Gulalives.co, JAKARTA – Pemain dan aktor film laga Jackie Chan akhirnya mendapatkan piala Oscar. Bersama beberapa sineas lain, aktor asal Hong Kong ini mendapat penghargaan berupa Honorary Oscar (Oscar Kehormatan) yang dianugerahi oleh Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS).

Sebagaimana dikutip Gulalives.co dari laman The Wrap pada Senin (5/9/2016), karier panjang Chan di industri perfilman menjadikan pria berusia 62 ini layak mendapatkan Honorary Oscar.

“Ia bermain –terkadang juga menulis, menyutradarai, dan memproduseri– lebih dari 30 judul film silat di Hongkong. Sejak Rumble in the Bronx (1996), ia telah menggapai kesuksesan di tingkat dunia dengan film Rush Hour, Shanghai Noon, Shanghai Knights, Around the World in 80 Days, The Karate Kid, dan seri animasi Kung Fu Panda,” demikian sebagian isi dari rilis pers AMPAS.

jackSebelum meraih oscar, ini perjalanan panjang Jackie Chan, diringkas dari Biography.com. Jackie Chan lahir di Hong Kong pada 7 April 1954. Pada umur 7 ia mulai mempelajari beberapa hal yang kelak menjadi penyebab kesuksesannya yaitu bela diri, drama, akrobat, dan musik. Selama 10 tahun ia dididik secara keras, dengan hukuman badan jika melakukan performa buruk.

Pada umur 8, aktor bernama asli Chan Kong-sang ini bermain dalam film perdananya, Big and Little Wong Tin Bar (1962). Pada 1971, Chan bekerja sebagai pemeran pengganti dalamFist of Fury yang dibintangi aktor legendaris Hong Kong, Bruce Lee.

jackie-chanJackie dianggap sebagai salah satu penerus Bruce Lee, yang meninggal pada 1973. Alih-alih menirukan gaya khas Lee, Chan lebih memilih mengembangkan gaya bela diri sendiri, yang dipadukan dengan unsur komedi. Unsur tersebut ia tambahkan karena terpengaruh Buster Keaton, aktor komedi Hollywood zaman film bisu.

Kemudian pada tahun 1978, genre ‘kung fu komedi’ ala Jackie Chan mulai memanaskan dunia perfilman Hong Kong. Dimulai dari Drunken Master (1978), The Fearless Hyena (1979), Half a Loaf of Kung Fu (1980), dan The Young Master (1980).

Kesuksesan dimulai, Chan menjadi aktor dengan bayaran termahal di Hong Kong dan seantero Asia. Dalam filmnya, ia tak hanya jadi bintang utama. Produser, sutradara, bahkan pengisi lagu tema pun kerap ia jalani sekaligus dalam satu film.

Jackie-Chan1Totalitas itu ditambah dengan fakta kalau ia selalu melakukan adegan berbahaya sendiri, tidak menggunakan pemeran pengganti. Ia sampai mengklaim sudah mematahkan hampir seluruh tulang di badannya. Saat memfilmkan Armor of God (1986), tulang tengkorak suami Joan Lin ini retak setelah jatuh dari ketinggian 12,2 meter, ketika berusaha lompat dari sebuah gedung ke ranting pohon di bawahnya.

Awal 1990-an, Chan mencoba genre baru yaitu drama kriminal Crime Story (1993). Saat itu ia belum dikenal luas di Amerika, tapi di Asia ia sudah seperti raja, bersama aktor top Hong Kong lain seperti Jet Lee, Jimmy Lin, dan Andy Lau. Tingkat kepopuleran Chan membuat makin banyak penonton Amerika yang menaruh perhatian.

Sebenarnya, pada awal 1980-an Chan sudah mencoba peruntungan di Hollywood lewatThe Big Brawl (1980) dan The Cannonball Run (1982), namun tidak sukses. Baru pada 1996Rumble in the Bronx sukses mendapatkan USD10 juta di pekan perdananya, menjadi film nomor satu di Amerika Utara pada pekan tersebut.

jackie-chan-will-honoured-lifetime-achievement-oscar-e1472886169888Tahun 1998, Chan mulai bermain dalam film yang berbahasa Inggris secara penuh, Rush Hour. Bersama aktor komedi Chris Tucker, mereka menjadi duet polisi yang bertugas menyelamatkan seorang anak duta besar. Kesuksesan Rush Hour melahirkan dua sekuelnya yang dirilis pada 2001 dan 2007.

Jackie Chan juga bermain dalam dua film yang juga sukses yaitu Shanghai Noon (2000) dan The Tuxedo (2002). Di tahun 2002 ia bisa menapakkan jejak pada Hollywood Walk of Fame. Selain berakting, ia juga mengisi suara dalam film lain yang sangat sukses yaitu film animasi Kung Fu Panda (2008) yang melahirkan beberapa sekuel, game, dan serial televisi.

Dengan deretan prestasi dan kemampuan menjalankan bisnis yang luar biasa, saat ini Jackie Chan adalah aktor dengan penghasilan tertinggi kedua sepanjang 2016 versi Forbes. Tahun ini ia sudah mendapatkan USD61 juta, hanya kalah sedikit dari Dwayne ‘The Rock’ Johnson yang ada di posisi satu dengan pendapatan USD64,5 juta. Selamat Jackie. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY