http://mediasi.me/

Gulalives.co, SEMARANG – Anak-anak dari orangtua yang berumur panjang mungkin juga akan hidup lebih lama dibandingkan orang lain yang orangtuanya meninggal akibat penyakit jantung pada usia 70-an, demikian yang ditunjukkan oleh penelitian baru Inggris.

Sejumlah ilmuwan dari Amerika Serikat mengklaim telah menemukan gen yang ‘bertanggung jawab’ pada umur panjang manusia. Akurasi penemuan ini mencapai 77 persen. Dikutip Gulalives.co dari laman The Telegraph pada , tim peneliti asal Boston University melakukan penelitian terhadap seribu orang lebih yang berumur 100 tahun dan membandingkan dengan populasi umum.

Alasan Tidak bisa membahagiakan Orang Tua Ketika Sudah Menikah, membuat banyak anak muda enggan menikah muda (bukalapak.com)
Alasan Tidak bisa membahagiakan Orang Tua Ketika Sudah Menikah, membuat banyak anak muda enggan menikah muda (bukalapak.com)

Hasilnya, peneliti menemukan kesamaan DNA pada orang-orang yang bisa hidup panjang. Terlepas dari kondisi lingkungan dan sejarah kesehatan seseorang, gen ini mampu bekerja secara kompleks untuk memberikan usia panjang. Peneliti yang dikepalai Professor Paola Sebastiani lalu menamai model unik genetika termasuk 150 variannya dengan sebutan single nucleotide polymorphisms (SNPs).

Peneliti pun menilai bahwa penemuan ini bisa digunakan generasi muda melalui proses treatment dan pencegahan dari ancaman penyakit. Gen ini memungkinkan hidup sampai 100 tahun terlepas dari apapun gaya hidup yang anda pilih. Berdasarkan hipotesa bahwa orang yang sudah tua membawa varian gen tertentu ini, tim peneliti terus mengembangkan studi kepada manusia lanjut usia.

senyum kepada orang tua
http://4.bp.blogspot.com/

Penyakit tua yang kerap menyerang para kakek dan nenek ternyata ‘tertunda’ bagi mereka yang memiliki varian ini. Kesimpulannya, 150 varian gen ini juga bisa digunakan untuk memprediksi apakah seseorang bisa berumur sampai 90 atau bahkan lebih tua-dengan tingkat akurasi cukup tinggi.

Selain itu, tim juga menganalisa 19 kelompok genetik lainnya yang diduga menjadi ‘karakter’ 90 persen studi mengenai umur panjang. Menurut mereka, perbedaan tanda genetik ini biasanya berkorelasi dengan penyakit tua seperti dementia dan hipertensi. Ini pun bisa membantu pengungkapan apakah seseorang masuk kelompok umur sangat sehat.

www.opnlttr.com
www.opnlttr.com

Penemuan ini bisa membantu pencegahan penyakit yang menyerang di usia senja termasuk menurunnya kemampuan tubuh. Meski demikian, Profesor Sebastiani menambahkan “Prediksi ini belum sempurna. Meski ini akan menyumbang kepada pengetahuan varian gen manusia, namun penelitian korelasi manusia dan lingkungan hidupnya masih minim. Misalnya, gaya hidup yang sangat penting kontribusinya agat manusia panjang umur.”

Berbahagialah jika Anda memiliki orangtua yang masih hidup sampai usia di atas 70 tahun. Menurut penelitian, Anda juga kemungkinan mewarisi gen panjang umur tersebut. 

thedailybasics.com
thedailybasics.com

Sebuah penelitian terbaru menjawab sebuah pertanyaan yaitu “Apakah Panjang Umur adalah Gen yang bisa Diwariskan?” jawabannya adalah Ya! Kemungkinan bahwa panjang umur tersebut untuk diwariskan ke anak-cucu sangatlah besar peluangnya.

Dalam penelitian yang menganalisa data 186.000 orang di usia pertengahan dan diikuti lebih dari 8 tahun itu disimpulkan, kemungkinan panjang umur naik 16 persen jika salah satu orangtua  hidup sampai umur 70 tahun.

Di antara partisipan penelitian itu, mereka yang orangtuanya berumur panjang juga memiliki risiko penyakit jantung dan penyakit pembuluh darah lebih kecil. Risiko kematian akibat penyakit jantung juga lebih rendah, demikian juga untuk risiko kanker. Dengan kata lain, kita juga mewarisi sesuatu yang membuat orangtua kita hidup panjang umur.

www.usseek.com
www.usseek.com

Para peneliti juga meneliti berbagai faktor yang membuat seseorang hidup lama, misalnya genetik sampai pola pikir. Faktor genetik ternyata berperan besar.

Kabar baiknya, dalam partisipan penelitian ini, mereka yang orangtuanya berumur panjang juga memiliki risiko penyakit jantung dan penyakit pembuluh darah lebih kecil. Sementara itu risiko kematian akibat penyakit jantung juga lebih rendah, demikian juga untuk risiko kanker.

Gambar via: www.tellyouall.com
Gambar via: www.tellyouall.com

Dengan kata lain, kita juga mewarisi sesuatu yang membuat orangtua kita hidup panjang umur. Selain itu, para peneliti juga meneliti berbagai faktor yang membuat seseorang hidup lama, misalnya genetik sampai pola pikir. Dari kedua hal itu ternyata faktor genetik ternyata berperan besar.

Lalu bagaimana jika ternyata umur orangtua kita tidak berada pada syarat diatas? Positiflah, bahwa anda mempunyai masa depan pada anak dan cucu, dimana anda harus memulai pola hidup sehat, menjauhi stress, banyak beribadah dan berdoa, agar kondisi tubuh dan jiwa terjaga dengan sempurna, sehingga peluang agar anda panjang umur sangat besar. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY