Gulalives.co, JAKARTA – Film Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 meraih 270.000 penonton pada hari pertama pemutarannya, Kamis (8/9/2016) di gedung-gedung bioskop Tanah Air.

“Film Warkop DKI Reborn meraih jumlah penonton yang fantastis, yaitu 270.000 penonton,” tulis pihak rumah produksi film itu, Falcon Pictures, Jumat (9/9/2016).

“Pendapatan ini mengalahkan film-film Hollywood di Indonesia,” tulis pihak rumah produksi film tersebut lagi.

warkop-dki-reborn-1021x580Abimana Aryasatya, pemeran karakter Dono, mengaku bersyukur atas pencapaian film yang ia bintangi bersama Tora Sudiro (Indro) dan Vino G Bastian (Kasino) itu.

Ia mengatakan bahwa, saking membeludaknya penonton, banyak yang tak kebagian tiket ketika pemutaran pertama film tersebut.

“Hari pertama, kalau saya lihat di media sosial, banyak penonton yang kecewa karena tidak kebagian tiket,” tuturnya.

“Mudah-mudahan kali ini semua bisa menonton dan tertawa bareng,” tambahnya.

warkop rebornPencapaian itu kemudian membuat jaringan bioskop Tanah Air menambah layar untuk film garapan sutradara Anggy Umbara itu hampir tiga kali lipat. “Pihak bioskop menambah jumlah layar dari 230 di hari pertama menjadi 600 layar,” tulis pihak rumah produksi Falcon Pictures.

Terimakasih untuk 21 Cineplex XXI, CGV Blitz, Cinemaxx dan bioskop daerah yang sudah memberikan kepercayaan kepada film Warkop DKI Reborn Part 1,” sambungnya.

Frederica menambahkan bahwa, jumlah penonton yang tinggi dan jumlah layar yang banyak menjadi bukti bahwa film Indonesia sudah mendapat kepercayaan lagi sebagai tontonan.

Ini merupakan fajar baru untuk perfilman Indonesia. Belum pernah dalam sejarah film di Indonesia, yang mendapatkan layar hampir 50 persen dari jumlah layar yang ada di seluruh Indonesia,” tulisnya lagi.

Sutradara Anggy Umbara mengungkapkan ada tiga film Warkop DKI yang ia adaptasi dan kemas ke dalam filmWarkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1 dan Part 2 nantinya. Ketiga film itu adalah Chips, Setan Kredit, dan IQ Jongkok.

Mengapa ketiga film itu yang ia pilih? Anggy mengungkapkan alasannya. “Karena itu film-film favorit saya dan sudah dimiliki copy right-nya oleh Falcon Pictures. Selain itu, Warkop DKI itu kan ingin menyampaikan sesuatu dengan bahasa tawa,” ujarnya dalam konferesi pers usai gala premiere di CGV Blitz Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (2/9/2016) malam.

Sutradara yang identik dengan topi itu menganggap ketiga film Warkop tersebut yang paling mewakili. Menurut dia juga, kritikan sosial politiknya masih relevan dengan kondisi masyarakat sekarang. “Contohnya, Setan Kredit. Itu berbicara tentang konsumerisme. Kita dipaksa untuk serba ngutang. IQ Jongkok juga, banyak hal yang membodohi masyarakat,” ucap Anggy.

“Ya memang ada suatu zaman di mana orang berburu emas. Nah itu dia di Setan Kredit,” timpal Indro “Warkop”.

warkop-dkiFilm Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1 menghadirkan Abimana Aryasatya sebaga Dono, Tora Sudiro sebagai Indro, dan Vino G Bastino sebagai Kasino.

Dalam kisahnya, Dono yang diperankan oleh Abimana Aryasatya, Kasino yang diperankan oleh Vino G. Bastian dan Indro yang diperankan Tora Sudiro adalah personil lembaga swasta bernama CHIIPS (Cara Hebat Ikut-Ikutan Penanggulangan Sosial) tengah dilanda masalah.

Namun, alih-alih menjalankan tugas melayani masyarakat, ketiganya justru membuat kekacauan yang berujung denda Rp 8 miliar. Kekacauan berawal dari aksi konyol mereka, mulai dari salah mengira gerombolan begal, menghancurkan lapak dagang pedagang makanan hingga merusak pameran lukisan seniman aliran abstrak beserta karya-karyanya.

Tak terima dengan perbuatan Dono, Kasino dan Indro, para korban melapor pada pihak berwenang dan sukses menyeret ketiganya ke meja hijau. Hakim Ketua yang diperankan oleh Agus Kuncoro yang sangat emosional saat itu memutuskan memberi hukuman denda Rp 8 miliar atas perbuatan mereka atau hukuman penjara 10 tahun.

Indro Warkop: Komedi itu Serius
Indro Warkop: Komedi itu Serius

Dikarenakan bingung tak memiliki sepeser Rupiah pun, Dono, Kasino dan Indro akhirnya meminta bantuan pada paman Dono (Tarzan), yang ternyata mengidap demensia. Namun bukannya mendapat bantuan, sang paman justru menimbulkan masalah baru. Belum lagi tingkah sang bos CHIIPS (Ence Bagus) yang membuat masalah menjadi-jadi.

Nah, saat di tengah rasa putus asa, Dono mengajak dua rekannya ngepet. Namun ide konyol itu ditolak mentah-mentah lantaran tak rasional. Dibantu Sophie yang diperankan Hannah Al Rasyid, personil CHIIPS asal Prancis, ketiganya berusaha mencari cara mendapatkan uang. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY