Alasan Mengapa Bumil Harus Dapat Perhatian Ekstra
Ilustrasi bumil dan suami. (Foto: Shutterstock)

Gulalives.com, SEMARANG – Bagi ibu hamil, saat-saat menanti kehadiran sang buah hati adalah saat-saat yang membahagiakan. Betapa tidak, saat kondisi ini, bumil harus selalu mendapatkan perhatian ekstra dari orang-orang terdekat. Mengapa demikian?

Sebagaimana dilansir Gulalives dari berbagai sumber kesehatan dan parenting, ada beberapa hal yang terjadi pada tubuh seorang wanita yang sedang hamil, yang membuatnya perlu mendapat perhatian ekstra dari orang-orang terdekat.

Yang pertama adalah indera penciuman menjadi sangat sensitif. Tak perlu tersinggung ketika seorang wanita hamil trimester awal berkata badan orang lain bau, ruangan kamar bau, masakan bau, bahkan baju siapa pun bau, karena memang indera penciumannya berubah menjadi sangat sensitif. Apapun yang berbau menusuk bisa menyebabkan wanita hamil pusing luar biasa, mual parah dan muntah-muntah.

Berdasarkan studi yang dilakukan Yvonne Bohn, MD, penulis “The Mommy Docs’ Ultimate Guide to Pregnancy and Birth” menemukan bahwa tidak hanya estrogen yang memicu indra penciuman ibu hamil lebih sensitif, tapi juga disebabkan oleh human chorionic gonadotropin atau HCG yang terjadi pada ibu hamil di trimester pertama.

Kedua adalah perubahan pada peredaran darah, khususnya di kaki. Kondisi ini adalah terjadinya perubahan pada peredaran darah selama kehamilan terutama mulai kentara pada kaki. Pembuluh darah akan semakin tertekan seiring dengan kandungan yang semakin membesar, terutama pembuluh darah yang mengalirkan kembali dari kaki. Tekanan ini memperlambat peredaran darah pada kaki, dan berdiri atau duduk dalam jangka waktu yang cukup lama membuat hal ini semakin parah.

Sehingga, peredaran darah yang terganggu menyebabkan kelelahan pada kaki. Tidak mengherankan, banyak wanita hamil yang mengeluhkan ingin dipijat kakinya karena merasa sangat tegang.

Selanjutnya adalah sesak nafas. Sesak nafas merupakan hal yang biasa selama masa kehamilan karena rahim yang tumbuh menjadi besar menyita banyak ruangan sehingga membatasi gerakan diafragma. Selain itu, perubahan keseimbangan hormon dalam tubuh ketika hamil juga menyebabkan hal tersebut.

Berikutnya, bumil sering merasakan nyeri sendi. Karena kepala bayi di dalam rahim terletak tepat di atas tulang panggul yang keras. Posisi ini rentan bagi keselamatan bayi. Bumil menghasilkan hormon relaksin yang dapat melemaskan tulang rawan yang menyatukan tulang keras. Relaksin mengendurkan simfisis pubis, tulang rawan yang terletak pada tulang kemaluan di depan kandung kemih.

Kemudian, relaksin diproduksi 10 kali lipat di atas normal selama kehamilan dan mempengaruhi semua sendi di dalam tubuh. Hal ini menyebabkan beberapa wanita mengalami nyeri sendi selama hamil.

Bumil juga mengalami kesemutan di bagian tangan. Karena kehamilan dapat menyebabkan munculnya sindrom carpal tunnel. Sindrom ini ditandai dengan tangan mati rasa atau kesemutan yang disebabkan oleh edema atau pembengkakan cairan di bawah kulit.

Pertambahan cairan akan berkumpul di pergelangan kaki dan pergelangan tangan karena pengaruh gravitasi. Pada pergelangan tangan, pembengkakan ini dapat mengganggu saraf dan menyebabkan rasa kesemutan.

Terakhir, adalah masalah buang air kecil. Pergi ke kamar mandi berkali-kali jelas merupakan bagian kehamilan. Penyebabnya adalah tekanan rahim terhadap kandung kemih, yang membatasi kemampuan kandung kemih untuk diisi air seni. Tekanan ini terutama terjadi pada trimester pertama ketika rahim tumbuh sepenuhnya di dalam pelvis, dan dalam timester ketiga, ketika rahim cukup besar. Hal ini menyebabkan ibu hamil sering mengalami buang air kecil.

Nah, demikianlah beberapa alasan mengapa bumil harus mendapatkan perhatian ekstra dari orang-orang terdekat, terutama adalah sang suami. (DP)

LEAVE A REPLY