakukan dua minggu sekali untuk hasil maksimal.

Cara Memutihkan Gigi, memutihkan gigi dengan Pinang
Cara Memutihkan Gigi, memutihkan gigi dengan Pinang. Sumber : www.shutterstock.com

 

Cara Memutihkan Gigi secara Alami

Selain menggunakan buah-buahan seperti telah disebutkan sebelumnya, ada beberapa cara yang bisa ditempuh untuk memutihkan gigi Anda. Meskipun belum teruji secara ilmiah, tak ada salahnya mencoba cara memutihkan gigi secara alami berikut ini.

Menyikat gigi setelah makan dan minum. Rajin-rajinlah menyikat gigi setelah makan dan minum agar gigi Anda terbebas dari kotoran. Menyikat gigi sebaiknya dilakukan setengah jam setelah makan, jangan langsung menyikat gigi sehabis makan. Tunggu sampai kadar asam di dalam mulut normal kembali, dan itu terjadi kira-kira dalam 20-30 menit.

Cara Memutihkan Gigi, menyikat gigi setelah makan dan minum.
Cara Memutihkan Gigi, menyikat gigi setelah makan dan minum. Sumber : www.shutterstock.com

 

Memakai arang kayu. Memutihkan gigi secara alami dengan cara ini dipercaya ampuh menghilangkan warna kuning meskipun bahan yang digunakan berwarna hitam. Yang harus Anda perhatikan adalah penggunaan secara berlebihan dapat merusak lapisan luar gigi dan menyebabkan rasa sakit.

Mengoleskan minyak kelapa. Beberapa orang membuktikan bahwa mengoleskan minyak kelapa pada gigi segera setelah menggosok gigi menghasilkan gigi yang putih dan memesona. Anda bisa melakukannya sendiri di rumah. Minyak kelapa mengandung zat antimikroba sehingga juga sangat baik untuk penyegar mulut.

Menggunakan cuka apel. Cuka apel terbukti mampu menghilangkan noda membandel pada gigi secara alami, terutama noda bekas kopi dan nikotin pada rokok. Namun, upaya itu akan berhasil jika Anda melakukannya secara terus-menerus selama sedikitnya satu bulan.

Memakai siwak. Siwak atau miswak adalah dahan atau akar pohon yang dapat digunakan untuk membersihkan gigi, gusi, dan mulut. Cara ini sudah dilakukan kaum muslim sejak zaman dahulu untuk menjaga kebersihan dan kekuatan gigi. Semua dahan atau akar pohon bisa digunakan untuk bersiwak jika memenuhi syarat, yaitu lembut dan terjaga kebersihannya. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Rasulullah SAW selalu bersiwak saat terbangun pada malam hari.

Mengonsumsi produk-produk susu. Beberapa produk susu yang banyak terdapat di pasaran, seperti keju dan yogurt, mengandung kalsium yang tinggi sehingga sangat baik untuk membantu memutihkan dan menguatkan gigi kita. Jangan lupa, susu yang bercampur dengan air liur akan menjadi asam. Karena itu, pastikan setelah meminum susu, bersihkan mulut dengan minum air putih atau berkumur hingga hilang sisa-sisa susu.

Cara Memutihkan Gigi di Klinik

Para dokter gigi punya cara yang lebih modern untuk memutihkan gigi. Karena dikerjakan oleh ahlinya, tentu pasien tidak perlu repot-repot mengusahakan bahan-bahan dan mengolahnya hingga bisa digunakan. Namun, cara ini tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Seperti dikatakan orang-orang tua dulu: kalau menginginkan sesuatu, pasti ada ongkos yang mesti dibayarkan.

Cara Memutihkan Gigi, memutihkan gigi di klinik dokter gigi.
Cara Memutihkan Gigi, memutihkan gigi di klinik dokter gigi. Sumber : www.shutterstock.com

 

Secara umum, dokter gigi menggunakan tiga cara agar gigi lebih putih, seperti dipaparkan dalam Audydental.com, yakni polishing, bleaching, dan veneer.

Polishing. Polishing adalah cara memutihkan gigi dengan memoles gigi menggunakan alat khusus di dokter gigi. Cara ini efektif untuk menghilangkan noda atau stain yang menempel di permukaan gigi, seperti noda rokok, kopi, teh, minuman bersoda, dan anggur. Bila gigi Anda kusam karena faktor luar, cara terbaik untuk mencerahkan gigi adalah dengan polishing. Biasanya polishing dilakukan satu paket dengan pembersihan karang gigi. Tetapi, bila warna dasar giginya memang kuning, setelah polishing, bisa dilanjutkan dengan proses bleaching.

Cara Memutihkan Gigi, memutihkan gigi di dokter gigi.
Cara Memutihkan Gigi, memutihkan gigi di klinik dokter gigi. Sumber : www.shutterstock.com

 

Bleaching. Bleaching adalah prosedur pemutihan gigi dengan menggunakan obat khusus. Ada dua macam teknik bleaching, yakni bleaching internal dan bleaching eksternal.

Bleaching internal digunakan untuk memutihkan gigi yang sudah mati akibat benturan atau lubang. Bleaching hanya dilakukan di satu atau dua gigi mati yang berwarna lebih gelap dibandingkan gigi di sekitarnya. Caranya, setelah perawatan saluran akar selesai, gigi diberi obat pemutih yang dimasukkan melalui lubang gigi. Setelah itu, gigi ditambal. Biasanya butuh beberapa kali kunjungan sampai warna gigi bisa sama dengan gigi di sebelahnya, baru kemudian gigi bisa ditambal permanen.

Bleaching eksternal digunakan untuk memutihkan seluruh gigi depan atas dan bawah. Tujuannya adalah mengubah warna dasar gigi yang kuning menjadi lebih putih dengan cara mengoleskan obat bleaching dari permukaan luar gigi. Prosedur bleaching eksternal bisa dilakukan dengan dua macam, yakni home bleaching dan in office bleaching.

Cara Memutihkan Gigi, memutihkan gigi di dokter gigi.
Cara Memutihkan Gigi, memutihkan gigi di klinik dokter gigi. Sumber : www.shutterstock.com

 

Pada prosedur home bleaching, gigi diputihkan di rumah saat malam hari selama satu hingga dua minggu. Biasanya gigi dicetak dulu untuk dibuatkan tray (sendok bleaching). Tray ini mirip dengan invisalign, yakni cetakan untuk meratakan gigi, yang kerap digunakan untuk menggantikan kawat gigi. Pasien dibekali gel bleaching selama dua minggu. Setelah gigi disikat malam hari sebelum tidur, gel diletakkan di tray dan dipakaikan ke gigi selama tidur. Biasanya efeknya akan terlihat setelah 1-2 minggu pemakaian.

Pada prosedur in office bleaching, cara yang paling populer saat ini, bleaching dilakukan di ruangan dokter gigi. Cara seperti ini hanya membutuhkan satu kali kunjungan dengan durasi antara 60-90 menit. Pertama-tama, gusi Anda diberikan pelindung gusi. Lalu, gigi dioleskan dengan gel bleaching, kemudian disinar. Ada juga bahan bleaching yang tidak memerlukan penyinaran. Hasil putihnya biasanya akan langsung terlihat sesudah proses bleaching selesai.

Biasanya gigi yang kuning bisa naik hingga delapan tingkat putihnya setelah bleaching. Namun, respons antarindividu bisa berbeda-beda. Pada kasus gigi gelap karena tetrasiklin atau karena fluorosis, bleaching biasanya tidak memberi respons putih yang maksimal setelah bleaching. Fluorosis adalah gejala kelebihan fluor pada anak-anak. Fluorosis gigi merupakan kerusakan enamel akibat peningkatan konsentrasi fluor. Pada fluorosis berat, selain warna gigi menjadi lebih gelap, gigi menjadi rapuh. Cara yang lebih efektif untuk kasus ini adalah melakukan veneer.

Veneer. Veneer adalah prosedur melapisi permukaan gigi dengan bahan komposit atau porselen. Biasanya veneer bisa dilakukan pada kasus-kasus seperti gigi yang sudah banyak tambalan di bagian depan atau bila Anda menginginkan warna putih gigi maksimal yang tidak bisa dicapai dengan prosedur bleaching.

Cara Memutihkan Gigi, memutihkan gigi di dokter gigi.
Cara Memutihkan Gigi, memutihkan gigi di klinik dokter gigi. Sumber : www.shutterstock.com

 

Tidak seperti bleaching yang responsnya tidak bisa diprediksi, dengan veneer, Anda bisa meminta hasil akhir warna gigi yang diinginkan, terutama bila menggunakan bahan porselen. Namun kekurangannya, umumnya veneer membutuhkan pengasahan permukaan depan gigi setebal 1,5 mm untuk tempat dipasangnya veneer agar gigi tidak terlihat lebih maju setelah dipasang veneer. Mmm… kebayang ngilunya, ya.

Veneer gigi adalah lapisan tipis material yang ditempel permanen di permukaan gigi. Analogi mudahnya seperti pemasangan kuku palsu tapi di gigi. Veneer terdiri dari dua macam, yakni direct veneer atau composite veneer dan indirect veneer atau porcelain veneer.

Direct veneer langsung dikerjakan dan dibentuk di gigi dengan menggunakan bahan resin komposit. Veneer jenis ini lebih ekonomis dan praktis karena, dengan sekali kunjungan ke dokter gigi ahli estetis, veneer langsung terpasang hingga selesai. Kekurangannya adalah bahan composite mudah menyerap warna dan ketahanannya tidak selama veneer porcelain.

Cara Memutihkan Gigi. Sumber : www.shutterstock.com
Cara Memutihkan Gigi. Sumber : www.shutterstock.com

 

Indirect veneer adalah veneer yang terbuat dari bahan porselen. Veneer ini membutuhkan minimal dua kali kunjungan ke dokter gigi. Pertama-tama, gigi dikecilkan dan dicetak. Kemudian veneer dibuat di laboratorium minimal selama satu minggu. Pada kunjungan kedua, veneer dipasang di gigi. Porcelain veneer lebih mahal dibandingkan composite veneer, tapi lebih awet dan warnanya lebih stabil.

Untuk gigi putih maksimal, veneer bisa menjadi pilihan. Veneer lebih unggul dalam hal perkiraan warna yang dihasilkan dibandingkan prosedur bleaching karena Anda bisa memilih hasil akhir yang diinginkan. Lain halnya dengan bleaching yang hasilnya tidak bisa diperkirakan dan bisa berbeda-beda antarindividu. Biasanya hasil bleaching juga terlihat lebih alami dan tidak seputih warna veneer. Untuk memutuskan prosedur apa yang lebih tepat untuk mewujudkan keinginan Anda, ada baiknya Anda berdiskusi dengan dokter gigi ahli estetis.

Tip agar Gigi Tetap Putih dan Sehat

Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk memutihkan gigi, baik secara alami maupun secara kimia. Namun, memelihara kesehatan dan warna asli gigi tetap lebih penting. Beberapa cara berikut bisa dilakukan agar gigi tetap putih.

– Rajin-rajinlah menggosok gigi, minimal dua kali sehari, pagi setelah makan dan malam sebelum tidur. Menggosok gigi setiap habis makan merupakan cara yang lebih baik jika ingin menjaga kebersihan gigi.
– Kurangi minum-minuman berwarna seperti kopi, teh, dan anggur. Kalau bisa, hindari minuman seperti itu.
– Hindari minuman beralkohol.
– Banyak-banyaklah memakan buah dan sayuran, seperti apel, pisang, bayam, seledri, dan wortel.
– Jangan terlalu lama menahan makanan atau minuman berwarna di dalam mulut.
– Kunjungi dokter gigi secara teratur, minimal satu tahun sekali, untuk membuang karang gigi atau memeriksa kalau-kalau ada gangguan pada gigi. Karang gigi yang terbentuk bisa mengubah warna gigi.
– Buang kebiasaan merokok.
– Cobalah mengikuti cara Rasulullah SAW membersihkan gigi dengan menggunakan siwak. (YP)

LEAVE A REPLY