infominati.blogspot.com

Gulalives.co, SEMARANG – Tentu sangat menyenangkan untuk selalu bisa tersenyum dan hidup bahagia. Namun, kebahagiaan yang murni, tidak selalu bisa Anda rasakan setiap hari, kecuali Anda adalah orang yang benar-benar positif. Pikiran bahagia dan semangat positif, menurut banyak studi, telah dibuktikan kaya manfaat, terutama untuk kesehatan tubuh. Selain itu, orang yang memiliki kebiasaan hidup positif, biasanya hidup lebih lama.

Melatih pikiran dan kebiasaan untuk terus berjalan baik serta mendatangkan kebahagiaan, tentunya tidak selalu mudah. Namun, bukan berarti mustahil. Kuncinya, keinginan untuk berubah. Menurut Dr Richard J. Davidson, Founder, The Center of Healthy Minds di University of Wisconsin-Madison, kemauan berubah dan berlatih berpikir positif, bisa membuat hidup Anda lebih ringan, optimis, serta bahagia.

Berteman dengan orang-orang yang baik.

sahabat
via phinemo.com

Percayalah, lingkungan sekitar bisa mengubah pemikiran dan kebiasaan sehari-hari Anda. Jadi, pastikan Anda selalu berteman dan berkomunikasi dengan orang-orang yang membawa Anda pada jalan yang benar serta memajukan hidup Anda.

Berdoa di waktu malam.

http://riyadhulquran.com
http://riyadhulquran.com

Sediakan waktu untuk mengucapkan syukur pada Yang Maha Kuasa setiap malam sebelum tidur. Ucapkan rasa terima kasih dengan semua rezeki dan berkah dalam kehidupan Anda, meski dalam hal-hal kecil. Studi acap kali membuktikan bahwa doa memiliki kekuatan yang melebihi batas logika. Segala hal yang mustahil bisa terjadi hanya karena dituturkan dengan kalimat-kalimat baik sebuah doa.

Berlatih bersyukur. 

Praying Moslem _ Berdoa _ Shutterstock (3)Setiap bangun pagi, biasakan diri untuk mengucapkan syukur dengan semua kebaikan dalam hidup Anda. Rasa syukur mendatangkan keikhlasan, kepasrahan, dan rasa optimis dalam hati Anda. Kadangkala ungkapan bersyukur tidak benar-benar dianggap serius memiliki kebaikan bagi kehidupan.

Tapi hal yang berbeda dikatakan dari beberapa hasil penelitian di bawah ini. Penelitian-penelitian ini secara ilmiah membuktikan bahwa dengan bersyukur dan berterima kasih, ternyata memiliki dampak positif terhadap tubuh mulai dari kesehatan fisik hingga mental.

bersyukurSebuah analisis di Swiss yang melibatkan 1000 orang dewasa menunjukkan bahwa semakin tinggi sifat bersyukur pada seseorang berkorelasi positif dengan kesehatan fisik mereka. Hasil yang dipublikasikan di jurnal Personality and Individual Differences menunjukkan bahwa orang yang merasa lebih bersyukur, memiliki kesadaran untuk hidup lebih sehat dan memiliki ketertarikan untuk membantu pihak yang punya masalah kesehatan. Penelitian lainnya juga menyarankan bahwa orang yang lebih bersyukur gemar melakukan aktifitas fisik sehingga berpotensi memiliki badan yang lebih sehat.

Sebuah studi April lalu yang dilakukan pada 186 pria dan wanita yang memiliki masalah dengan jantung, menunjukkan bahwa ada kaitannya antara masalah jantung dengan rasa bersyukur seseorang. Para peneliti menemukan bahwa semakin seseorang bersyukur, maka mood akan menjadi lebih baik, dan kualitas tidur semakin baik. Hal itu berimbas pada berkurangnya peradangan pada anggota tubuh, termasuk gejala yang mengarah pada sakit jantung.

Ayah dan Bunda sebagai orangtua mesti mengajarkan pentingnya bersyukur dan berterimakasih kepada anak-anak sejak dini. Foto: abckisahku.blogspot.
Ayah dan Bunda sebagai orangtua mesti mengajarkan pentingnya bersyukur dan berterimakasih kepada anak-anak sejak dini. Foto: abckisahku.blogspot.

Selama delapan pekan masa penelitian, para koresponden diminta menuliskan apa yang membuat mereka bersyukur dalam sebuah jurnal. Dan hasilnya menunjukkan ada kaitan antara bersyukur dengan kualitas spiritual seseorang.

“Kami menemukan koresponden yang tetap menulis pada jurnal kesyukuran selama delapan pekan menunjukkan pengurangan level sirkulasi dari penyebab penting peradangan, serta peningkatan variabilitas detak jantung ketika mereka menulis,” ujar Paul J Mills, peneliti dari Family Medicine and Public Health University of California, San Diego.

BersyukurSebuah studi 2011 lalu yang dilakukan pada mahasiswa yang kesulitan tidur dan mengalami kecemasan menemukan bahwa dengan bersyukur dapat mempermudah seseorang untuk tidur. Studi tersebut meminta kepada para mahasiwa yang sulit tidur itu untuk menghabiskan 15 menit di awal malam untuk menulis tentang kejadian positif yang baru-baru terjadi atau yang diinginkan terjadi. Teknik ini untuk memancing mereka bersyukur atas kejadian yang dialami.

Hasilnya menunjukkan bahwa kegiatan tersebut sanggup membuat pikiran para mahasiswa kurang tidur itu menjadi lebih tenang dan memiliki kualitas tidur yang lebih baik.

Hidup Bersyukur dan tak Galau Ternyata Sehatkan Jantung
Ilustrasi perempuan menikmati hidup. (FOto: Shutterstock)

Dalam sebuah studi pada 2003 silam, peneliti memisahkan sekelompok orang menjadi tiga kelompok kecil. Kelompok pertama diminta untuk menuliskan menuliskan kejadian yang membuat mereka bersyukur dalam sepekan. Kelompok kedua tentang kejadian yang menyebalkan, dan kelompok terakhir untuk kejadian yang tak memiliki dampak apapun.

Setelah beberapa pekan penelitian, para peneliti menemukan bahwa kelompok yang menuliskan kejadian yang membuat mereka bersyukur menjadi lebih optimis dan merasa lebih baik atas kondisi mereka sendiri. Bahkan mereka berolahraga lebih banyak dibandingkan dua kelompok lainnya.”Hasilnya menunjukkan bahwa fokus pada hal-hal yang membahagiakan dan membuat bersyukur memiliki keuntungan emosi dan interpesonal yang leih baik,” kata si peneliti.

Bersyukur
Bersyukur

Dalam sebuah penelitian pada 2014 lalu yang dipublikasikan dalam jurnal Emotion, peneliti meminta 70 mahasiswa untuk menjadi penilai calon mahasiswa baru. Penelitian ini meminta kepada 70 mahasiswa senior untuk mengomentari esai calon mahasiswa baru, lalu kemudian akan menerima balasan baik berupa ucapan terima kasih maupun tidak.

Mahasiswa senior yang menerima ucapan terima kasih dari calon juniornya mengidentifikasi sang pemberi ucapan sebagai orang yang ramah dan para senior bersedia untuk memberikan lebih banyak informasi yang dibutuhkan bagi para adik kelasnya. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY