Gulalives.co, JAKARTA – Kota Melbourne kembali dinobatkan sebagai kota paling nyaman sedunia oleh survei‘Economist Intelligence Unit (EIU). Tahun ini adalah kali ke-6 penghargaan itu diberikan atas dasar penilaian terhadap fasilitas kesehatan, pendidikan, stabilitas, budaya, lingkungan hidup dan infrastruktur.

Kota Melbourne yang merupakan ibu kota negara bagian Victoria, Australia, dan berhasil mengantungi 97,5 poin dari total 100. Di posisi kedua adalah Kota Wina, Austria dengan skor 97,4. Disusul berikutnya Kota Vancouver dan Toronto, Kanada di urutan 3 dan 4.

melbourne3 Melbourne adalah ibu kota negara bagian Victoria di Australia. Melbourne merupakan kota terpenting kedua dari segi bisnis dan kedua terbesar di Australia serta kota terbesar di Victoria. Pada bulan Juni, 2011, Melbourne memiliki populasi 4.1 juta jiwa. Penduduk Melbourne biasanya disebut sebagai ‘Melburnian’. Pengucapan Melbourne adalah /ˈmɛlbərn/. MottoMelbourne adalah “Vires acquirit eundo” yang berarti “Kita bertambah kuat sejalan dengan kemajuan kita.

Melbourne terletak di dekat teluk besar alam, yaitu ‘Port Philip Bay’. Pusatnya berada di muara sungai Yarra, dengan kawasan pinggiran di sekitar teluk ke arah timur dan barat. Ada 30 kotamadya di Melbourne, termasuk Melbourne City Council yang mengucap daerah kecil terdiri dari kota dalam dan distrik bisnis terpenting.

Melbourne dirikan pada tahun 1835, setelah 47 tahun kolonisasi Inggris di Australia, dan merupakan ibu kota Australia tahun1901-1927. Namanya diberikan oleh Gubernor NSW Sir Richard Bourke untuk menghormati mantan perdana menteri Inggris, William Lamb, yang Viscount Melbourne kedua. Melbourne dideklarasi sebagai kota oleh Ratu Britannia Raya Victoria pada tahun 1847, dan menjadi ibu kota jajahan Victoria pada tahun 1851. Pada masa ‘Victorian gold rush’ tahun 1850-an, Melbourne menjadi kota paling besar dan kaya di seluruh dunia.

MelbourneMelbourne sering disebutkan sebagai ibukota budaya dan olahraga Australia. Pada tahun 1906, ‘The Return of the Kelly Gang’, film fitur pertama di dunia, diproduksi di Melbourne. Melbourne juga merupakan pusat Australian rules football, televisi, tarian, dan musik Australia.

Melbourne sudah empat kali mendapatkan predikat “The World’s Most Liveable Cities” (kota paling nyaman untuk ditinggali) dari The Economist, yaitu pada 2002 dan 2004. Pada tahun 2011 dan 2012, Melbourne mendapatkan tingkat pertama dari The World’s Most Liveable Cities. Daerah metropolis Melbourne juga memiliki jaringan trem listrik terbesar di dunia. Bandar udara utama untuk Melbourne adalah Bandar Udara Internasional Melbourne. Bandar Udara Avalon, yang terletak di daerah barat Melbourne, sedang dikembang sebagai bandar udara kedua.

Survei kondisi kota-kota besar dunia ini merupakan bagian dari Survei Biaya Hidup Dunia. Lima indikator yang digunakan adalah stabilitas, infrastruktur, budaya dan lingkungan hidup, pendidikan dan kesehatan. Stabilitas (25 persen): prevalensi kejahatan ringan, rasio angka kriminalitas dengan kekerasan, ancaman teror, ancaman konflik militer, dan keresahan sipil.

Kemudian layanan kesehatan (20 persen), meliputi fasilitas kesehatan swasta, kualitas fasilitas kesehatan swasta, ketersediaan layanan kesehatan publik, keberadaan apotek, dan beberapa indikator kesehatan seperti dikutip dari data Bank Dunia.

Budaya dan lingkungan hidup (25 persen): Kelembaban/temperatur, kenyamanan bagi pelancong, angka korupsi, larangan sosial/keagamaan, tingkat sensor terhadap ekspresi, ketersediaan fasilitas olahraga, fasilitas pertunjukan budaya, makanan dan minuman, kualitas jasa dan barang untuk konsumen.

melbourne2Pendidikan (10 persen): ketersediaan sekolah swasta, kualitas sekolah swasta, dan indikator kualitas pendidikan negeri berdasarkan data Bank Dunia. Infrastruktur (20 persen): Kualitas jalan, kualitas transportasi publik, kualitas jaringan internasional, ketersediaan perumahan biaya terjangkau, kualitas pasokan energi, kualitas pasokan air dan telekomunikasi.

Pada tahun ini menunjukkan bahwa kondisi di 29 dari 140 kota yang disurvei (20 persen) mengalami penurunan kualitas hidup. Penyebab terbesar dari kemerosotan kualitas hidup ini adalah aksi teror yang menewaskan lebih dari 1.000 orang.

Insiden-insiden berdarah yang terjadi di Prancis, Turki, Belgia, dan Amerika Serikat menjadi yang paling menyedot perhatian dunia. Selain itu kecemasan sosial di banyak kota di Amerika Serikat akibat kematian warga kulit hitam di dalam tahanan polisi, keresahan di Eropa Timur serta Asia, dan perang saudara di Ukraina, Suriah, dan Libya turut mempengaruhi kualitas hidup di banyak kota di dunia.

Berikut adalah 10 kota paling nyaman di dunia versi EIU:
1. Melbourne (Australia)
2. Wina (Austria)
3. Vancouver (Kanada)
4. Toronto (Kanada)
5. Calgary (Kanada)
6. Adelaide (Australia)
7. Perth (Australia)
8. Auckland (Selandia Baru)
9. Helsinki (Finlandia)
10. Hamburg (Jerman).

(DP)

loading...

LEAVE A REPLY