Gulalives.co, JAKARTA – Panda menjadi salah satu binatang yang menjadi sorotan utama terutama di kebun binatang. Tubuhnya yang besar dan tingkahnya yang lucu membuat pengunjung betah berlama-lama melihat maupun mengambil gambar hewan pemakan bambu ini.

qizai1Qizai adalah satu-satunya panda cokelat di dunia yang sudah ditelantarkan oleh ibunya sendiri saat masih berusia dua tahun. Ia pertama kali ditemukan dalam keadaan sangat lemat. Qizai sendiri memiliki arti ‘anak lelaki ketujuh’. Ketika masih berusia dua bulan tersebut, Qizai ditinggalkan oleh ibunya pada Pegunungnan Qingling, Tiongkok bagian tengah.

Fakta bahwa bulu Qizai berwarna cokelat sudah lama membuat bingung peneliti. Menurut para ahli, hal ini disebabkan oleh semacam mutasi genetik. Namun bagaimana jelasnya proses mutasi genetik itu masih belum diketahui.

Saat ini Qizai sudah berusia tujuh tahun dan para ahli sedang menyiapkan calon pasangan untuknya. Masa kecil Qizai sendiri tidak terlalu menyenangkan karena ia sering diperisak oleh kawan-kawannya. Jika Qizai sedang makan, teman-temannya sering merebutnya.

Panda unik ini sekarang tinggal di Foping Panda Valley dan memiliki perawat pribadi yang memastikan ia akan makan dalam jadwal yang sudah ditentukan. Para petugas ini setiap pagi bagun pukul enam dan tidur pada tengah malam. Semuanya hanya demi kesehatan Qizai.

qizaiQizai sekarang memiliki berat kurang lebih 100 kilogram dan memakan 20 kilogram bambu setiap hari. Salah satu penjaga pribadi Qizai berkata bahwa panda ini lebih lamban dari teman-temannya namun juga lebih menggemaskan.

Aksi panda yang lucu kadang sempat terekam dan diunggah di media sosial. Namun, dari semua foto dan video yang panda yang tersebar di internet, sepertinya tidak ada yang serupa dengan panda satu ini. Bukan aksinya, melainkan warnanya yang berbeda.

 

qizai3Meski Qizai bukan panda pertama yang memiliki bulu berwarna coklat dan putih, namun ia satu-satunya panda dengan bulu bewarna seperti itu di pusat penangkaran.
Qizai sendiri, ditemukan dan ditangkap ketika masih berusia dua bulan di barat laut Cina pada tahun 2009.

Ibunya, yang berada di dekatnya ketika ia ditemukan, memiliki bulu seperti panda kebanyakan, yakni hitam dan putih. Qizai, diduga mengalami mutasi genetik hingga menyebabkan bulunya bewarna coklat.

Namun, sejumlah peneliti panda menduga warna itu diwarisi oleh leluhurnya. Para peneliti Penelitian Budidaya Penyelamatan Satwa Liar Pronvisi Shaanxi mengatakan, akan mengawinkan Qizai pada tahun depan. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY