Gulalives.co, JAKARTA – Memiliki anak yang badannya berisi dan pipi chubby seringkali menjadi pusat perhatian bagi orang-orang disekitarnya bahkan tak jarang yang memberikan pujian. Selain itu, juga akan membuat anak tersebut semakin lucu. Walaupun demikian anak yang terlalu gemuk atau yang lebih dikenal dengan istilah obesitas pasti akan banyak menimbulkan masalah kesehatan di kemudian hari.

anak gemuk2Biasanya permasalahan ini yang membuat orang tua cemas, padahal pada umumnya penyebab obesitas pada anak karena diwarisi dari gen orang tuanya dan disertai dengan kesalahan dalam pengaturan pola makan yang kurang baik.

Penyebab obesitas pada anak yang seringkali dilakukan oleh orang tua tanpa disadari yang hanya akan memicu terjadinya gangguan kesehatan. Salah satu gangguan kesehatan yang dapat terjadi pada saat remaja adalah resiko terkena penyakit yang berkaitan pada jantung dan pembuluh darah seperti tekanan darah tinggi dan kencing manis.

Keadaan ini hanya akan membuat aktivitas pada anak terhambat dan tak menutup kemungkinan akan menyebabkan masalah kesehatan yang baru. Jadi, sebagai Orang tua sebaiknya melakukan pencegahan supaya berat badan pada anak tetap terkontrol. Obesitas atau kelebihan berat badan kini tak hanya dialami oleh orang dewasa, tapi juga anak-anak bahkan balita.

anak gemuk1Ketika masih anak-anak seringkali ibu memberikan makanan tambahan yang berkalori tinggi diikuti dengan paksaan Ibu yang memaksa anaknya untuk menghabiskan makanan walaupun sebenarnya anak tersebut sudah kenyang. Masuknya makanan yang berkalori tinggi dapat menyebabkan anak menjadi gemuk sedangkan anak yang kurang aktif beraktifitas dapat memicu terjadinya obesitas.

Selain itu, membiarkan anak untuk makan sesuai seleranya dapat menyebabkan pola makan yang tidak terkontrol sehingga memicu untuk terjadinya obesitas. Pada anak yang gemuk belum dapat dikatakan obesitas karena hanya dapat dinilai dari hasil pengukuran IMT (Indeks Massa Tubuh).

Berbagai studi juga telah membuktikan pengaruh obesitas pada anak yang dapat memicu berbagai penyakit kardiovaskular mulai dari penyakit jantung dan stroke di masa mendatang. Psikolog Naomi Soetikno mengatakan obesitas pada anak salah satunya dapat disebabkan kesalahan orangtua dalam mengasuh buah hatinya.

Penelitian menunjukkan, anak sulung dalam keluarga ternyata lebih cenderung lebih gemuk dibanding adiknya.
Penelitian menunjukkan, anak sulung dalam keluarga ternyata lebih cenderung lebih gemuk dibanding adiknya.

“Peranan orangtua membuat sang anak obesitas itu sangat besar. Banyak orangtua yang membiarkan anaknya makan apapun dan kapanpun agar tidak rewel, pada akhirnya anak banyak makan dan membuat lemak menumpuk menjadi obesitas,” ujarnya pada temu media ‘Yuk Main di Luar’ yang dihelat Nuvo, beberapa waktu lalu.

Anak, lanjut Naomi, juga akan meniru kebiasaan orangtua dalam hal apapun termasuk mengonsumsi makanan. Jika orangtua terbiasa mengonsumsi makanan tak sehat, maka anak akan mencontoh dan berpengaruh terhadap kondisi kesehatannya.

Penelitian menunjukkan, anak sulung dalam keluarga ternyata lebih cenderung lebih gemuk dibanding adiknya.
Penelitian menunjukkan, anak sulung dalam keluarga ternyata lebih cenderung lebih gemuk dibanding adiknya.

“Orangtua mau anaknya makan makanan sehat, tapi dirinya sendiri makan junk food tentu jangan berharap banyak anak akan nurut. Karena saat masa kanak-kanak fase yang berjalan adalah fase modelling,” imbuhnya.

Lalu, bagaimana pola asuh yang benar agar anak tak obesitas? Naomi mengatakan bahwa hal pertama yang harus dilakukan orangtua adalah memberi contoh yang baik. “Orangtua dulu yang menunjukkan bahwa mereka melakukan pola makan yg baik dan sehat. Tepat waktu, tepat jumlah, tepat jenisnya sehingga anak belajar dari orangtua,” tambahnya.

Kedua, bentuk suasana makan yang menyenangkan. Naomi menganjurkan agar anak dan orangtua membiasakan makan di meja makan sehingga bisa saling berdiskusi. “Kalau makan nggak di meja makan, yang ada anak ambil makanan di dapur lalu dia duduk di depan tv sambil menghabiskan. Itu tidak baik,” lanjutnya.

Penelitian menunjukkan, anak sulung dalam keluarga ternyata lebih cenderung lebih gemuk dibanding adiknya.
Penelitian menunjukkan, anak sulung dalam keluarga ternyata lebih cenderung lebih gemuk dibanding adiknya.

Selain itu orangtua juga sebaiknya tidak memberikan komentar negatif mengenai perilaku makan anak. Hal ini akan membuat suasana makan menjadi tidak menyenangkan.

“Misal anak ngemut langsung dipelototin atau dicubitin. Anak menjadi tidak nyaman saat makan dengan orangtua dan orangtua akan sulit mengawasi pola makan anak,” pungkas Naomi.

Tidur-lebih-cepat-cegah-kegemukan-pada-anakPenyebab lain yang menyebabkan obesitas seperti yang kami jelaskan diatas dimana tanda disadari seorang Ibu mengharuskan anaknya untuk menghabiskan makanan yang sebenarnya anak sudah kenyang. Hal ini hanya akan memicu terjadinya obesitas pada Anak.

Sebagai Orang tua seharusnya selalu menjaga pola makan yang baik dan teratur pada Anaknya. Agar tidak terjadi masalah kesehatan karena obesitas pada saat anak sudah remaja nanti. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY