Gulalives.co, MEKKAH – Sebagai seroang muslim, menunaikan ibadah haji adalah impian seorang muslim beriman, sehingga berbagai rintangan akan dihadapi demi terlaksananya Rukun Islam kelima itu.

Salah satunya adalah kisah haru seorang muslin asal Xinjiang, Cina bernama Mohammad yang nekad berhaji dengan mengendarai sepeda balapnya dari kampung halamannya Cina ke Mekah, Arab Saudi. Pasalnya ia nekat bersepeda sejauh 8.150 kilometer selama dua bulan dari rumahnya di kota Xinjiang ke Arab Saudi untuk melakukan ibadah haji, surat kabar Gulf News melaporkan pada Ahad (21/8/2016).

mohammadPengendara sepeda bernama Mohammad bersepeda sendiri ke kota Taif, Saudi, dimana ia disambut oleh klub pesepeda lokal yang bergabung dengannya. Dari Taif mereka memulai perjalanan untuk beribadah haji ke kota Makkah.

Laporan itu tidak menjelaskan mengapa ia memutuskan untuk melakukan perjalanan yang amat jauh ini. Meskipun, pada tahun 2016 ini disediakan 37 penerbangan dari China ke Arab Saudi untuk tujuan ibadah Haji. 

Menurut laporan Badan Administrasi Urusan Haji Saudi, 14.500 warga China akan pergi ke Saudi untuk melakukan ibadah haji, 11.000 di antaranya sudah tiba di Makkah. 

Jarak Xinjiang ke Arab Saudi tercatat mencapai 8.150 kilometer, namun pria setengah baya itu tak putus asa dalam mengayuh pedal sepeda hingga berhasil sampai. Mohammad berkisah bahwa ia termasuk orang yang tak mampu membayar biaya berhaji secara normal. Ia menghabiskan waktu 2 bulan untuk perjalanan pergi haji, belum untuk perjalanan pulangnya.

mohammed-china-650x430Dirinya pun mengumpulkan bekal untuk berhaji dengan apa yang ia miliki. Tak ketinggalan ia pun mengkomunikasikan perjalanannya tersebut dengan komunitas bersepeda di Arab Saudi. Hasilnya, saat ia sudah mencapai kota Thaif, gerbang masuk untuk jamaah haji ke Saudi, ia pun disambut oleh kelompok bersepeda kota itu dan mengiringinya hingga ke Mekah.

“Kami merupakan komunitas sepeda pertama di Arab Saudi yang menyambut pesepeda Tiongkok dan kami berharap komunitas sepeda di kota lain berkenan membantu dia,” jelas Nayef Al Rawas pemimpin komunitas Sepeda Taif dilansir oleh laman gulfnews.com, Senin (22/8/16).

Muslim Cina yang tahun ini tercatat menunaikan ibadah haji adalah sebanyak 14.500 orang, demikian data dari Badan Administrasi Keagamaan Tiongkok (SARA). Kantor berita Xinhua merilis untuk musim haji ini telah 11.000 jamaah Cina yang telah sampai di Mekah. Mohamad tak termasuk di antaranya sebab ia mengambil jalur sendiri.

Kisah muslim yang berhaji dengan jalur ekstrim memang bukan hanya dilakukan oleh Mohamad dari Cina saja. Semua rela melakukannya demi menjalankan perintah agama Islam dalam rukun Islam kelima, dan meraih ridho Alloh SWT. Semoga menjadi haji mabrur.

MuhammadAl Arabiya melaporkan, Senin (22/8), Muhammad adalah pria asal Provinsi Xinjiang. Akhir pekan lalu, dia disambut oleh sesama penggemar sepeda di Kota Taif. Artinya, pria China ini sudah menempuh 8.150 kilometer lewat jalan darat demi menunaikan rukun Islam kelima.

“Kami akan menemani dia sebelum beribadah haji, kami ajak (Muhammad) bertemu rekan-rekan pesepeda lainnya,” kata Nayef Al Rawas, salah satu orang yang menyambut Muhammad di Taif. Rombongan penggemar sepeda ini rencananya akan bersama-sama menuju Makkah dua hari lagi.

Walaupun di Xinjiang umat muslim mengalami represi oleh pemerintah, namun jumlah warga China berangkat haji cukup banyak. Kementerian Agama China menyatakan 14.500 orang warga negaranya dijadwalkan ke Tanah Suci sejak pekan lalu. Sebanyak 37 penerbangan dicarter khusus mengangkut jemaah asal Tiongkok. Sejak pekan lalu, dilaporkan lebih dari 11 ribu kontingen China telah tiba di Kota Suci Makkah.

Mohammed itu dilaporkan meninggalkan rumahnya di Xinjiang, dan kemudian bersepeda sepanjang 5.070 mil sebelum akhirnya tiba di Taif, Saudi. Sesampainya di sana ia disambut secara khusus oleh klub sepeda lokal.

gambar ibadah yang setara dengan pahala haji
http://informasihaji.net/

Setelah singgah sebentar di kota itu, ia didampingi oleh anggota Klub Sepeda Taif menuju Mekkah, situs berita Saudi Sabq melaporkan. “Kami adalah klub sepeda pertama di Arab Saudi yang menyambut pengendara sepeda asal Cina itu, dan kami berharap klub sepeda yang lain juga menyambutnya dan memperkenalkan kota- kota mereka kepadanya,” ujar Nayef Al Rawas, kepala klub sepeda Taif, mengatakan kepada Sabq.

Pada Sabtu (19/8/2016), Administrasi Negara Cina untuk Urusan Agama (SARA) mengatakan bahwa 14.500 Muslim Cina akan melakukan ibadah haji tahun ini, dan 11.000 jamaah haji asal Cina telah tiba di Mekkah.

Meskipun menempuh perjalanan panjang yang sulit, ide bersepeda menuju Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah haji atau umrah sudah sering dilakukan oleh ummat Islam, terutama dari Asia.

Pada Mei 2014 lalu, sekelompok warga asal Malaysia bersepeda dari Kuala Lumpur menuju Madinah. Sebelumnya, pada tahun 2007, seorang Muslim berusia 63 tahun dari Chechnya juga bersepeda sekitar 12 ribu kilometer untuk melakukan ibadah haji.

Menurut penuturan Radio Free Europe Radio Liberty, hal ini ia lakukan karena janji yang telah dibuat saat ibunya sekarat. Ibunya meminta anaknya ini untuk melakukan ibadah haji, bahkan jika mengayuh sepeda. Pria sepuh itu rupanya pernah bernazar kepada sang ibu, jika ada sedikit rezeki untuk bertamu ke Baitullah, maka dia ingin melakukannya lewat jalan darat. (DP)

 

loading...

LEAVE A REPLY