kalian selalu berharap yang terbaik untuk kalian berdua, tulus, dan sesederhana itu. gambar via: www.princesscutmovie.com

Gulalives.co, SEMARANG – Jatuh cinta sungguh berjuta rasanya. Ada debaran jantung dan senyum bahagia bila Anda ada di dekatnya. Begitulah cinta, indahnya tidak bisa dideskripsikan dengan kata-kata. Kabar baiknya, jatuh cinta bisa membuat Anda makin sehat dan panjang umur.

Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apa pun yang diinginkan objek tersebut.

Cinta adalah suatu perasaan yang positif dan diberikan pada manusia atau benda lainnya. Bisa dialami semua makhluk. Penggunaan perkataan cinta juga dipengaruhi perkembangan semasa. Perkataan senantiasa berubah arti menurut tanggapan, pemahaman dan penggunaan di dalam keadaan, kedudukan dan generasi masyarakat yang berbeda.

Setiap orang pasti memahami bagaimana rasa rasa cinta dapat menimbulkan rasa nyaman. Namun, tahukah Anda bahwa ada penjelasan ilmiah di balik hal tersebut?

Dilansir Gulalives.co dari berbagai sumber, Jumat (16/9/2016), berikut adalah manfaat yang dihasilkan oleh pikiran dan tubuh seseorang ketika merasa jatuh cinta berdasarkan ilmu pengetahuan.

1. Menghilangkan Stres

Gambar via: lovemybrit.com
Gambar via: lovemybrit.com

Dilansir oleh self.com, jatuh cinta dapat menurunkan tingkat stres. Sebagai informasi, stres adalah sumber tak tampak berbagai masalah kesehatan, mulai pusing, maag hingga penyakit jantung. Saat Anda jatuh cinta, tubuh secara otomatis mengeluarkan hormon bahagia atau oksitosin. Saat merasa bahagia ketika mendengar suaranya, membayangkan wajahnya, dan di dekatnya, semua itu akan membuat hormon bahagia membanjiri tubuh Anda.

2. Cinta adalah penyembuh rasa sakit alami.

Gambar via: blog.trulymadly.com
Gambar via: blog.trulymadly.com

Studi terbaru menunjukkan bahwa oksitosin, zat kimia dalam otak dapat menciptakan rasa tenang dan kedekatan. Oksitosin dilepaskan ketika Anda berpelukan selama 10 sampai 20 detik. Karena itu, berpelukan dapat melawan rasa sakit di kepala. Selain itu, melihat foto orang yang dicintai dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan mengurangi rasa sakit sejenis analgesik. Para ilmuwan juga berhasil membuktikan bahwa rangsangan seksual dan orgasme juga efektif untuk memblokir rasa sakit di punggung dan kram.

3. Cinta merawat jantung Anda

kata romantis, cinta bukan paksaan
Kata romantis cinta bukaan paksaan (clear.co.id)

Jatuh cinta tidak hanya membuat jantung berdebar-debar, terbukti bahwa efek jatuh cinta adalah melindungi jantung dan membuatnya sehat. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pasangan suami istri yang tetap jatuh cinta dan bahagia bertahun setelah menikah memiliki tekanan darah yang sehat, lebih sedikit mengalami risiko diabetes dan kolesterol. Manfaat ini lebih banyak diterima para wanita ketimbang pria.

Sebuah studi menunjukkan bahwa ekspresi cinta dapat menurunkan detak jantung. Hal ini sangat baik untuk mengurangi risiko penyakit jantung saat mengalami stres. Oksitosin juga dipercaya sebagai salah satu molekul yang dapat mengurangi stres, menurunkan tekanan darah, mengurangi kecemasan, meningkatkan kepercayaan diri, dan membantu melawan depresi.

4. Cinta membantu tubuh melawan penyakit.

Adanya hormon cinta alias oksitosin bisa menjauhkan pria dari keinginan selingkuh. Foto: katabijakcinta
Adanya hormon cinta alias oksitosin bisa menjauhkan pria dari keinginan selingkuh. Foto: katabijakcinta

Cinta berkaitan dengan gerakan tubuh, dari berpegangan tangan sampai kegiatan seksual yang dapat meningkatkan produksi endorfin. Endorfin adalah candu alami tubuh, berfungsi untuk menghilangkan stres dan meningkatkan perasaan senang. Sudah diketahui bahwa olahraga dapat melepaskanendorfin, zat kimia dalam otak yang menyebabkan perasaan bahagia, bahkan euforia.

Endorfin sendiri bertugas meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Orang yang merasa dicintai memiliki respons yang lebih baik untuk pengobatan dan motivasi untuk melawan penyakit.

5. Cinta mengobati insomnia.

Orang yang jatuh cinta cenderung sulit berkata-kata saat di dekat orang yang disukainya. Foto: thinkstock
Orang yang jatuh cinta cenderung sulit berkata-kata saat di dekat orang yang disukainya. Foto: thinkstock

Hormon cinta (oksitosin dan endorfin) menghambat pelepasan kortisol, hormon untuk stres. Sehingga memungkinkan untuk memiliki waktu istirahat yang lebih baik, terutamawaktu tidur di malam hari.

6. Cinta menggantikan kecanduan Anda dengan hal yang lebih baik.

Orang yang jatuh cinta cenderung sulit berkata-kata saat didekat orang yang disukainya.
Orang yang jatuh cinta cenderung sulit berkata-kata saat didekat orang yang disukainya.

Jatuh cinta dapat mengisi hidup dengan berbagai kesenangan yang dibutuhkan, seperti kecanduan.

7. Cinta membuat panjang umur.

Krisis paruh baya yang ditandai dengan puber kedua ternyata hanyalah mitos. Foto: wowmenariknya
Krisis paruh baya yang ditandai dengan puber kedua ternyata hanyalah mitos. Foto: wowmenariknya

Salah satu kunci umur panjang adalah rasa cinta dan jatuh cinta. Sebuah penelitian yang dilakukan UCLA menemukan bahwa mereka yang tidak menikah lebih berisiko berumur lebih pendek dibanding pasangan menikah yang bahagia dan hidup bersama. Penelitian dari Harvard juga menunjukkan hal sama, wanita yang berpasangan lebih kecil mengalami masalah jantung, bunuh diri dan penyakit hati. Jadi bisa dikatakan, jatuh cinta adalah bentuk perlindungan alami pada tubuh kita.

Sebuah survei menunjukkan bahwa orang-orang yang sedang berada di dalam hubungan bahagia, terutama pernikahan, akan merasa lebih sehat dari segala aspek. Ini membuktikan bahwa orang yang sedang jatuh cinta dan menjalin komitmen dalam sebuah hubungan cenderung hidup lebih lama, karena mereka menjaga pilihan dan waktu makan, serta istirahat lebih baik.

8. Cinta adalah terapi.

Pria akan mengirimkan sinyal-sinyal kecil kepada wanita yang disukainya. Foto: tabloidnova
Pria akan mengirimkan sinyal-sinyal kecil kepada wanita yang disukainya. Foto: tabloidnova

Banyak orang datang ke terapis karena berbagai alasan. Namun, rasa cinta sangat baik untuk mental dan fisik, karena Anda mendapatkan seseorang yang dapat mendengar dan memahami Anda dengan baik. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY