8 Tanda Ini Bisa Mendeteksi Apakah Dia Pria Setia dan Serius Ingin Menikahimu. Foto: tribunnews

Gulalives.co, JAKARTA – Untuk para pria dan wanita yang lajang, agenda menikah adalah salah satu fase hidup yang tidak akan terlupakan. Kebahagiaan karena melangkah menuju hidup baru patut dibagikan pada orang-orang tersayang. Tentu saja, mendata nama-nama tamu yang akan diundang tidak mudah.

Namun ternyata kadang ada kemungkinan pada awalnya Anda akan membuat daftar yang cukup panjang. Namun jangan khawatir, sebagaimana dikutip Gulalives.co dari laman Daily Meal, Jumat (19/8/2016), ternyata terdapat tujuh kelompok yang sebaiknya tidak diundang ke pernikahan. Tapi ini bukan aturan saklek. Tetap saja, semuanya kembali pada keputusan Anda. Ini rinciannya.

1. Mantan kekasih Anda.

ketemu mantan
fastpic.ru

Ini adalah hal yang cukup sensitif, meskipun mantan kekasih atau mantan tunangan Anda masih dekat dengan Anda. Sehingga tentu saja, di hari bahagia tersebut Anda tidak ingin ada perasaan sedih atau ‘mengganjal’ di hati Anda. Lebih baik coret nama mereka dari daftar undangan Anda.

2. Atasan dan kolega kerja Anda.

Atasan tidak memberi kamu kesempatan untuk menunjukkan keahlian (Foto: Irishtimes)
Atasan tidak memberi kamu kesempatan untuk menunjukkan keahlian (Foto: Irishtimes)

Beberapa orang di antara kita mungkin memiliki hubungan yang sedikit kaku dengan atasan atau rekan kerja. Bisa saja saat Anda mengundang mereka, justru suasana jadi tidak menyenangkan, semisal terbayang-bayang tugas yang harus dikerjakan. Akan tetapi, jika bos dan rekan kerja Anda adalah sahabat baik Anda, tentu saja Anda bisa memasukkan nama mereka ke daftar tamu undangan pernikahan.

3. Jangan mengundang teman orang tua Anda.

berteman dengan siapa saja
www.trikku-tipsmu.com

Kadang, orang tua tentunya membantu persiapan pernikahan Anda. Mereka seringkali membantu mencarikan lokasi, membuat gaun pengantin, pun dari segi finansial. Tak jarang, mereka turut mendata nama-nama yang harus diundang. Tapi Anda perlu mengingat bahwa ini adalah pernikahan Anda. Jangan sampai orang tua Anda lebih banyak mengundang teman mereka ketimbang teman-teman Anda.

4. Anda mengundang undangan tambahan alias plus one.

Gambar via: www.careeraddict.com
Gambar via: www.careeraddict.com

Salah satu contohnya adalah kekasih sahabat Anda. Kecuali jika Anda kenal betul dengan kekasih sahabat, maka lebih baik Anda mempertimbangkan lagi untuk mengundangnya.

5. Teman yang sudah lama tidak berhubungan dengan Anda.

Suasana Kantor, Gambar via: www.officingtoday.com
Suasana Kantor, Gambar via: www.officingtoday.com

Jika teman Anda mengundang Anda untuk hadir di pernikahannya, tidak berarti Anda harus mengundangnya juga ke perayaan pernikahan Anda. Apalagi jika pernikahan itu sudah berlangsung bertahun-tahun yang lalu. Jadi, sebaiknya Anda tidak perlu merasa perlu berbalas budi untuk mengundangnya. Pikirkan baik-baik apakah hubungan Anda dan teman masih baik atau tidak.

6. Mungkin jangan undang anak-anak.

Mengetahui Tipe Anak Kecil (abiummi.com)
Mengetahui Tipe Anak Kecil (abiummi.com)

Anda tidak perlu malu untuk secara tegas melarang anak-anak hadir di pernikahan Anda. Terlebih lagi jika ada keluarga atau kerabat yang memang telah memiliki anak. Sehingga jika anak-anak itu sangat dekat dengan Anda, maka boleh saja diundang. Tapi jika Anda jarang bertemu dengan mereka, sebaiknya jangan letakkan nama mereka di daftar undangan.

7. Tetangga Anda. 

tetanggaNah, yang terakhir ini, jika Anda mengadakan pesta pernikahan di gedung, Anda bisa berpikir dua kali untuk mengajak tetangga Anda untuk datang, kecuali jika Anda benar-benar dekat dengan mereka. Namun mengundang tetangga justru mungkin sulit dihindari jika Anda menggelar pesta pernikahan di rumah. Bisa saja tetangga yang hadir akan datang hingga larut malam. Tapi jangan khawatir, Anda bisa mengatasinya dengan memberikan sebuah peringatan seperti memberitahu bahwa acara akan selesai. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY