Aromaterapi

Gulalives.com, JAKARTA – Hati-hati menggunakan aromaterapi ya, Ladies. Penelitian menemukan aromaterapi alias minyak esensial dapat meningkatkan kadar polusi udara dan berbahaya jika digunakan dalam ruangan tertutup.

Aromaterapi yang berasal dari tanaman melepaskan berbagai jenis senyawa organik yang mudah menguap (volatile organic compounds/VOC) ke udara. Nah, VOC ini akan bereaksi dengan ozon dan menghasilkan produk sampingan yang disebut aerosol organik sekunder (secondary organic aerosols/SOA) yang dapat menyebabkan iritasi mata dan saluran napas.

Penelitian yang dilakukan di Taiwan ini menguji pengharum dan minyak herbal esensial Cina terhadap pembentukan SOA di ruangan yang terkontrol di bawah kondisi pengujian yang berbeda.

Peneliti juga melakukan pengambilan sampel udara dan menganalisis pusat-pusat spa yang menawarkan terapi pijat menggunakan minyak esensial.

Para peneliti membandingkan tingkat SOA dari penggunaan minyak esensial dan pengharum. Peneliti menyimpulkan bahwa tata letak dan ventilasi dalam spa dapat mempengaruhi tingkat polutan udara dalam ruangan yang dihasilkan selama sesi pijat dengan aromaterapi.

“Dr Der-Jen Hsu dan rekan-rekannya telah melakukan pekerjaan yang baik dengan memperhatikan risiko kesehatan yang sering diabaikan karena kemewahan yang dimaksudkan untuk meningkatkan rasa kesehatan,” kata Domenico Grasso, PhD, kepala editor dan Dekan Graduate College, University of Vermont seperti dilansir Science Daily.

Tim peneliti terdiri dari Hsu Jen-Der dari National Kaohsiung First University of Science and Technology, Hsiao-Lin Huang dari Chia-Nan University of Pharmacy and Science, Tainan, dan Shiann-Cherng Sheu dari Chang-Jung Christian University, Tainan. (VW)

LEAVE A REPLY