Gulalives.co, SEMARANG – Berbicara Jawa Tengah, kita pasti ingat dengan wisatanya. Namun selain wisata, ada banyak kuliner khas yang perlu diketahui. Berikut 38 kuliner khas Jateng yang wajib Anda coba

1. Tempe Mendoan Banyumas

MendoanMendoan adalah salah makanan khas Jawa Tengah daerah Banyumas. Banyumas yang terkenal dengan wisata alam Baturaden, terkenal dengan mendoan. Mendoan dibuat dari tempe yang cukup lebar, kemudian dilumuri dengan tepung yang sudah dicampuri bumbu khas, lalu digoreng tidak sampai kering atau mendo. Biasanya mendoan disajikan dengan sambal khas atau cukup dengan cabe rawit (nyigit).

2. Telur Asin

telur-asin-brebes-masirSiapa yang pernah berkunjung ke Brebes? Disepanjang jalan pantura di daerah Brebes, berjajar toko telur asin. Itulah salah satu makanan khas Jawa Tengah di Brebes. Brebes memang sentra penghasil telur bebek terbesar di Jawa Tengah. Selain rasanya yang enak, telur asin juga kaya akan gizi seperti protein dan vitamin. Cocok banget buat sobat yang mau ngasih oleh-oleh setelah berwisata.

3. Brekecek khas Cilacap

Brekecek khas CilacapApalagi ini, dari namanya mungkin terdengar aneh. Padahal kalau sobat udah dikasih brekecek, dijamin akan ketagihan. Brekecek adalah makanan khas Jawa Tengah Daerah Cilacap. Cilacap yang terkenal dengan Teluk Penyu dan Nusakambangan memang terkenal dengan hasil lautnya. Brekecek dibuat dari bahan utama yaitu ikan pathak atau ikan jahan. Kalau sobat pernah nyobain rica-rica, rasanya hampir-hampir seperti itu.

4. Sroto Purbalingga

srotoDari namanya pasti sudah tahu dari daerah mana, makanan satu ini sangat khas Purbalingga. Sroto sebutan daerah Purbalingga untuk Soto menjadi satu yang terlaris karena memiliki cita rasa tersendiri dibandingkan dengan yang lain. Satu ciri khas sroto Purbalingga adalah taburan kacang dan kerupuk putihnya. Oleh karenanya ada satu jenis Sroto Purbalingga paling terkenal adalah Sroto Kriyik, sebab kalau dimakan bunyi kriyik-kriyik.

5. Sup Senerek

Sup SenerekSup Senerek adalah makanan khas Jawa Tengah untuk daerah Magelang. Katanya neh, sup senerek ini sudah ada sejak zaman belanda. Waw, berarti sudah ada sejak zaman nenek moyang kita dong. Kuliner satu ini memang khas banget untuk daerah dingin seperti Magelang dan paling enak kalau disantap selagi panas. Ini beberapa rumah makan yang menyajikan menu Sup Senerek seperti Rumah Makan Pak Parto di Pertokoan Rejo Mulyo C no 12, Jalan Ikhlas serta warung senerek Bu Atmo di Jalan Mangkubumi.

6. Mangut Beong

Mangut BeongMasih kuliner khas Magelang, yaitu mangut beong. Sejenis ikan lele tapi bukan lele, terus apa dong? Cobain sendiri aja ya sobat.hehehe. Hidupnya beong di sungai-sungai dan merupakan ikan khas sungai progo. Jika dirasakan, dagingnya kurang lembut dan tidak mudah hancur. Katanya lagi sobat, ikan beong sangat kaya kandungan protein. Kalau mau mencoba langsung mangut ikan beong khas Kota Magelang, langsung saja sobat ke sekitar borobudur-salaman, yaitu desa Bumen, kelurahan Kembanglimus.

7. Dawet Ireng Purworejo

Dawet Ireng PurworejoDawet ireng adalah salah satu makanan khas Jawa Tengah daerah Purworejo. Berbeda dengan dawet pada umumnya yang berwarna hijau, sesuai dengan namanya dawet ireng berwana ireng atau hitam. Warna hitam pada cendol berasal dari pewarna alami berupa abu bakar jerami yang dicampur dengan air dan dicampurkan dalam pembuatan cendol. Rasa dawet ireng sendiri sangat lezat dan memiliki manfaat untuk mengatasi panas dalam.

8. Tahu Petis

tahu petisTahu petis adalah makanan khas Jawa Tengah daerah Semarang. Tahu petis bisa dihidangkan untuk lauk maupun sebagai cemilan. Dinamakan tahu petis karena berbahan dasar tahu pong yang digoreng dan disajikan dengan bumbu petis berupa saus hitam.

9. Sego Liwet

nasi liwetSego Liwet atau nasi liwet biasa ditemukan di daerah Solo Jawa Tengah. Makanan satu ini sangat khas Solo, terbuat dari beras yang diliwet yaitu dimasak dengan santan, garam, serai dan diberi daun salam. Ditambah lagi dengan lauk berupa ayam dan telur, makin menambah nikmat dan gurih sajian nasi liwet solo.

Nasi liwet ini, pada dasarnya adalah sajian nasi. Tapi nasi nya dimasak dengan cara berbeda, sehingga menghasilkan citarasa yang lezat pula. Nasi liwet ini dimasak dengan dengan kaldu ayam yang membuat nasi terasa gurih dan beraroma lezat.

Nasi Liwet ini biasanya dicampur dengan sayur labu siam yang dimasak sedikit pedas, kemudian menggunakan dipadu dengan lauk seperti telur.  Biasanya nasi liwet ini juga diberi taburan daging ayam suwir dan disajikan dengan daun pisang yang dipincuk.

10. Sambel Lethok

Sambel LethokSambel lethok atau sambel tumpang adalah sambel yang dibuat dari tempe yang hampir membusuk. Jangan ditanya rasanya sobat, rasanya sangat enak dan bikin ketagihan. Biasanya, sambel tumpang atau lethok di sajikan bersama dengan makanan yang seperti tahu, tempe, kikil, bubur dan lainnya. Oya, sambel lethok ini adalah makanan khas daerah Boyolali Jawa Tengah. 

11. Tahu Susu

Tahu Susu Masih dari kawasan Boyolali, satu yang sangat terkenal dari Boyolali adalah susunya. Susu sapi sebagai komoditas utama daerah Boyolali, sehingga tidak heran banyak olahan yang berbahan dasar susu seperti tahu susu salah satunya. Berbeda dengan tahu kebanyakan yang terbuat dari kedelai, tahu susu benar-benar terbuat dari susu. Susu pertama dari sapi yg baru melahirkan segera diambil dan dipisahkan karena masih kental lalu dikukus atau direbus.

12. Nasi Grombyang

makanan tradisional - nasi grombyang (palingindonesia)
makanan tradisional – nasi grombyang (palingindonesia)

Nasi grombyang adalah makanan khas daerah Pemalang. Dinamakan dengan grombyang karena dalam penyajiannya airnya sangat banyak daripada isinya atau dalam istilah Pemalang disebut dengan grombyang-grombyang. Untuk sobat yang belum tahu, Nasi grombyang seperti soto atau rawon.

13. Nasi Gandul Khas Pati

nasi-gandul2Nasi Gandul ini merupakan makanan khas dari daerah Pati, Jawa Tengah. Nasi Gandul ini dibuat dengan bahan dasar nasi uduk yang diberi kuah panas atau biasa disebut kuah gandul. Nasi ini biasanya disajikan diatas piring beralaskan daun pisang.

Jika Anda, para pecinta kuliner melihat Nasi Gandul ini, mungkin yang terlintas adalah sebuah makanan perpaduan antara soto dan gule. Nasi Gandul ini biasanya dimakan dengan lauk yang variatif seperti ati ampela, gorengan, telor. Anda akan menemui cara penyajian yang berbeda-beda dari setiap pembuatnya. Tapi mengenai citarasa, Nasi Gandul ini tetaplah bercitarasa khas Jawa. 

14. Sate Ambal Kebumen.

 

sate ambalAmbal merupakan suatu daerah di Kebumen, Jawa Tengah. Sate Ambal ini sangat khas. Berbeda dengan sate lain yang berbumbu kacang biasa, sate ini memiliki bumbu yang sedikit beda dan khas.

Bumbu yang dipake oleh sate Ambal adalah bumbu tempe. Iyah, bumbu ini terbuat dari tempe, bawang putih, cabe merah, cabe rawit yang dihaluskan kemudian dimasak dengan air rendaman danging ayam. Bumbunya berwarna kuning tua dan sekilas terlihat seperti kuah masakan Padang. Jika ditanya mengenai citarasa, Anda pasti tidak akan kecewa. Pokoknya lidah bakal bergoyang saat memakannya.

15. Pindang Serani Khas Jepara.

Pindang Serani Khas JeparaSalah satu kabupaten di utara Jawa Tengah ini tidak mau kalah menyumbang masakan khas daerahnya. Di Jepara memang sangat terkenal dengan olahan lautnya, salah satunya adalah Pindang Serani ini.

Pindang Serani ini adalah sejenis makanan berkuah yang menggunakan bahan baku ikan laut. Bumbu yang diracik dalam mengolah Pindang serani ini akan menghasilkan perpaduan citarasa pedas, asem dan manis yang bakalan awer nempel dilidah Anda para pecinta kuliner.

16. Bandeng Presto Duri Lunak Khas Juwana, Pati.

Bandeng Presto Duri Lunak Khas Juwana, PatiMungkin banyak orang yang beranggapan bahwa Juwana adalah nama Brand Bandeng Presto yang sering dijual. Tapi ternyata Juwana adalah nama daerah yang menjadi asal dari Bandeng Presto Duri Lunak ini. Bandeng ini dimasak dengan bumbu bawang putih, kunyit dan garam kemudian di presto atau dimasak dalam uap air yang dengan tekanan tinggi dengan cara meletakan bandeng ini dalam panci berisi air kemudian ditutup rapat.

17. Lumpia Khas Semarang.

Gambar via: 1080.plus
Gambar via: 1080.plus

Bisa jadi Anda sudah sering menemukan masakan lumpia dimana-mana, bahkan mungkin kalian juga bisa membuatnya sendiri. Tapi lumpia khas Semarang ini memang memiliki citarasa yang sangat berbeda.

Lumpia Semarang biasanya berbentuk lebih besar dengan isian seperti seperti ayam, udang, bengkuang dan rebung. Anda bisa menikmati setelah digoreng sehingga menghasilkan kulit yang crispy atau biasanya disebut lumpia kering, bisa juga menikmatinya dengan membiarkan kulitnya tanpa digoreng atau biasanya disebut lumpia basah. Nah lumpia ini bisa dinikmati dengan saus kentalnya yang nikmati.

18. Buntil Khas Banjarnegara.

Buntil Khas BanjarnegaraSelain dawet ayunya yang fenomenal, Banjarnegara juga memiliki kuliner khas daerahnya yaitu buntil. Buntil ini merupakan makanan yang terbuat dari daun talas atau daung singkong sebagai pembungkusnya dan kemudian memiliki isi parutan kelapa muda yang dicampur dengan bumbu khusus (bawang, cabai, lengkuas, asam, garam,bumbu pedas) dan dicampur ikan teri. Biasanya dipadu dengan kuah kuning kental yang membuatnya semakin nikmat. Menikmati buntil ini dengan nasi panas bakalan membuat Anda habis berpiring-piring dan gagal diet.

19. Geblek Sambel Kacang Khas Purworejo.

Geblek Sambel Kacang Khas PurworejoPurworejo adalah sebuah kabupaten tempat kelahiran beberapa pahlawan bangsa ini seperti Ahmad Yani dan Wr. Supratman. Di kabupaten ini memiliki makanan khas yaitu Geblek. Geblek terbuat dari tepung singkong kemudian adonannnya dibuat bulat-bulat kecil dan disatukan menjadi satu bulatan besar dan digoreng garing. Karena bentuknya yang bulat-bulat seperti gelang, orang-orang biasanya menyebutnya dengan nama gelangan. Makanan ini sangat lezat jika dinikmati saat panas dan dipadukan dengan bumbu kacang. Bakalan makan terus sampe habis pokoknya.

20. Timlo Solo.

TimloKuliner khas dari Solo lainnya adalah Timlo. Makanan ini juga sudah terkenal dari Solo, apalagi ada salah satu band humor yang menggunakan nama Timlo sebagai nama band nya, dan band ini sempat menghiasi layar televisi nasional beberapa waktu yang lalu. Dari segi tampilannya masakan timlo ini mirip dengan soto, yaitu memiliki kuah bening. Untuk pelengkapnya, masakan Timlo Solo ini ada sosis ayam yang dipotong-potong. telur ayam pindang dan juga irisan jeroan ayam, seperti ati dan ampela. Penyajiannya ada yang langsung digabung degan nasi putih ada pula yang dipisah. Kalau dipisah diatas nasinya ditaburi bawang goreng. Salah satu Warung Timlo Solo yang selalu ramai dikunjungi adalah Warung Timlo Sastro yang lokasinya di timur Pasar Gede Solo. Warung ini buka tiap hari pukul 7 pagi.

21. Tengkleng Solo.

via www.tokomesin.com
via www.tokomesin.com

Kalau anda menyukai kuliner dari kambing, anda pasti suka dengan makanan Tengkleng, apalagi yang khas Solo ini. Tengkleng merupakan olahan daging kambing yang menyerupai gulai kambing namun kuahnya tidak memakai santan. Dahulu, masakan tengkleng ini terkenal sebagai makanan rakyat jelata, karena justru dalam masakan ini tidak menggunakan daging kambing, namun menggunakan bagian dari kambing seperti tulang belulang, kepala, usus, jerohan, kaki kambing dll. Namun saat ini masakan tengkleng juga termasuk makanan yang mewah, karena nyatanya harganya yang tidak murah.

Kenikmatan makan makanan tengkleng adalah dengan menggerogoti daging yang menempel pada tulang, meskipun tersisa sedikit. Kasakan tengkleng SOlo yang paling terkenal adalah tengkleng yang ada di pasar Klewer yaitu Tengkleng Ibu Edi. Warung ini tepatnya berada di samping gapura Pasar Klewer dekat dengan Alun-alun utara Keraton Surakarta.

Untuk menikmati Tengkleng buatan Ibu Edi ini juga tidaklah mudah,karena lokasinya yang sempit dan antrinya yang banyak. Lokasinya bahkan tidak ada tulisannya sehingga membuat bingung bagi pengunjung yang pertama kali mendatanginya. Tempat duduknya juga hanya meja kursi sederhana. Tetapi jangan tanya rasa masakannya. Warung ini sudah sangat terkenal enaknya. Rasanya sedap dan tidak bau prengus kambing. Warung Tengkleng Bu Edi Biasanya buka jam 1 siang, namun dalam tempo 2 jam sudah habis.

22. Wedangan

WedanganWedangan merupakan warung khas Kota Solo yang menyediakan makanan khas nasi kucing. Dinamakan nasi kucing karena memang porsinya mirip porsi makanan kucing, yaitu sedikit nasi, sambal dan bandeng yang hanya secuil. Pada perkembangannya lauk yang digunakan tidak hanya bandeng saja namun ada juga teri dan juga oseng.

Di warung angkringan biasanya juga menyediakn berbagai macam lauk dari mulai mendoan, tahu, sate telur, sate usus, sate uritan, sate kulit sapi dll. Minumannya pun juga beragam dari teh, jeruk, kopi, jahe dll. Penjual wedangan atau angkringan sangat mencolok dibanding warung yang lainnya. Kekhasan mereka adalah dengan menggunakan gerobak, memasang tenda dan teko yang unik.

Wedangan di Kota Solo sering disebut dengan HIK atau singkatan dari Hidangan Istimewa Kampung. Wedangan tidak hanya ditemukan di Solo, namun juga hampir di setiap tempat di Jawa tengah, terutama adalah Solo dan Yogyakarta. Menurut salah satu sumber, penjual wedangan sebenarnya awalnya banyak berasal dari Klaten.

Mereka berasal dari Cawas yang merantau ke Kota Yogyakarta yang pada waktu itu merupakan tempat yang tandus sehingga sektor pertanian sangat kurang menguntungkan. Adalah Pak Pairo yang mengawali sebagai penujual angkringan di Yogyakarta. Kesuksesannya kemudian ditiru oleh warga lainnya untuk membuka warung serupa di Yogyakarta dan Solo.

Ada banyak sekali warung HIK atau angkringan di Solo, misalnya adalah angkringan di Jl. Banyuanyar Selatan No. 22b Solo yang buka mulai pukul 17.00 WIB. Di sekitar kampus ISI Solo juga ada wedangan yang juga ramai dikunjungi pembeli. Warung ini berada di bawah gapura ISI Solo yang berbentuk kapal, sehingga Hik ini dikenal dengan HIK kapal STSI ( STSI merupakan nama sebelum berubah menjadi ISI).

23. Bakso Solo

Bakso Solo. (Foto: IST)
Bakso Solo. (Foto: IST)

Daerah anda ada warung bakso yang meyebut dengan bakso Solo ? Ya, bakso dari Solo memang terkenal dimana-mana. Rasanya yang gurih dan kuahnya yang sedap menjadi andalannya. Konon katanya, penjual bakso Solo ini awalnya adalah dari warga Wonogiri. Wonogiri adalah salah satu kabupaten di sekitar Solo dan dulunya masuk dalam karesidenan Surakarta / Solo.

Sehingga banyak warga Wonogiri di luar daerah yang menyebut mereka orang Solo daripada Wonogiri. Bakso yang nikmat dan terkenal di Kota Solo diantaranya adalah : Bakso Pawirorejo (Komplek Pasar Gedhe), Bakso Remaja (Selatan Pasar Singosaren), Bakso Alex (Jl. Yosodipuro), Bakso Titoti (Jl. Honggowongso).

24. Tahu Gimbal Semarang

tahu gimbalPedagang tahu gimbal di Semarang banyak terdapat di sekitaran Taman KB, depan SMA 1 Semarang, Jalan Menteri Supeno. Makan tahu gimbal disini bisa sekalian ‘ngadem’ di taman. Pilihan lain ialah di sekitaran Masjid Baiturrahman, Simpang Lima Semarang. Namun sajian Tahu Gimbal yang terkenal ada di Plampitan. Buka siang hari dan tutup pukul 21.00 WIB.  Hanya saja, warung “Lumayan” ini bisa tutup cepat jika sudah habis. Harga rata-rata Rp8000- Rp10.000.

25. Bakso Wonogiri

Bakso Wonogiri. (Foto: Cerita Kampungku)
Bakso Wonogiri. (Foto: Cerita Kampungku)

Sama halnya dengan bakso Solo, hidangan bakso ini berasal dari Wonogiri, bentuknya lebih kecil dari bakso Malang dan tidak selengkap bakso Malang. Tetapi bakso Solo dan Wonogiri memiliki rasa khas sapi yang kuat. Bakso Wonogiri terdapat campuran irisan daging sapi atau tetelan. Pedagang bakso Wonogiri yang terkenal adalah Bakso Titoti dan Bakso raksasa.

26. Tahu Pong Semarang

tahu-pong-semarangTahu Pong enak dicamil, berwujud tahu goreng garing  dan gurih, yang dalamnya kosong (kopong). Karena itu dinamai tahu pong. Di Semarang, penjual tahu pong terkenal ada di Jalan Gajah Mada, berseberangan dengan Gereja Bethel. Tempat ini mudah dicapai dari Simpang Lima, berjarak  dua kali perempatan lampu merah.

Tahu Pong enak dimakan saat panas, dicocol petis udang yang encer, berteman acar dan ulegan kasar cabai hijau. Biasanya tahu pong disajikan dengan gimbal udang dan telur bulat yang digoreng. Kemudian dimakan  dengan cocolan petis tersebut. Harga satu porsi berisi 6 tahu pong ialah Rp6000 saja. Tapi jika ingin versi lengkap tahu pong, gimbal udang dan telor, siapkan Rp12 ribu untuk seporsinya.

27. Nasi Thiwul Wonogiri

Dua kuliner tradisional khas yang sampai kini masih terus lestari, yaitu nasi tiwul dan jangan ndeso alias jangan lombok.

Kedua kuliner khas Wonogiri itu sangat populer di daerah asalnya dan masih dinikmati masyarakat setempat sebagai menu sehari-hari. Bahannya sederhana dan mudah didapat, sementara cita rasanya tak kalah nikmat dari masakan-masakan khas Nusantara lainnya.

Nasi tiwul yang menjadi salah satu makanan utama di Wonogiri lahir di masa penjajahan Jepang. Saat itu nasi merupakan barang mewah. Untuk menyiasatinya, masyarakat kemudian mengganti nasi dengan singkong yang banyak ditanam di Wonogiri. Muncullah nasi tiwul.

Setelah masa penjajahan usai, nasi tiwul masih menjadi makanan pokok di Wonogiri. Namun, saat ini, nasi tiwul tidak lagi didominasi oleh singkong. Masyarakat mengolahnya dengan campuran beras sehingga ketika sudah masak, nasi tiwul memiliki dua warna, yaitu putih dan coklat muda. Bulir-bulir tiwul berukuran lebih kecil daripada bulir-bulir nasi.

28. Sate Kambing Muda Balibul dan Batibul

sateSalah satu makanan khas Tegal yang menjadi primadona kuliner di Tegal adalah sate kambing muda. Daging kambing identik dengan teksturnya yang kenyal, namun tekstur ini sangat tergantung pada usia kambing. Semakin muda usianya maka semakin empuk teksturya. Karena itu sate kambing Tegal banyak memakai daging kambing atau domba muda. Penggunaan daging kambing muda ini telah menjadi ciri khas sate Tegal. SebutanBalibul itu didapat dari singkatan “bawah lima bulan”. Sedangkan Batibul itu merupakan singkatan dari “bawah tiga bulan”. Kebanyakan warung sate kambing di Tegal yang menjadi favorit masyarakat Tegal pastinya menyediakan sate kambing Balibul atau sate kambing Batibul.

29. Nasi Lengko Tegal

Nasi Lengko TegalMasih berada dari Kota Tegal, selain sauto atau soto dengan bumbu tauconya masih ada lagi kuliner Tegal yang tidak boleh kita lewatkan adalah Nasi Lengko. Nasi lengko ini merupakan makanan salah satu makanan khas dari Kota Tegal yang bisa dengan mudah kita jumpai di warteg-warteg. Namun kalau kita menikmati nasi lengko ini di Warma Pi’ An rasanya akan lebih nikmat dan berbeda.

30. Nasi Megono Pekalongan

Nasi MegonoSarapan wajib orang Pekalongan, Sego Megono. Temannya, tempe goreng dan teh manis panas. Megono adalah nangka muda yang diiris kecil-kecil. Banyak dijual di pagi hari sebagai sarapan, tapi selain itu bisa juga disantap sebagai makan siang ataupun makan malam. Penjual sarapan megono ini bisa dikatakan ada di  tiap sudut gang sampai di pinggir jalan besar.

Variasi menu lainnya yang tak bisa ditemukan di kota lain adalah bubur lodeh, bubur dengan kuah sayur nangka. Pada malam hari, penjual sego megono bisa ditemukan di warung-warung tenda lesehan yang biasa disebut LSM (lesehan sego megono). Bedanya terletak pada lauknya. Sego megono untuk makan malam biasanya ditemani pilihan lauk yang lebih beragam,  seperti cumi hitam, ikan pindang goreng, ayam goreng, ayam bakar, dan sebagainya.

Megono sendiri merupakan singkatan dari mergo dan ono atau kalau diIndonesiakan menjadi Sebab dan Ada. Beberapa lauk yang harus ada di makanan khas Pekalongan ini seperti nangka muda kukus dan kelapa muda. Inilah ciri khas dari Sego megono Pekalongan yang berbeda dengan megono dari daerah lain.

Kuliner Pekalongan ini merupakan makanan khas Pekalongan yang sangat populer dan keberadaannya selalu dicari oleh para pengunjung maupun penduduk lokal Pekalongan sendiri. Padahal sego megono bukanlah kuliner Pekalongan yang mewah, malah kebanyakan berada di pinggir jalan. Inilah nikmatnya menikmati makanan khas Asli Pekalongan ini.

Cara membuat sego megono terbilang mudah, nangka mudah dicincang terlebih dahulu seblum dikukus. Setelah nangka matang dan lunak, dicampur dengan parutan kelapa dan bumbu khusus. Cara menyajikannya, sepiring nasi dan langsung di taburi dengan megono. Jika berminat dengan lauk lain seperti telur atau orek tempe juga bisa. Coba saja sobat, makanan khas Pekalongan yang enak ini.

31. Garang Asem Pekalongan

garang asemGarang asem merupakan makanan khas Pekalongan yang sudah menjadi makanan yang cukup mewah. Beberapa restoran besar di Jakarta menyediakan menu garang asem dengan harga yang cukup mahal. Garang asem dibuat dari tetelan daging sapi  dan disiram dengan kuah yang rasanya asam namun nikmat dan segar. Pada kuah garang asem biasanya terdapat beberapa potongan buah tomat. Selain tetelan daging, didalamnya juga teradpat jeroan sapi, daging ataupun telur ayam. Garang asam enak disantap dengan rasa pedas.

32. Tauto atau Soto Tauco

soto-tauto-pekalongan_crysthy.blogspot.com_-900x605Makanan khas Pekalongan lainnya yang tidak kalah enak dan terkenalnya adalah tauto atau soto tauco. Tauto ini sebenarnya sejenis soto namun menggunakan bumbu tauco sebagai bahan penyedap utamanya. Tauco yang digunakan adalah tauco yang berasa manis. Isi masakan khas Pekalongan ini sangat lezat, terdiri dari daging sandung lamur, emping dan telur rebus. Makin nikmat dan harum karena di atasnya ditaburi dengan bawang goren, perasan jeruk nipis dan potongan daun seledri.

Soto tauco kuliner Pekalongan, biasanya disajikan dengan daun bawang, mie bihun, bawang merah dan kuah enak soto baru kemudian ditambah kuah tauto, yaitu kedelai yang terlebih dahulu dimasak baru kemudian dihaluskan. Adanya kuah dengan bumbu kedelai pasti menambah citarasa soto Tauco khas Pekalongan.

33. Gethuk Cassava dan Keripik Singkong Presto Salatiga

Gethuk Cassava dan Keripik Singkong Presto SalatigaPopularitas Gethuk Kethek di Salatiga tampaknya turut membawa berkah bagi usaha kuliner serupa. Sekarang mulai bermunculan produk gethuk yang tampilannya mirip dengan Gethuk Kethek, baik dari yang memiliki merek sendiri maupun yang dijual kemasan tanpa merek di pasar atau toko-toko kue. Salah satu merek gethuk Salatiga yang sedang naik daun adalah Gethuk Cassava.

Dari segi rasa dan tampilan, Gethuk Cassava tak jauh beda dari Gethuk Kethek. Gethuk Cassava juga terbuat dari bahan singkong pilihan, kelapa parut, gula, garam, dan essence vanili untuk menambah citarasa dan aroma. Singkong dikukus dan ditumbuk halus bersama dengan bahan-bahan lainnya. Adonan gethuk lantas dicetak membentuk balok-balok kecil.

34. Kelo Mrico / Jangan Mrico

Kelo MricoKelo Mrico adalah masakan berkuah kuning berbahan dasar ikan laut segar dengan bumbu-bumbu sederhana dengan rasa sedikit pedas. Warung Kelo Mrico yang cukup terkenal ialah warung Bu Wadji di komplek Pelabuhan Karanggeneng Desa Tasik Agung Kecamatan Kota Rembang.

