Ilustrasi menikah. (Foto: Shutetrstock)

Gulalives.com, SEMARANG – Bagi wanita yang baru saja menikah, ada beberapa permasalahan yang musti harus segera diselesaikan. Karena, masa awal setelah menikah adalah saat penyesuaian antara suami dan istri dalam kehidupan sehari-hari dan berumah tangga.

Sehingga, perubahan status dan cara kehidupan ini biasanya juga disertai oleh berbagai masalah yang sering muncul pada pasangan baru menikah. Nah, ada baiknya kita memahami beberapa permasalahan yang biasanya dihadapi oleh pasangan pada bulan-bulan awal pernikahan, sebagaimana dikutip Gulalives.com dari berbagai sumber parenting.

Yang pertama, biasanya muncul masalah selera makanan tampak seperti hal yang remeh tetapi dapat menjadi masalah yang cukup besar dalam sebuah hubungan. Ketika sedang berpacaran masalah ini tidak akan begitu terasa karena Anda hanya beberapa kali makan bersama pasangan dalam waktu satu minggu.

Namun ketika sudah menikah maka hal ini dapat menjadi masalah karena ketidakcocokan selera lidah. Masalah ini dapat diatasi dengan membeli atau memasak makanan yang sama-sama disukai baik oleh Anda atau pasangan.

Selanjutnya adalah kehadiran buah hati. Sehingga, walaupun sudah direncanakan dan dibicarakan sebelum menikah, ada kalanya masih terdapat permasalahan mengenai waktu untuk memiliki bayi pada pasangan.

Walaupun sebuah pasangan memutuskan untuk tidak segera memiliki anak setelah menikah tetapi kadang topik ini juga dibahas oleh orang-orang di sekitarnya sehingga dapat mengubah dan membuat kondisi awal pernikahan sedikit terganggu. Buatlah rencana kapan waktu untuk memiliki anak sejak awal untuk menghindari masalah ini muncul di kemudian hari.

Dengan rencana tersebut Anda juga dapat menjawab dengan mudah jika orang-orang di sekitar Anda bertanya mengenai buah hati.

Yang ketiga adalah masalah yang kerap melanda, adalah ketidakcocokan dengan mertua. Baik tinggal bersama dengan mertua atau pun terpisah, masalah ini akan selalu timbul terutama pada wanita. Sering kali wanita menganggap Anda kurang baik dan pengertian dalam merawat dan memahami pasangan.

Sehingga, disarankan untuk menghindari masalah ini, buatlah komunikasi yang intens dan perlakukanlah mertua selayaknya orang tua Anda sendiri.

Masalah dengan mertua menduduki peringkat pertama dalam permasalahan rumah tangga. Menurut pakar pernikahan John Gottman, phD, terjadinya konflik antara mertua dan menantu dipicu karena mereka sama-sama bersaing untuk mendapatkan perhatian suami. solusinya adalah diperlukan solidaritas yang tinggi dalam sebuah pernikahan.

Suami harus mendampingi istri dan mengutamakan istri, bahkan ketika dia salah sang suami semestinya membela istrinya di depan keluarganya terutama di depan ibu sang suami.

Masalah selanjutnya adalah pembagian tugas rumah tangga. Topik pertengkarang mulai dari mencuci piring, belanja, membersihkan kamar atau mengurus anak pasti sering diributkan. Jika Anda dan pasangan sama-sama bekerja, maka Anda perlu membicarakan topik rumah tangga ini. Bicarakan pada pasangan jika Anda membutuhkan bantuan si dia dalam menyelesaikan urusan rumah tangga.

Agar tugas menjadi jelas, buatlah daftar tugas yang harus dilakukan Anda dan si dia dalam seminggu. Jika suami sudah menyelesaikan pekerjaannya jangan lupa mengucapkan terima kasih dan berikan dia pujian. (DP)

 

LEAVE A REPLY