Gulalives.co, SEMARANG – Tiga kebahagiaan sekaligus terpancar dari sosok Mohamad Faizal Hidayat (23), alumnus Universitas Negeri Semarang (Unnes) pada Selasa (7/3/2017) kemarin.

Selain dirinya di wisuda, mahasiswa program studi D3 Teknik Elektro Fakultas Tekni tersebut mendapatkan dua kebahagiaan lainnya, yakni usaha susu bermerk “it’s Milk” yang ditekuninya kini bermozet Rp 1 miliar per bulan. Berkat kebahagiaan tersebut, dirinya pun ikut berbagi kebahagiaan dengan berbagi 1.000 susu gratis pada saat dirinya di wisuda.

Pemuda yang berasal dari Brebes, Jawa Tengah ini menggeluti usaha susunya itu dalam empat tahun, omzet usahanya hampir Rp 1 miliar per bulan. Pada 2 September 2013 lalu, dia membuka kafe susu. Kafe tersebut tumbuh pesat dan berkembang ke berbagai kota besar.

Hingga kini ada 15 gerai yang berhasil didirikannya di Indonesia, yaitu Kudus, Salatiga, Purwodadi, Rembang, Magelang, Tegal, Blora, Jember, Tasikmalaya, Garut, Bali, Lombok dan Semarang. Khusus Semarang ada titik, yaitu di sekitar kampus Unnes, Banjir Kanal Barat dan Kedungmundu.“Susu ini usaha saya, susu ini juga yang membiayai kuliah,” ujar Faizal, Selasa (7/3/2017), sebagaimana dikutip laman Unnes.

Modal itu sepenuhnya untuk sewa tempat di sekitar kampus Unnes Semarang. Dalam mengisi perabotan kafe, Faizal tidak menggunakan barang-barang baru. Ia memanfaatkan cat bekas, lampu bekas praktikum untuk menghias kafe.“Pokoknya hutang-hutang dulu Mas, meja juga pakai meja sendiri seadanya,” tuturnya.

Perlahan, usahanya naik daun. Kafe Susunya ramai dikunjungi hingga menghasilkan omzet rata-rata Rp 60 juta perbulan. Dengan 15 gerai yang dibinanya, penghasilannya per bulan mencapai Rp 900 juta atau mendekati Rp1 miliar per bulan.“Satu outlet itu biasanya pekerjanya 10-15 orang. Jadi, saya sudah punya 150 karyawan,” ucap dia.

Faisal1Dalam mengembangkan usahanya, manajemen kafe susu binaan Faizal selalu mengambil susu lokal. Susu dari kafe Semarang disuplai oleh para peternak di Gunung Pati.Pihaknya juga gencar mengadakan kerja sama dengan berbagai pihak, berkaitan dengan promosi produk atau sejenisnya.“Kami sementara tidak ambil profit. Keuntungan dikembalikan ke outlet, untuk pengembangan usaha itu sendiri. Makanya cepat berkembang,” ucapnya.

Sebagai rasa syukur, Faizal membagikan 1.000 susu racikannya kepada para keluarga wisudawan dan masyarakat yang ada di sekitar Unnes.Faizal mendirikan usahanya bersama kekasihnya Yulaikha Latifah dan temannya, Fandi. Modal yang digunakan pun cekak, hanya Rp 1,3 juta.

Beli Mobil hingga keinginan go international

Faizal-HidayatDirinya pun tak lantas cepat puas dengan hasil yang dicapainya. Faizal pun berkeinginan agar susu racikannya bisa go international.“Usaha susu ini produk asli Indonesia. Saya ingin sekali produk ini bisa menjual. Kalau kopi kan sudah banyak bermain, kalau susu sedikit yang bermain, makanya kami main di segmen ini, ternyata pasarnya juga ada,” ungkapnya.

Selain itu, hal yang membuatnya bangga, lanjutnya, adalah bahwa ia bisa membeli mobil keluarga seperti yang diinginkannya sejak lama.”Jadi sangat bersyukur sekali karena berawal dari usaha kecil-kecilan, alhamdulillah kini dapat membantu adik dan orang tua,” ungkapnya.

Mahasiswa Teknik Elektro Unnes angkatan 2011 tersebut berharap kafe susu Its Milk bisa membuka outlet hingga seluruh kota di Nusantara.“Saya juga bercita-cita memiliki produk sendiri yang mampu bersaing dengan produk-produk luar negeri dan menjadikan warga Indonesia tidak menjadi konsumen luar negeri,” katanya.

Sementara itu, Faizal berpesan kepada wirausahawan muda lain yang ingin mengikuti jejaknya agar tidak mudah menyerah dan memperkuat tujuan usaha tersebut.“Yang paling penting itu tujuan harus jelas. Kalau tujuan sudah jelas, fokus padanya. Kalau sudah seperti itu masalah apa pun pasti bisa diatasi,” pungkas dia.

Faizal pun menjelaskan bahwa kegiatan bagi-bagi seribu susu gratis adalah bentuk amal yang ingin dilakukannya.”Manusia itu kan pada intinya harus berbagi, jangan hanya mencari keuntungan semata. Beramal juga saya rasa menjadi kewajiban tiap manusia yang mampu. Karena saya mampunya seribu susu, maka hal tersebut yang saya lakukan,” pungkasnya. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY