ID:49671164

Gulalives.co, SEMARANG – Dewasa ini, pubertas mulai mesti dihadapi teralu dini pada anak-anak berusia 8 dan 9 tahun. Mengapa hal tersebut terjadi dan risiko apa yang akan dihadapi pada pubertas dini ini?

Di Amerika Serikat, antara pertengah tahun 1800-an hingga 1960-an, rata-rata usia menstruasi bagi anak perempuan terjadi begitu cepat. Hal tersebut terjadi melintasi tiap tingkatan sosial, ekonomi, rasial, dan kelompok etnis.

puberLebih aneh lagi, berdasarkan penelitian medik terbaru, pubertas kini terjadi pada anak-anak perempuan Amerika-Afrika berusia enam tahun. Apa yang terjadi? Apa yang menjadi bahaya bagi pubertas dini tersebut?

Menurut National Institutes of Health, pubertas biasanya dimulai pada akhir usia 10 tahun pada kebanyakan anak-anak abad 19. Namun kini, rata-rata usia rentang 8 hingga 13 tahun untuk perempuan, dan 9 hingga 14 tahun untuk laki-laki.

Ratusan teori beranggapan hal tersebut dipengaruhi oleh nutrisi, psikologi, dan faktor lingkungan, namun tidak ada yang mampu menyimpulkan alasan mengapa hal tersebut terjadi.

Kita mungkin tidak mengetahui penyebab pubertas dini, namun kita mengetahui efek yang ditimbulkannya. Ketika pubertas dimulai pada usia 7 atau 8 tahun untuk anak perempuan, atau 9 tahun untuk anak laki-laki, ini disebut dengan pubertas dewasa sebelum waktunya. Dan hal itu menyebabkan sejumlah masalah.

pubertas diniPubertas dini menyebabkan Anda memiliki tubuh yang lebih pendek. Penelitian menunjukkan anak-anak yang tumbuh melonjak lewat pubertas ini, lempeng tulang mereka tidak bekerja dengan baik selama periode pertumbuhan nanti, dan menghasilkan tubuh yang pendek ketika dewasa. Pubertas dini juga mengarah pada diabetes type-2, asma, dan bahkan kanker payudara.

Hal mengkhawatirkan juga datang dari sisi psikologis. Anak-anak yang mengalami pubertas dini memiliki risiko stress yang lebih tinggi, depresi, dan sejumlah masalah psikologi lainnya. Penelitian menunjukkan pubertas dini menyebabkan anak-anak memiliki keaktifan yang lebih pada aktivitas seksual di usia mereka yang muda. Dan juga masalah lain terkait pola makan dan masalah kecanduan lainnya.

Hal yang menyedihkan adalah, pubertas dini menekan tubuh pada pertumbuhan fisik yang lebih dewasa sebelum otak siap untuk mengendalikannya. Psikolog menyarankan kepada para orang tua untuk lebih memperhatikan isu tersebut dan menjaga keterbukaan komunikasi.

pubertas“Sudah ada beberapa gadis sekolah dasar yang menunjukkan pubertas dini,” kata Dr Biro, seorang profesor pediatri di Rumah Sakit Anak Cincinnati Medical Center.

Ia mengatakan, pubertas tampaknya dimulai lebih awal pada anak perempuan, dan bahkan mungkin anak laki-laki. Bahkan, di Kaiser Permanente California Utara, dokter mulai mendapati tanda pubertas pada anak perempuan berusia 6 tahun.

“Secara umum, kami berpikir bahwa sudah banyak anak perempuan yang menunjukkan tanda pubertas prekoks pada usia 7 tahun,” kata Louise Greenspan, seorang ahli endokrinologi pediatrik di Kaiser Permanente yang juga melakukan penelitian pubertas.

Pubertas prekoks adalah istilah medis untuk pubertas yang dimulai pada anak perempuan di bawah 8 tahun dan anak laki-laki di bawah 9 tahun.

Walau jarang, pubertas dini ini terkadang dipicu dari kondisi kesehatan, seperti tumor otak. Namun, seringkali penyebabnya masih belum diketahui. Pengobatan kerap digunakan untuk menghentikan atau memperlambat pubertas tersebut.

pubertasKonsekuensi kesehatan dari pubertas dini dinilai cukup banyak. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics menemukan, bahwa anak-anak perempuan yang memulai pubertas dini memiliki risiko depresi yang lebih tinggi pada awal masa remaja.

“Kita tahu, bahwa anak dalam masa pubertas mengalami peningkatan risiko perilaku menyimpang seperti penggunaan alkohol, merokok, penggunaan narkoba, dan perilaku seksual,” kata Dr Biro.

“Kami juga tahu beberapa konsekuensi jangka panjang. Pubertas dini bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan kanker payudara pada saat dewasa. “

Para ahli mengatakan, pubertas dini pada anak perempuan bisa berkaitan dengan obesitas. Ini karena lemak tubuh melepaskan hormon estrogen, yang dilepaskan dari indung telur selama masa pubertas, kemudian menyebabkan awal perkembangan payudara.

“BMI yang lebih tinggi mungkin adalah alasan terbesar,” kata Dr Biro.

ID:49671164
ID:49671164

“Beberapa BMI yang lebih tinggi dapat dipicu oleh paparan bahan kimia endokrin. Bahan kimia tersebut meliputi phthalates yang sering digunakan dalam produksi plastik, dan fenol yang digunakan di banyak pembersih dan tabir surya.”

Namun berapa banyak eksposur kimia memengaruhi waktu pubertas, masih diteliti.

Dr Biro mengatakan, saran terbaik untuk orang tua yang khawatir tentang pubertas dini adalah memastikan anak-anak makan sehat dan aktif bergerak untuk mencegah menjadi gemuk.

Carilah produk perawatan pribadi tanpa phthalates atau parabens, katanya. Jangan menggunakan wadah plastik pada microwave, karena dapat mengeluarkan phthalates. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY