Kenali bahaya asap rokok pada ibu hamil dan janin yang dikandungnya. Foto: thinkstock

Gulalives.co, JAKARTA – Wacana untuk menaikan harga rokok menjadi lebih dari Rp50.000 ramai dibicarakan. Pihak yang setuju dengan wacana ini didasarkan pada harapan berkurangnya jumlah perokok. Namun, benarkah harga rokok yang lebih tinggi dapat menurunkan prevalensi merokok dan mengurangi jumlah rokok yang dihisap oleh perokok yang ingin melanjutkan aktivitas merokoknya.

Lebih dari 100 studi dari negara-negara berpenghasilan tinggi telah mengkonfirmasi hubungan terbalik antara harga rokok dan merokok. Konsensus di antara para peneliti yang bekerja di daerah ini adalah bahwa peningkatan 10% dalam harga rokok di negara-negara maju akan menghasilkan pengurangan 3 sampai 5% dalam konsumsi rokok secara keseluruhan.

Merokok dekat anak memiliki dampak kesehatan jangka panjang. Foto: thinkstock
Merokok dekat anak memiliki dampak kesehatan jangka panjang. Foto: thinkstock

Studi yang menyelidiki dampak dari harga rokok terhadap prevalensi merokok dan intensitas merokok umumnya menemukan bahwa sebagian besar kenaikan harga rokok mengakibatkan permintaan rokok secara keseluruhan dari mengurangi jumlah perokok dengan memotivasi perokok untuk berhenti. Selain itu, peluang untuk para pemuda anak anak kecil mencoba rokok juga mengecil.

Perokok yang tinggal di daerah dengan harga rokok yang lebih tinggi secara signifikan lebih termotivasi untuk berhenti. Namun, penggunaan kupon, membeli rokok dengan pajak rendah lewat pemesanan asli Amerika, atau membeli rokok di internet, yang merupakan strategi umum para perokok untuk mengurangi biaya yang tinggi, melemahkan dampak harga pada perilaku merokok.

kenali bahaya asap rokok pada ibu hamil dan janin yang dikandungnya.
kenali bahaya asap rokok pada ibu hamil dan janin yang dikandungnya.

Misalnya, perokok yang membeli rokok dari pemesanan Native American setengah lebih mungkin untuk melakukan upaya berhenti dibandingkan dengan mereka yang membeli rokok dengan harga utuh.

Untuk itu, laman treatobacco.net menganggap bahwa agar memiliki dampak positif pada kesehatan masyarakat, harga rokok harus meningkat lebih cepat daripada pendapatan untuk memastikan bahwa rokok menjadi kurang terjangkau dari waktu ke waktu.

Sebelumnya pada Selasa (22/8/2016), Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, angkat bicara mengenai wacana kenaikan harga rokok menjadi Rp 50 ribu per bungkus serta tarif cukai hasil tembakau. Saat ini kebijakan mengenai tarif cukai rokok masih dalam proses konsultasi dengan seluruh stakeholder.

tidak merokok
http://www.katalogibu.com

Sri Mulyani menegaskan bahwa sampai dengan saat ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) belum mengeluarkan aturan baru terkait harga jual eceran maupun tarif cukai rokok. “Kemenkeu belum ada aturan terbaru mengenai harga jual eceran dan tarif cukai rokok sampai hari ini,” katanya saat Konferensi Pers Tax Amnesty di kantor Kemenkeu, Jakarta.

Ia mengaku pemerintah sangat memahami studi dari Kepala Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan Universitas Indonesia. Hasil studi ini menunjukkan sensitivitas atas kenaikan harga rokok terhadap konsumsi rokok.

Namun dijelaskan Sri Mulyani, Kemenkeu akan mengeluarkan kebijakan mengenai harga jual eceran dan tarif cukai rokok dengan memperhatikan Undang-undang (UU) Cukai, termasuk dalam rangka Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2017.

Kebiasaan Buruk dalam Hubungan Pasangan
Kebiasaan Merokok Membuat Hubungan dengan Pasanganmu Berakhir Sumber: poskotanews.com

“Tapi sampai saat ini (kebijakan harga jual eceran dan tarif cukai rokok) masih dalam proses konsultasi dengan berbagai pihak. Untuk nantinya bisa diputuskan sebelum APBN 2017 dimulai,” ujar Sri Mulyani.

Untuk diketahui, usulan kenaikan harga rokokmenjadi Rp 50 ribu per bungkus merupakan hasil studi dari Kepala Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Hasbullah Thabrany.

Studi ini mengungkap kemungkinan perokok akan berhenti merokok jika harganya dinaikkan dua kali lipat dari harga normal. Hasilnya 80 persen bukan perokok setuju jika harga rokok dinaikkan.

Sumber: www.huffingtonpost.in
Sumber: www.huffingtonpost.in

Sementara itu, telah beredar perkiraan harga rokok yang akan berlaku mulai September 2016 mendatang atau bulan depan. Daftar tersebut telah menyebar di sosial media, juga di grup WhatsApps komunitas perokok. Berikut ini daftar lengkapnya:

-Marlboro Merah Rp.51.800
-Marlboro Light Rp.48.500
-Marlboro Menthol Rp.48.800
-Marlboro Black Menthol Rp.51.200
-Marlboro Ice Blast Rp.52.500
-Dunhill Merah Rp.50.800
-Dunhill Mild Rp.48.200
-Dunhill Menthol Rp.50.200
-Lucky Strike Filter Rp.43.800
-Lucky Strike Light Rp.42.800
-Country Merah Rp.42.800
-Country Light Rp.42.200
-Pall Mall Filter Rp.42.500
-Pall Mall Light Rp.43.800
-Pall Mall Light Menthol Rp.43.800
-Djarum Super 16 Rp.39.500
-Djarum MLD Rp.40.500
-Djarum Black Rp.38.800
-Djarum Black Menthol Rp.39.200
-Djarum 76 Rp.32.800
-Djarum Clavo Filter Rp.36.200
-Djarum Clavo Kretek Rp.34.800
-LA Light Rp.38.800
-LA Menthol Rp.39.500
-LA Light Ice Rp.40.800
-LA Bold Rp.40.200
-Gudang Garam Filter Rp.40.500
-Gudang Garam Signature Rp.42.200
-Gudang Garam Signature Mild Rp.40.800
-GG Mild Rp.40.500
-Gudang Garam Surya 16 Rp.42.400
-Gudang Garam Surya Exclusive Rp.44.800
-Gudang Garam International Rp.40.200
-Surya Pro Mild Rp.38.800
-Sampoerna Mild Rp.48.800
-Sampoerna Menthol Rp.47.500
-U Mild Rp.35.800
-Class Mild Rp.42.500
-Star Mild Rp.40.800
-Star Mild Menthol Rp.42.500
-Dji Sam Soe Magnum Filter Rp.45.500
-Dji Sam Soe Magnum Blue Rp.45.200.

(DP)

loading...

LEAVE A REPLY