Gulalives.co, SEMARANG – Pasangan Anda berbicara tentang seorang temannya yang dianggap pelit. Anda berkomentar dengan menyalahkan pasangan Anda karena telah berasumsi tentang temannya tersebut. Selain itu, Anda juga menegur pasangan Anda untuk tidak menghakimi orang lain sebelum benar-benar tahu sifatnya.

Setiap wanita sangat ingin memiliki kekasih yang perhatian, pengertian dan bisa menjadi pendengar yang baik. Mungkin Anda terlalu banyak menuntut untuk dia bisa menjadi yang Anda inginkan. Tapi sudahkah Anda menjadi pendengar yang baik untuknya? Sebelum banyak menuntut, ada baiknya Anda belajar menjadi pendengar yang baik terlebih dahulu.

Pasangan Anda tidak terima karena disalahkan oleh Anda, dan ia lantas membela dirinya. Tak ingin kalah, Anda pun membela diri untuk mempertahankan argumen Anda. Akhirnya, Anda berdua beradu mulut dan bahkan saling membentak untuk hal yang sebenarnya sepele.

Jika Anda akrab dengan kondisi di atas, Anda tidak sendiri. Berita baiknya, ada sebuah solusi untuk Anda yaitu Anda mesti menjadi pendengar yang baik. Inilah tips agar Anda menjadi pendengar yang baik.

1. Fokus.

mendengarkan pasanganSaat ia mulai bercerita sebaiknya fokuskan pada ceritanya. Tatap matanya dan hentikan pekerjaan Anda, terutama ketika ia membahas hal yang penting. Ini membuat si dia merasa dihargai.

Ketika pasangan Anda berbicara, fokuslah pada yang ia bicarakan. Lakukan kontak mata dengan pasangan Anda dan hilangkan gangguan, misalnya menyingkirkan telepon seluler yang sedang Anda pegang atau mengecilkan suara televisi yang sedang menyala.

Selain itu, kuatkan diri Anda untuk tidak memotong pembicaraan. Biarkan pasangan Anda berbicara dengan nyaman tanpa Anda ganggu, meskipun Anda gatal ingin mengomentarinya.

2. Gunakan Bahasa Tubuh.

Ciri wanita ingin dilamar, membicarakan masa depan
Wanita membayangkan akan masa depan yang kelak akan dibangunnya dengan pasangan. Gambar via: www.newlovetimes.com

Tidak sekedar merespon, namun pergunakan juga bahasa tubuh Anda saat berbicara dengannya. Misalnya dengan mimik wajah atau permainan tangan yang juga mengungkapkan emosi Anda. Bahasa tubuh tanda Anda tertarik dengan ceritanya dan ikut ‘terjun’ dalam ceritanya.

3. Bertanya.

membicarakan jumlah anak dengan pasangan‘Kok bisa?’, ‘Apa masalahnya?’. Ya, pertanyaan-pertanyaan Anda tanda Anda merespon pembahasannya. Jangan hanya diam tanpa respon atau menjawab sekedarnya. Dengan Anda memberikan feedback pertanyaan membuatnya merasa lebih didengar. Jangan sekedar mendengar pasanganmu bercerita, kemudian masuk kuping kiri keluar kuping kanan! Tanyakan lebih dalam mengenai hal-hal yang menurut Anda menarik, dan teruskan pembicaraan dari situ.

4. Hindari Memotong Pembicaraannya.

makan dengan pasangan
www.hipwee.com

Ketika dia tengah menggebu-gebu bercerita, sebaiknya dengarnya dia sampai selesai, jangan memotong pembicaraannya. Hal ini hanya membuatnya jadi tidak fokus dengan hal yang sudah tidak sabar ingin ia luapkan. Di awal perbincangan, hindari pula memberikan komentar bernada sinis atau memojokkannya. Jika memang ada yang tidak berkenan, lebih baik Anda memberikan saran bukan penilaian yang negatif.

5. Berempati.

Nama Song Hye-kyo kian melejit berkat drama Descendant of the Sun berpasangan dengan Song Joong-ki. Foto: allkpop
Nama Song Hye-kyo kian melejit berkat drama Descendant of the Sun berpasangan dengan Song Joong-ki. Foto: allkpop

Saat mendengarkan pasangan Anda, berempatilah. Empati adalah merasakan atau membayangkan diri Anda berada di kondisi pasangan Anda. Dengan berempati, Anda akan menyadari bahwa ia mengajak Anda berbicara karena mungkin sedang kesal, stres, iseng, atau capai akan suatu hal. Selain itu, dengan berempati Anda akan memberikan perhatian Anda.

6. Diam

menghargai pasanganJika Anda merasa topik yang dibicarakan pasangan Anda tidak penting, diam saja. Tidak perlu mengomentari atau mendebatnya. Faktanya, banyak orang yang mengajak berbicara pasangannya hanya untuk didengarkan saja, bukan untuk dikomentari apalagi dibantah.

7. Klarifikasi agar tidak salah persepsi

Via bisikan.com
Via bisikan.com

Setelah pasangan Anda selesai bicara, jika ada yang tidak Anda mengerti atau sesuatu hal tidak jelas, klarifikasilah agar Anda tidak salah persepsi. Untuk mengklarifikasi, Anda cukup bertanya tentang hal yang tidak jelas itu dan biarkan pasangan Anda menjelaskannya.

8. Beri saran seperlunya

Via mamari.jp
Via mamari.jp

Jika pasangan Anda meminta saran, beri saran seperlunya. Usahakan saran tersebut tidak menggurui atau menonjolkan superioritas Anda. Sebagai contoh, pasangan Anda mengeluhkan kesehatannya. Saran yang Anda berikan cukup dengan menyuruh dia ke dokter. Jika memungkinkan, tawarkan bahwa Anda bisa mengantar dia pergi ke dokter.

9. Alihkan perlahan-lahan bila topik tidak Anda sukai

Pria seringkali cuek. Namun, mereka tetap akan memperhatikan beberapa hal sepele dari pasangannya (Foto: Rtlincoln)
Pria seringkali cuek. Namun, mereka tetap akan memperhatikan beberapa hal sepele dari pasangannya (Foto: Rtlincoln)

Jika Anda tidak suka topik yang sedang dibicarakan pasangan Anda, misalnya gosip seorang artis, alihkan secara perlahan-lahan topik tersebut. Jangan langsung karena pasangan Anda bisa tersinggung.

Sebagai contoh, setelah beberapa saat, Anda bertanya tentang tempat-tempat liburan yang akan Anda berdua kunjungi di akhir pekan. Secara tidak sadar, pasangan Anda akan meresponsnya dan melupakan topik sebelumnya.

Menjadi pendengar yang baik itu tidak sulit, terlebih jika Anda ingin hubungan yang harmonis dengan pasangan Anda. Cobalah ketujuh langkah di atas sesegera mungkin sehingga pertengkaran karena hal yang sebenarnya sepele tidak terulang lagi.

10. Jangan Defensif

Mempermasalahkan kekuranagan pasangan dapat berpotensi merusak pernikahan Anda sumber foto: blog.debusana.com
foto: blog.debusana.com

Saat berdiskusi, Anda dan pasangan sedang bertukar pikiran secara terbuka. Jadi, jangan bersikap defensif seperti mencemooh, berkata, “Kamu salah.”, atau merendahkan opininya. Sikap defensif bukanlah sikap yang menunjukkan keterbukaan. Jauhi sikap defensif dan perlakukan diskusimu dengan pasangan sebagai pertukaran pikiran, bukannya perdebatan.

Setelah Anda menguasai semua ini, tidak hanya pasangan, orang lain akan merasa nyaman dan aman untuk curhat padamu. Pendapatmu akan makin dihargai oleh mereka.

11. Pandang matanya

Jarang bercinta dengan pasanganmu
Kurangnya Bermesraan dengan Pasanganmu Sumber: www.kompasiana.com

Ketika pasangan sedang berbicara, pandang matanya. Renung dan dengar dengan seksama cerita yang ingin disampaikan. Itu akan membuat dia lebih senang untuk melanjutkan cerita atau meluapkan perasaan karena anda mendengarkannya.

12. Berikan dukungan kepadanya

Via jeymifebles.net
Via jeymifebles.net

Jika pasangan Anda sedang marah-marah atau mengeluh tentang sesuatu, dengarkan saja apa yang dia utarakan. Berikan dukungan yang Anda juga berpihak kepadanya. Dan jangan sesekali Anda mendukung orang yang dia marahi. Ini akan menunjukkan anda tidak mendukung dirinya dan menyebabkan si dia bertambah marah. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY