Ilustrasi perempuan sensitif. (Foto: Shutterstock)

Gulalives.com, SEMARANG – Ladies, bagi orang dengan perasaan yang sensitif atau sering diartikan sebagai bawa perasaan (baper), cenderung mudah terluka hatinya. Orang ini juga takut kegagalan membuatnya takut mengambil risiko serta emosi yang tinggi bisa menyebabkan masalah dalam hubungan.Bisa jadi terbentuk karena karakter dan berubah menjadi watak. Di zaman sekarang, istilah bawa perasaan atau baper jadi masalah yang mendera anak muda. Apalagi saat membahas masalah pacar, status hubungan dan semacamnya.

Ilustrasi perempuan bawa perasaan
Ilustrasi perempuan bawa perasaan

Namun, memiliki kepribadian yang sensitif atau mudah terbawa perasaan, tak melulu identik dengan sifat negatif dan emosional. Sebab, orang dengan sifat sensitif sebenarnya cenderung ingin selalu membantu orang lain dan membuat banyak orang bahagia. Terkadang, hal tersebut seringlah berbalik menyulitkan diri mereka masing-masing. Rasa peka dan emosional pada orang sensitif memang cenderung lebih tinggi ketimbang mereka yang lebih rasional.

Sebagaimana dilansir Gulalives.com dari laman Boldsky, Senin (30/11), berikut ini kategori orang yang disebut sensitif atau istilah zaman sekarang disebut Baper. Yang pertama adalah memerlukan waktu menyendiri. Orang yang sensitif biasanya memerlukan waktu menyendiri sebagai bentuk waktu berkualitas. Ini penting bagi mereka untuk menganalisa dan berpikir mengenai keadaan di lingkungan sekitar. Waktu menyendiri tersebut biasanya dimanfaatkan sebagai momen intropeksi diri.

Ilustrasi perempuan yang sensitif
Ilustrasi perempuan yang sensitif

Yang kedua adalah sering menjadi tempat curhat. Mereka yang sensitif memang tepat dijadikan sebagai teman curhat. Sebab, rasa peka yang mendalam membentuk mereka menjadi pendengar yang baik dan mampu menenangkan teman yang tengah gundah gulana. Selanjutnya adalah sering dikira orang lemah. Hati yang lebih mudah tersentuh, membuat orang sensitif dinilai memiliki karakter lemah dan cepat menyerah. Penilaian itu tentunya salah. Sebab, mereka sebenarnya adalah orang yang bermental kuat, ringan tangan, dan punya empati tinggi.

Kategori baper selanjutnya adalah orang mudah tersentuh. Saat orang lain merasakan kepedihan, biasanya orang sensitif akan sangat mudah merasakan kesedihan yang sama. Selain itu, baper juga cenderung sulit menolak. Pembawaan ingin selalu menolong dan membahagiakan orang lain, membuat orang sensitif jadi sulit untuk menolak sesuatu. Umumnya, mereka menunjukkan penolakan dengan cara diam.

Ciri baper terakhir adalah mudah senang dan sedih. Orang sensitif dapat dengan mudah merasa sedih dan senang dalam taraf yang berlebihan. Hal inilah yang akhirnya membuat orang sensitif acap kali menderita kelelahan emosional.

Ilustrasi perempuan sensitif bawa perasaan. (Foto: Shutterstock)
Ilustrasi perempuan sensitif bawa perasaan. (Foto: Shutterstock)

Nah, meski baper menguntungkan, namun kebiasaan baper ini musti diatasi, dengan cara-cara yang tepat. Yang pertama adalah carilah tempat sepi dan berusahalah tenang. Saat Anda sedang menghadapi perasaan yang terlalu sensitif, carilah tempat yang jauh dari keramaian dan berusahalah untuk menenangkan diri. Hal ini dibutuhkan untuk menetralisir energi negatif dalam diri Anda agar kembali ke kondisi normal.

Yang kedua, berbahagialah. Rasa bahagia timbul juga atas kemauan diri Anda sendiri. Saat kebahagiaan itu muncul, Anda akan dapat mengatur tingkat sensitifitas Anda sehingga tidak mudah baper saat ada suatu masalah dan mampu menghadapinya.

Cara berikutnya adalah dengarkan dan saksikan sesuatu yang semangat. Untuk mengatasi perasaan sensitif, Anda bisa mengalihkan pikiran dengan mendengarkan musik yang upbeat atau semangat. Cara ini cukup ampuh untuk mengimbangi kesensitifan perasaan Anda dan membuatnya kembali dalam keadaan normal.

Yang terakhir adalah yakini bahwa hal ini akan lewat. Kondisi di mana perasaan terlalu sensitif memang tidak enak, bukan hanya pada diri sendiri, tetapi juga untuk orang disekitar Anda. Namun, dengan meyakini bahwa masalah dan perasaan tersebut akan lewat, maka perasaan terlalu sensitif atau baper Anda akan teratasi. Beri motivasi diri Anda untuk bisa melewati fase tersebut.

Nah, para wanita, setelah mengetahui beberapa fakta tentang baper dan cara mengatasinya, Anda kini bisa melihat dan bercermin, apakah diri Anda termasuk dalam kategori Baper. (DP)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY