Gulalives.co, JAKARTA – Film Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 menjadi pencetak dua rekor sekaligus versi Museum Rekor Indonesia (MURI). Dua kategori itu adalah Film dengan Jumlah Penonton Terbanyak dan Film dengan Jumlah Penonton Tercepat.

Menurut Jaya Suprana selaku pendiri dan Ketua Umum MURI, penghargaan itu diberikan berdasarkan pencatatan jumlah penonton. “Kami menghargai kuantitas. Yang paling cepat dari 1 juta dan satu lagi paling banyak penonton. Itu angkanya tidak bisa dibantah,” ujar Jaya setelah memberi penghargaan tersebut di Plaza Indonesia XXI, Jakarta Pusat, Sabtu (17/9/2016).

warkop dki reborn 2016Indrodjojo Kusumonegoro atau Indro, salah satu produser film tersebut dan satu-satunya personel trio komedi Warkop DKI yang tinggal, menyambut gembira penghargaan untuk film itu.

Indro melihat bahwa HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) yang melekat pada film benar-benar dihargai melalui kehadiran film yang disutradarai oleh Anggy Umbara tersebut.”Hak intelektual kami berikan ke anak-anak kami. Anak Indonesia sangat menghargai karya orang. Baru kali ini ada HAKI yang benar-benar dibeli,” ucapnya.

Hingga Minggu (18/9/2016), Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1sudah meraih 4.111.000 penonton. 

warkopPencapaian itu kemudian membuat jaringan bioskop Tanah Air menambah layar untuk film garapan sutradara Anggy Umbara itu hampir tiga kali lipat. “Pihak bioskop menambah jumlah layar dari 230 di hari pertama menjadi 600 layar,” tulis pihak rumah produksi Falcon Pictures.

Terimakasih untuk 21 Cineplex XXI, CGV Blitz, Cinemaxx dan bioskop daerah yang sudah memberikan kepercayaan kepada film Warkop DKI Reborn Part 1,” sambungnya.

Jumlah penonton yang tinggi dan jumlah layar yang banyak menjadi bukti bahwa film Indonesia sudah mendapat kepercayaan lagi sebagai tontonan.

poster-film-warkop-dki-reborn-jangkrik-bos_20160610_134619Sutradara Anggy Umbara mengungkapkan ada tiga film Warkop DKI yang ia adaptasi dan kemas ke dalam filmWarkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1 dan Part 2 nantinya. Ketiga film itu adalahChips, Setan Kredit, dan IQ Jongkok.

Mengapa ketiga film itu yang ia pilih? Anggy mengungkapkan alasannya. “Karena itu film-film favorit saya dan sudah dimiliki copy right-nya oleh Falcon Pictures. Selain itu, Warkop DKI itu kan ingin menyampaikan sesuatu dengan bahasa tawa,” ujarnya dalam konferesi pers usai gala premiere di CGV Blitz Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (2/9/2016) malam.

warkop rebornSutradara yang identik dengan topi itu menganggap ketiga film Warkop tersebut yang paling mewakili. Menurut dia juga, kritikan sosial politiknya masih relevan dengan kondisi masyarakat sekarang. “Contohnya, Setan Kredit. Itu berbicara tentang konsumerisme. Kita dipaksa untuk serba ngutang. IQ Jongkok juga, banyak hal yang membodohi masyarakat,” ucap Anggy.

“Ya memang ada suatu zaman di mana orang berburu emas. Nah itu dia di Setan Kredit,” timpal Indro “Warkop”.

Film Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1 menghadirkan Abimana Aryasatya sebaga Dono, Tora Sudiro sebagai Indro, dan Vino G Bastino sebagai Kasino.

Dalam kisahnya, Dono yang diperankan oleh Abimana Aryasatya, Kasino yang diperankan oleh Vino G. Bastian dan Indro yang diperankan Tora Sudiro adalah personil lembaga swasta bernama CHIIPS (Cara Hebat Ikut-Ikutan Penanggulangan Sosial) tengah dilanda masalah.

Namun, alih-alih menjalankan tugas melayani masyarakat, ketiganya justru membuat kekacauan yang berujung denda Rp 8 miliar. Kekacauan berawal dari aksi konyol mereka, mulai dari salah mengira gerombolan begal, menghancurkan lapak dagang pedagang makanan hingga merusak pameran lukisan seniman aliran abstrak beserta karya-karyanya.

warkop-dki-reborn-1021x580Tak terima dengan perbuatan Dono, Kasino dan Indro, para korban melapor pada pihak berwenang dan sukses menyeret ketiganya ke meja hijau. Hakim Ketua yang diperankan oleh Agus Kuncoro yang sangat emosional saat itu memutuskan memberi hukuman denda Rp 8 miliar atas perbuatan mereka atau hukuman penjara 10 tahun.

Dikarenakan bingung tak memiliki sepeser Rupiah pun, Dono, Kasino dan Indro akhirnya meminta bantuan pada paman Dono (Tarzan), yang ternyata mengidap demensia. Namun bukannya mendapat bantuan, sang paman justru menimbulkan masalah baru. Belum lagi tingkah sang bos CHIIPS (Ence Bagus) yang membuat masalah menjadi-jadi.

Nah, saat di tengah rasa putus asa, Dono mengajak dua rekannya ngepet. Namun ide konyol itu ditolak mentah-mentah lantaran tak rasional. Dibantu Sophie yang diperankan Hannah Al Rasyid, personil CHIIPS asal Prancis, ketiganya berusaha mencari cara mendapatkan uang. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY