Gulalives.com, JAKARTA – Punya hobi diving? Mungkin laut Buleleng, Bali, pernah kamu selami. Kalau belum, coba ke sana deh. Alam bawah lautnya sangat indah. Koleksi terumbu karangnya adalah salah satu yang terindah di dunia.

Kebetulan, minggu depan, tepatnya tanggal 23-26 Oktober 2015, pemerintah Kabupaten Buleleng akan menggelar Bali Buleleng Dive Festival (BBDF) 2015 di Desa Pemuteran Buleleng, Bali. Even ini merupakan langkah strategis mempromosikan Bali Utara yang memiliki potensi wisata bahari dengan keindahan alam bawah lautnya yang kaya biota laut.

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (5/10), memaparkan, rangkaian BBDF 2015 gak cuma menyelam bareng, tetapi meliputi Under Water, Restocking, Painting, workshop, pemasangan bio rock, pameran kelautan, kuliner serta Gerakan Gemar Makan Ikan. Seru kan?

Salah satu yang menarik adalah pemasangan bio rock. Bio rock? Apa itu? Bio rock adalah media untuk tumbuh bayi-bayi terumbu karang. Media tersebut dibuat dari besi lalu ditenggelamkan ke laut. Sebelumnya,besi dipasang listrik katoda dan anoda, untuk merangsang terumbu karang datang dan tumbuh di bio rock tersebut.

Yang menariknya lagi, bio rock didesain seperti seni instalasi. Dan itu sudah dibuat sejak tahun 2000 lalu.Hasilnya, tentu saja terumbu karang tumbuh mengikuti bentuk desain bio rock tersebut. Jadi, ini seperti sebuah seni instalasi terumbu karang. Ini yang membedakan taman bawah laut Buleleng berbeda dengan tempat lainnya. Penasaran kan seperti apa indahnya?

terumbu-karang-buleleng

“Buleleng memang sangat kaya potensi laut. Kekayaan bawah laut di Pemuteran ditambah aktivitas lumba-lumba yang bisa disaksikan di pagi hari, saya yakin jadi atraksi menarik bagi wisatawan, apalagi ada wisata kuliner sepanjang tepi pantai,” kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti.

Buleleng, kata Esthy, termasuk zona Coral Triangle dengan kekayaan terumbu karang. Pantai utara Bali juga mempunyai garis pantai terpanjang di Bali. ” Jelas ini membuat Buleleng merupakan titik selam yang potensial dan merangsang kesadaran global untuk konservasi terumbu karang,” tambah Esthy.

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana.berharap buleleng jadi destinasi pariwisata minat khusus kelautan. “Kami punya garis pantai 150 km laut dan luas kabupaten mencapai /3 pulau bali,” ungkap Putu.(SY)

LEAVE A REPLY