Saat Raisa bertunangan bulan Mei kemarin warganet gempar. Fans Raisa yang kebanyakan adalah kaum pria pada saat itu merespon dengan berbagai macam rupa. Ada yang tidak terima, ada juga yang mencoba berlapang dada. Lalu muncul tagar #HariPatahHatiNasional. Di sosial media tagar itu sempat menjadi trending saking hebohnya.

Biduan yang melejit dengan lagu “Could It Be” ini memang memiliki penggemar yang setia, fanatik, sampai garis keras. Selain mengagumi suara Raisa dengan lagu-lagunya, tidak sedikit fans yang juga mengagumi paras dan sosok sang idola.

Kemudian, di awal bulan September ini Raisa akan melangsungkan pernikahan. Digaungkanlah Hari Patah Hati Nasional Jilid II.

@ dyt_a

Kita melihat hal itu mungkin berpikir cuma seru-seruan saja. Sebuah bentuk respon masyarakat, penggemar Raisa pada khususnya. Tapi hati-hati, bagi mereka yang merayakan Hari Patah Hati Nasional bisa jadi terjangkit tiga ‘kelainan’ ini.

1Celebrity Worship Syndrome (CWS)

Ini adalah obsesi yang berlebihan pada selebriti. Kelebihan-kelebihan yang dimiliki selebriti memang bisa membuat orang mengaguminya. Akan tetapi orang yang terjangkit CWS akan mengagumi selebriti favoritnya secara berlebihan, bahkan sampai terobsesi.

Terus menerus mencari informasi mendetail mengenai selebriti favorit mulai dari makanan favoritnya sampai dengan apa yang sedang dilakukannya adalah salah satu tanda obsesi. Yang berbahaya adalah terjangkit CWS menimbulkan potensi ledakan emosional yang ekstrem dan tidak dapat dikendalikan.

Celebrity Worship Syndrome dideskripsikan oleh Maltby dan Day (2011) sebagai hubungan parasosial antara penggemar dan sang selebriti. Hubungan parasosial sendiri adalah hubungan satu arah dimana seseorang mengenal orang lain, akan tetapi orang tersebut tidak mengenalnya. Sederhananya bertepuk sebelah tangan, ouchhh….

2Erotomania

Berasal dari bahasa Yunani, Eros yang berarti cinta, dan Mania yang artinya berlebihan. Erotomania adalah salah satu bentuk gangguan kepribadian di mana yang terjangkit akan memiliki keyakinan bahwa orang lain memendam perasaan cinta kepada si penderita, atau mungkin memiliki suatu bentuk hubungan intim (wikipedia). Khayalan tingkat tinggi, bro.

Untuk terjangkit Erotomania, seseorang tidak perlu kontak langsung dengan seseorang untuk menyangka orang itu jatuh cinta padanya. Contohnya semua yang dikatakan atau dilakukan seorang selebriti akan disangka ditujukan pada dirinya. Coba perhatikan, kalau ada teman yang lahir di bulan September terus dia bilang bahwa Raisa menikah di bulan September itu karena memang sengaja dipaskan dengan bulan lahirnya, itu bukan karena dia kebanyakan konsumsi micin, bisa jadi dia mulai terjangkit Erotomania.

3Buta

Buta di sini bukan tidak bisa melihat dalam artian sebenarnya. Yang merayakan Hari Patah Hati Nasional masih bisa melihat Raisa tersenyum, bersanding mesra dengan Hamish Daud pasangannya. Duh… tambah pedih.

Buta yang dimaksud adalah ibarat memakai kaca mata kuda. Ia tidak bisa melihat sekeliling. Tidak bisa melihat kalau selain Raisa kan masih ada Isyana.

Jadi, boleh tidak merayakan Hari Patah Hati Nasional?

Itu kembali ke individu masing-masing. Lakukan dan sikapi segala sesuatu dengan bijaksana. Para penggemar Raisa tentu hafal dengan lirik salah satu lagu yang disenandungkannya, “Bukannya aku mudah menyerah, tapi bijaksana… Mengerti kapan harus berhenti” (Usai di Sini, 2016).

Raisa berbahagia karena menikah.

Kita semua juga, JANGAN LUPA BERBAHAGIA.

(dyt_a)

4Related

LEAVE A REPLY