Kelo Mrico sebenarnya semakin masakannya pedas, cita rasanya akan semakin lebih enak karena jika yang menikmati kuliner ini bukan orang pesisir biasanya akan sangat asing karena rasanya yang sangat amis. Untuk itu rasa pedas akan menutupi rasa amis tersebut. Tapi jika anda pecinta kuliner ikan laut pasti akan sangat memfaforitkan Kelo Mrico untuk dijadikan referensi kuliner terenak di dalam list anda.

35. Sirup Kawista

DIGITAL CAMERA

Sirup Kawista diolah dari buah kawis yang berbentuk menyerupai buah jeruk namun berukuran besar dan memiliki kulit luar yang keras seperti batok kelapa. Buah Kawis sendiri diyakini hanya bisa hidup di Rembang saja. Jika tanaman Kawis ditanam di luar kota Rembang tidak akan bisa berbuah karena memang buah kawis hanya bisa tumbuh dan berbuah di daerah pesisir tertentu bahkan tidak semua kawasan pesisir bisa ditanami buah kawis. Sirup Kawista bisa diperoleh di toko oleh-oleh di Rembang.

Demikian ulasan singkat tentang beberapa Kuliner Khas Kota Rembang yang memiliki keunikan sendiri dibanding kuliner di daerah yang lain. Jangan lupa jika anda mampir di kota Rembang untuk menyempatkan mencicipi Kuliner Khas Rembang ini.

36. Mangut Ndas Manyung

Kepala Manyung Gulalives1Mangut Ndas Manyung adalah masakan khas daerah Kabupaten  demak  dari khas Kabupaten Demak. Bagi yang gemar menyantap makanan pedas. bisa mencoba Mangut Ndas Manyung. Pasalnya, olahan masakan berbahan dasar Ndas Manyung (kepala ikan manyung) itu memiliki rasa sangat pedas.

37. Mie Ongklok Wonosobo

Mie OngklokMi ongklok adalah mi rebus khas kota Wonosobo dan sekitarnya. Mi rebus ini dibuat dengan racikan khusus menggunakankol, potongan daun kucai, dan kuah kental berkanji yang disebut loh. Mi ini banyak dijajakan di berbagai warung dan rumah makan di kota tersebut. Pendampingnya biasanya adalah sate sapi, tempe kemul, serta keripik tahu.

Ternyata karena sebelum disajikan mie ini diramu dengan sayuran kol segar dan potongan daun kucai. Kol dan daun kucai merupakan sayuran khas Wonosobo. Kucai sendiri adalah daun yang terkenal sebagai penurun darah tinggi.

Ongklok adalah semacam keranjang kecil dari anyaman bambu yang dipakai untuk membantu perebusan mi. Penggunaan alat bantu ini khas daerah setempat sehingga diberikanlah nama mi rebus ini sesuai dengan alat tersebut.

Kemudian setelah dicampur di sebuah gayung dari bambu, campuran mie dan sayuran tadi dicelup-celupkan selama beberapa menit di air mendidih, dan cara inilah yang disebut diongklok. Mie yang secara berulang-ulang dicelupkan di air mendidih. Dan cara pembuatan mie yang seperti ini hanya ada di Wonosobo.Hanya beberapa menit, mie dan campuran sayuran tadi ditaruh di mangkuk dan diguyur kuah. Kuah mie ongklok inilah yang terkenal khas. Kuahnya berasal dari pati yang dicampur gula jawa, ebi, serta rempah. Supaya rasanya lebih maknyus, mie ongklok diguyur juga oleh bumbu kacang.

38. Es Dawet Ayu Banjarnegara

Es Dhawet Ayu BanjarnegaraDawet Ayu adalah minuman khas dari Kabupaten Banjarnegara. Dawet Ayu mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional. Es Dawet Ayu Asli Khas Banjarnegara lezat serta segar dan sangat cocok diminum pada cuaca panas, es dawet dapat diminum panas atau pun dingin dengan menambahkan es batu. Rasanya yang segar, inilah keistimewaan serta keunikan minuman tradisional khas Banjarnegara yang satu ini. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY