Gulalives.com, JAKARTA – Ladies sering mengeluh karena kurang tidur? Pernah nggak Ladies berpikir kalau orang-orang zaman dahulu, nenek moyang kita, tidurnya lebih lama nggak ya? Secara logika, melihat bagaimana saat ini kita dikelilingi oleh berbagai teknologi yang membuat kita sulit tidur, seharusnya nenek moyang kita bisa tidur lebih lama kan? Ternyata, nenek moyang kita itu justru tidur lebih sebentar dari kita lho.

 

Para peneliti dari Amerika mempelajari pola tidur dari sebuah masyarakat tradisional yang ada di Afrika dan Amerika Selatan. Kedua tempat ini dipilih karena memiliki kemiripan gaya hidup dengan masyarakat zaman dahulu. Mereka meneliti 98 orang selama 1.165 malam! Lama sekali ya? Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pola tidur berubah dari masa ke masa.

 

Hasilnya, mereka menemukan bahwa rata-rata penduduk di di 2 benua tersebut, tidur selama 6,5 jam di malam hari. Buat perbandingan nih ya Ladies, dari hasil polling, orang Amerika rata-rata tidur selama 7 jam semalam, berarti lebih lama sekitar setengah jam.

Para peneliti itu juga melakukan eksperimen untuk melihat apakah kehidupan modern bisa memengaruhi pola tidur mereka? Kehidupan mereka dikondisikan dengan diberikan fasilitas-fasilitas modern seperti televisi, lampu dan telefon. Hasilnya, ternyata kelompok masyarakat yang diuji tersebut tidak menunjukan perubahan pada lamanya mereka tidur dan kapan mereka tidur.

Meskipun mereka tidur lebih sedikit daripada kebanyakan masyarakat modern, tetapi mereka tidak pernah mengeluhkan hal itu. Tidak seperti kita yang sering mengeluh atau kelelahan jika kurang tidur. Insomnia juga merupakan hal yang sangat jarang ditemui di sana. Selain itu, para peneliti juga menemukan bahwa mereka sangat jarang sekali tidur siang.

Benar Nggak Sih Nenek Moyang Kita Jarang Tidur 1

Penolakan hasil penelitian

O-ow… ternyata ada pihak yang nggak setuju dengan hasil penelitian ini. Prof Derk-Jan Dijk dari Surrey Sleep Research Centre berkata bahwa penelitian itu penting tapi ia nggak setuju bahwa data yang dihasilkan menunjukkan nenek moyang kita tidur lebih sebentar.

“Banyak orang di masyarakat kita yang tidak mendapatkan tidur yang cukup, tidak ada keraguan akan hal itu”, kata sang profesor kepada BBC News.

“Pertanyaan apakah kita tidur lebih banyak atau sedikit tidak terjawab, kita harus berhati-hati dalam menginterpretasi data”, protesnya.

Terlepas benar atau tidaknya nenek moyang kita tidur lebih sedikit daripada kita, kenyataan bahwa banyak orang yang merasa kurang tidur karena beragam faktor. Biasanya karena pekerjaan, tugas sekolah, bermain game, menonton televisi, dan banyak lagi hal lainnya.

Tidur merupakan suatu kebutuhan yang teramat penting. Layaknya makan, kita pun tidak bisa hidup tanpa tidur. Dengan tidur, otak kita dapat bekerja dengan baik dan tubuh kita bisa beristirahat. Orang yang memiliki masalah dengan tidurnya, cenderung memiliki masalah dengan kesehatannya. Bahkan ada kasus orang yang tidak tidur selama beberapa hari, sering berhalusinasi dan bersikap paranoid. (TTH/VD)

LEAVE A REPLY