Gulalives.co, SEMARANG – Dalam sebuah hubungan, baik itu pacaran atau telah menikah terdapat panggilan sayang yang biasanya saling diberikan. Hal ini lazim terjadi terutama ketika pada masa berpacaran, panggilan seperti sayang atau baby bahkan hingga yang terdengar lucu seperti tembem atau gendut biasa digunakan untuk saling menyebut pasangan mereka. Lalu apa yang menyebabkan sebuah pasangan sering memakai panggilan sayang ini?

Kata-kata panggilan yang lucu dan romantis itu dapat dikategorikan sebagai sebuah kata-kata yang positif. Dilansir dari Elite Daily, penelitian yang dilakukan oleh Harvard Law School menyatakan bahwa kata-kata positif tersebut memiliki efek dalam perilaku dan keputusan yang dibuat oleh seseorang. Kata-kata yang baik tersebut dapat membuat munculnya perasaan positif yang menyenangkan dan menenangkan pikiran.

lakukan bersama hal-hal yang disukai pasangan agar hubungan kamu dan dia lebih langgeng. gambar via: liburmulu.com
lakukan bersama hal-hal yang disukai pasangan agar hubungan kamu dan dia lebih langgeng. gambar via: liburmulu.com

Penggunaan nama panggilan ini walau terdengar konyol dan aneh tetapi merupakan suatu hal yang memiliki pengaruh sangat baik terhadap hubungan. Bahkan cara ini juga merupakan salah satu penanda baiknya sebuah hubungan yang dimiliki oleh seseorang. Pada sebuah penelitian yang dilakukan oleh Elizabeth Landau ditunjukkan bahwa nama panggilan sayang terhadap pasangan merupakan tanda sehatnya sebuah hubungan asmara.

Panggilan sayang atau  nickname  menunjukkan tingkat kenyamanan di antara pasangan tersebut. Kadang-kadang panggilan sayang dibutuhkan dalam momen-momen yang lebih pribadi, meskipun banyak juga pasangan yang tidak ragu menunjukkan pada orang lain bagaimana mereka memanggil belahan jiwanya.

serius membicarakan masa depan dengan pasanganNickname yang dimiliki pasangan satu sama lain tergantung di mana kita tinggal. Orang London biasanya punya panggilan mesra “darling”, yang lebih sopan ketimbang “love”, yang biasa digunakan orang di kawasan timur laut Inggris. Sedangkan “sweethearts” biasanya digunakan orang di kawasan timur Inggris.

Survei dari Match.com menunjukkan, 55 persen orang punya panggilan sayang untuk pasangannya, dan tidak takut menunjukkannya pada orang lain. Kate Taylor, pakar relationship dari situs kencan ini mengatakan, “Panggilan sayang memainkan peran penting dalam setiap tahap hubungan. Sebelum pria dan wanita mulai menjalin hubungan, mereka sering menggunakan nickname yang lucu atau menggoda, sebelum (panggilan itu) akhirnya menjadi lebih pribadi.”

8 cara mencegah pasangan selingkuh.  Foto: vemale
Foto: vemale

Menurut Kate, panggilan mesra menciptakan suatu ikatan bersama. Ketika masih berpacaran, nama sayang digunakan untuk menguatkan ikatan pasangan, baik untuk satu sama lain atau kepada orang di lingkungannya. Dalam hubungan jangka panjang, panggilan “honey” bisa menjadi singkatan yang menunjukkan kepedulian pada pasangan.

“Panggilan sayang bisa menjadi cara yang efektif untuk menambahkan asmara dalam komunikasi sehari-hari. Kesuksesan situs-situs kencan menunjukkan kita betapa pentingnya kata-kata untuk memupuk rasa cinta. Jadi, gunakan saja!” ujar Kate.

Berbeda dari generasi-generasi sebelumnya yang hanya menyebut nama atau sayang, generasi kekinian sangat kreatif dalam memberi panggilan sayang pada pasangan.

Memilih yang Terbaik
Mencari Pasangan yang Terbaik Sumber: www.aljamila.com

Kata “baby” dan “honey” menjadi ekspresi intimasi dan membuat banyak orang yang mendengar merinding. Lalu, banyak juga orangtua yang melarang anak menggunakan panggilan sayang saat berpacaran. Namun, adakah manfaat dari panggilan sayang dalam sebuah hubungan?

Terapis hubungan Aimee Harstein mengatakan bahwa panggilan sayang sangatlah positif dan dapat mempererat hubungan. Harstein menambahkan, panggilan sayang juga bisa menjadi bagian dari cerita bersama dan lelucon pribadi. Penggunaannya juga membuat pasangan merasa lebih dekat.“Jika pasangan bertengkar, menggunakan panggilan sayang bisa menjadi pengingat cinta yang mereka rasakan satu sama lain,” ucap Harstein.

pasangan sahabatDengan demikian, Anda dan pasangan bisa menyadari betapa pentingnya hubungan bila dibandingkan dengan topik pertengkaran. Tidak semua panggilan sayang bisa dimaklumi, terutama bila panggilan tersebut terkesan kritis atau jahat, seperti “gendut”.

“Pasangan mungkin beralasan bahwa dia hanya bercanda, tetapi wanita tidak pernah baik-baik saja disebut demikian. Dalam kasus-kasus seperti ini, menyebut nama akan lebih hangat dan tepat,” ujar Harstein.

menghagai pasangan
via health.liputan6.com

Hasil yang positif mengenai panggilan sayang ini juga dikemukakan oleh Pepper Schwartz dari University of Washington di Seattle. Dalam penelitian yang dilakukannya terhadap 100 ribu pasangan, diketahui bahwa 76 persen partisipan yang bahagia memiliki panggilan sayang terhadap pasangan mereka. Panggilan tersebut digunakan sebagai pengingat tentang kedekatan dan pentingnya hubungan yang mereka miliki. Hal ini dapat berakibat pada perasaan yang ingin selalu bersama untuk saling melindungi dan mencintai.

Jadi untuk membuat hubungan yang dimiliki semakin sehat, romantis dan menyenangkan, Anda perlu membuat panggilan sayang terhadap pasangan. Tentu saja tindakan Anda juga harus membuktikan bahwa Anda benar-benar sayang pada pasangan. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY