Gulalives.co, SEMARANG – Bunda, Anda mungkin setuju bila dikatakan cinta saja tak cukup untuk sebuah perkawinan bahagia. Untuk menciptakan hubungan yang kuat, Anda harus menjadi komunikator handal. Sebagai tambahan, Anda membutuhkan rasa hormat, rasa sayang, rasa kepedulian, perhatian dan pemahaman satu dengan yang lain.

Hidup bersama berarti memberi dan menerima, juga berkompromi. Anda harus berusaha mencapai kesempatan bahwa Anda berdua harus rela menghilangkan satu atau dua kebiasaan yang kerap menjengkelkan. Hal ini akan membebaskan Anda dari situasi-situasi menekan yang dapat menghantui pernikahan dan membantu Anda belajar hidup bersama dengan bahagia.

Setelah pesta perkawinan usai digelar, jangan habiskan waktu Anda pada pekerjaan di luar rumah. Berikut 15 trik yang bisa dipraktekkan para istri agar suaminya merasa nyaman dan berada dalam rumah. Suami lebih sering kerja lembur dan berangkat kerja lebih pagi? Anda jangan langsung curiga kalau suami punya pacar di luar rumah.

Sebab, siapa tahu ada situasi dan kondisi yang membuat suami lebih memilih menghabiskan banyak waktu untuk bekerja, ketimbang bersama keluarga. Berikut enam cara yang dikutip dari berbagai sumber, agar suami Anda betah dirumah.

1. Jaga rumah selalu bersih dan rapi.

Tips Bersihkan Rumah Pasca Mudik
Tips Bersihkan Rumah Pasca Mudik

Perhatikan kebersihan dan kerapian rumah. Mintalah bantuan suami dengan penuh penghargaan untuk bersikap disiplin dan rapi. Misalnya dengan memintanya mengembalikan perkakas yang sudah digunakannya ke tempat semula.

Rumah Anda tidak perlu benar-benar bebas debu bak hotel bintang lima untuk dianggap sebagai istri teladan. Sebab, jika Anda memiliki anak, rumah pastinya bakal berantakan. Namun, pastikanlah agar lantai rumah tidak kotor karena bekas makanan, jangan menumpuk piring atau gelas kotor, dan kamar mandi tidak seperti toilet umum. Menurut sebuah studi, rumah yang bersih, terang, dan nyaman, terbukti mengurangi level stres serta meningkatkan kebahagiaan.

2. Jangan cemberut.

(Foto: Mirror)
(Foto: Mirror)

Memang benar bahwa hidup tidak semudah dalam impian. Namun, tidak berarti Anda selalu cemberut dan marah-marah di rumah. Pasanglah senyum di wajah, baju bersih, tubuh wangi, dan berikan kecupan untuk suami saat dia hendak pergi kerja dan ketika kembali ke rumah.

3. Malam kencan.

Via www.stylemagazin.hu
Via www.stylemagazin.hu

Jangan pernah melenyapkan agenda kencan berdua, meski sudah menikah dan memiliki anak. Berikan kejutan pada suami dengan membawanya makan malam romantis dua minggu sekali. Lalu, supaya kencan berjalan romantis, pastikan untuk menitipkan anak pada ibu atau ibu mertua Anda. Mereka tentunya tidak akan keberatan menjaga dan merawat cucu tersayang.

4. Sentuhan.

(Foto: Lifesetgo)
(Foto: Lifesetgo)

Mencium dan memeluk suami tidak perlu dilakukan saat pemanasan bercinta. Jangan sungkan mengekspresikan rasa sayang Anda setiap waktu. Hal yang demikian membuat suami merindukan dan menginginkan Anda saat dia sedang di luar rumah.

Nah, setiap kali ada kesempatan, ungkapkan rasa sayang Anda pada pasangan. Ulangi dari waktu ke waktu. Meskipun Anda tidak mendapatkan tanggapan yang jelas darinya pada pertama kali, dengan seringnya Anda mengungkapkan hal tersebut, dia pun akan semakin mengungkapkan perasaannya terhadap Anda.

5. Komunikasi dan perhatian.

(Foto: Datetricks)
(Foto: Datetricks)

Suami dan istri harus bisa mengomunikasikan segala hal, baik yang berkaitan dengan rumahtangga dan tidak. Jangan mengejutkan suami dengan rencana dadakan perjalanan bisnis di akhir pekan, sampaikan padanya jauh-jauh hari. Anjuran ini berlaku untuk semua perihal dalam rumahtangga Anda.

Tunjukkan perhatian Anda padanya secara pribadi, misalnya dengan cara memperhatikan penampilannya, pakaian yang digemari, atau parfumnya. Usahakan agar dia selalu keluar rumah dalam keadaan yang bersih. Hal ini akan membuatnya menjadi terbiasa bersih ketika sedang berada di dalam rumah.

6. Usahakan tetap tenang saat suami emosi.

Ciri wanita ingin dilamar, menembak
Cara terakhir adalah menembak pasangan yang belum juga menerima signal. Gambar via: www.huffingtonpost.com

Jika suami sedang emosi, usahakan tetap bersikap tenang dan tidak membalasnya, tapi di saat yang sama jangan juga mengabaikannya. Berikan dia waktu untuk mengeluarkan uneg-unegnya. Jika di waktu mendatang memang terbukti dia yang benar maka segeralah minta maaf. Sebaliknya bila dia yang salah, segera jelaskan situasi yang ada dengan tenang tanpa bersikap menyalahkan dan beri dia kesempatan berbicara.

Hindari memberi kritik terhadap suami, walaupun dia melakukan tindakan yang membuat Anda merasa kurang nyaman. Ubahlah perilaku tersebut dengan cara yang cerdas tanpa dia sadari. Lebih baik beritahu dia cara-cara yang menurut Anda cocok dan belajarlah bagaimana menjauhi tindakan yang bisa mengundang kritikan dari suami. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY