Gulalives.co, SEMARANG – Ketika memilih pasangan, pria tentu menginginkan wanita yang tulus mencintai mereka dan bersedia setia di masa-masa sulit maupun di masa yang menyenangkan. Begitu juga ketika mereka mengalami masa-masa sulit dalam hal keuangan.

Sayangnya, tak semua wanita siap berbagi masa-masa sulit dalam hal materi dan ekonomi. Ada wanita yang lebih peduli pada uang dan tebal tipis dompet pasangan dibandingkan dengan perasaan pasangannya.

Laki-laki matre
Laki-Laki Matre Kepada Wanita Sumber: www.hipwee.com

Hidup dengan jumlah uang tidak terbatas, tentu terasa menyenangkan. Segalanya pasti serba mudah, tanpa perlu pertimbangan dan pikir-pikir panjang. Siapa yang tidak ingin hidup kaya raya tujuh turunan. Namun, Anda harus ingat, mengejar harta dan kekayaan material tidak akan membuat Anda puas dengan diri sendiri dan bahagia menjalani kehidupan.

Siapa yang tidak kenal dengan istilah wanita matre? Ya, wanita matre adalah sebutan yang biasanya digunakan pada wanita yang mata duitan atau menyukai uang. Biasanya wanita matre adalah tipe wanita yang terlihat menarik dengan model pakaian terkini atau dengan barang bermerk. Dia biasanya terlihat menawan sehingga tidak jarang pria ingin mendekati atau memacarinya. Namun dibalik tampilannya yang mempesona bisa jadi wanita matre ini justru bisa mengecewakan anda dikemudian hari. 

cewek1Sikap wanita matre ini seharusnya bisa dihindari seorang pria dan sikap ini bisa digolongkan dalam sifat yang biasanya tidak disukai laki-laki. Wanita yang matre biasanya tidak banyak disukai pria setelah sang pria tau kebiasaannya. Sang pria biasanya akan memilih untuk mundur dan memilih wanita yang lain. Hal ini bisa jadi karena wanita matre adalah salah satu ciri calon pendamping hidup yang tidak baik dan tidak layak dijadikan cinta sejati.

Salah satu penyebab mengapa wanita matre cenderung tidak bahagia karena sikapnya yang tidak setia. Wanita matre cenderung tidak setia dan ia biasanya tidak memiliki ciri-ciri wanita setia. Mengapa? Karena ia akan gampang tergoda apabila ia mengenal pria yang lebih kaya daripada pasangannya. Ia akan mudah berpaling demi uang maupun kekayaannya. Hal inilah yang membuat para pria waspada terhapad wanita matre. Pria biasanya was-was jika ia memiliki seorang pasangan yang merupakan wanita matre karena ia juga pandai berbohong.

Sepatu-hak-tinggi-bisa-ngerem-hobi-belanjaBahkan, para wanita matre ini biasanya kan berusaha untuk memiliki gaya hidup glamor seperti kebanyakan orang kaya. Ia akan banyak menuntut pada pria yang menjadi pasangannya agar bisa mengikuti gaya hidup glamornya tersebut. Selain itu, wanita matre biasanya memiliki gengsi atau selera tinggi. Ia tidak akan mau diajak bertemu atau nongkrong ditempat sembarangan atau bila diajak oleh seorang pria biasa ia akan cenderung menolak. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga imej dirinya.

Sehingga berdasarkan kondisi ini, sebagaimana dilansir Gulalives.co dari laman Mens Fitness, Sabtu (27/8/2016), menurut peneliti di San Fransisco, AS, melakukan eksperimen terhadap sejumlah grup responden berusia dewasa. Mereka menemukan satu dari tiga wanita memiliki karakter diri matrealistis. 

Kemudian, responden diminta untuk menilai tingkat kepuasan setelah berbelanja, baik belanja bulanan, belanja kecantikan, dan belanja alat teknologi. Ternyata, mereka yang memiliki karakter matrealistis tidak pernah bahagia dan tidak merasakan nikmatnya berbelanja.

glamourMereka selalu kurang puas dengan apa yang mereka beli. Alhasil, mereka selalu ingin mengeluarkan banyak uang hingga merasa benar-benar bahagia. Peneliti pun menyimpulkan bahwa sifat matrealistis membuat seseorang kurang menghargai dan mensyukuri segala hal baik dalam kehidupan mereka.

Namun, perlu juga dibedakan, antara wanita matre dan realistis. Sebab menurut Motivator Mario Teguh, sesungguhnya, wanita yang baik tidak pernah matre. Mereka menanggung tugas untuk memastikan pendapatan suaminya bermanfaat sebaik-baiknya bagi keluarganya.

Ciri wanita ingin dilamar, mengajari cara membenahi keuangan
Membenahi ekonomi pasangan untuk bekal masa depan. Gambar via: www.thefiscaltimes.com

“Maka janganlah mempersulit tugas istri kita dengan malas bekerja, sehingga tidak menghasilkan pendapatan yang membebaskannya menata kehidupan keluarga dengan baik. Wanita yang baik tidak mengutamakan kemewahan, tapi kebebasan untuk hidup dengan sepenuhnya. Dan itu sama sekali tidak salah,”katanya.

Hanya laki-laki yang tersiksa oleh pilihan kekasih yang salah atau karena kemampuannya yang kecil, bahkan yang mencemooh wanita sebagai matre. Jangan mengatakan wanita itu matre, jika kita yang belum mampu, demikian kata Mario Teguh. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY