Gulalives.co, SEMARANG – Untuk para calon mempelai, perlu diketahui dan dipahami bahwa masa pernikahan Anda dan suami memang tidak selamanya bahagia seperti dalam negeri dongeng. Ada waktu di mana pernikahan begitu rapuh dan membuat wanita tidak bahagia saat melewatinya. Suka dan duka pasti ada dalam sebuah pernikahan, tinggal bagaimana Anda menjalaninya. Badai seharusnya membuat pernikahan Anda makin kuat dan bahagia.

Nah, ternyata perlu diketahui bahwa setiap hubungan pernikahan membutuhkan banyak usaha untuk hidup bahagia. Banyak upaya yang harus dilakukan kedua belah pihak, agar pernikahan tersebut bertahan selamanya.

Memang, tidak selamanya hubungan berjalan sesuai keinginan diri sendiri. Sehingga, ketika dua orang tinggal bersama, terdapat banyak hal-hal yang harus diadaptasi. Seperti dilansir Gulalives.co dari laman Goodhousekeeping.com, Kamis (18/8/2016) berikut 7 hal yang harus Anda relakan, untuk pernikahan berjalan bahagia selamanya, silahkan menyimak dan dieksekusi.

1. Bagaimana jika calon suami Anda tidak pembersih seperti Anda.

Belum mampu memiliki komitmen dengan pasangan, menjadi halangan bagi anak muda untuk menikah muda (datangya.com)
Belum mampu memiliki komitmen dengan pasangan, menjadi halangan bagi anak muda untuk menikah muda (datangya.com)

Menurut keterangan seorang konsultan pernikahan, Rachel DeAlto, berkata bahwa masalah paling umum pada sebuah kehidupan pernikahan adalah prinsip yang berbeda tentang kebersihan. Bahkan, banyak yang berdebat hanya untuk menentukan siapa yang mau membuang sampah keluar. Ini memang terdengar bodoh, namun dapat membuat frustrasi. Intinya, jangan berdebat untuk hal-hal kecil.

2. Anda dekat dengan anggota keluarga masing-masing.

membicarakan jumlah anak dengan pasanganTerkait hal ini mungkin Anda akan merasa sedih ketika orang yang Anda cintai tidak dapat akur. “Ini mungkin terlihat seperti masalah besar bagi Anda, namun ini bukan aspek penting dalam hubungan jangka panjang” Jelas Rachel. Jika keluarga Anda tidak akur dengan suami Anda, itu adalah hal yang wajar. Anda tidak perlu memaksa suami dekat dengan kakak Anda, cukup jaga hubungan baik dengan mereka.

3. Teringat dengan mantan kekasih

Kejutan
Memberikan Kejutan Kepada Pasanganmu Sumber: haiineola.com

Mantan kekasih dapat menghantui kehidupan rumah tangga Anda. Anda harus melepaskan bayang-bayang orang tersebut selamanya. Jangan pernah membandingkan suami Anda dengan mantan kekasih. Jalani kehidupan rumah tangga Anda dengan menatap lurus ke depan.

4. Bahwa rasa takut terjadi kesalahan

Berubah demi pasangan
Berubah Demi Pasanganmu Itu Tidak Menyenangkan Sumber: plus.google.com

Menikah artinya memberi semua kepercayaan, keuangan, dan masa depan Anda kepada pasangan. Memang konsep ini terlihat menyeramkan, namun lepaskan semua ketakutan Anda. Bicarakan dengan pasangan, apa hal yang paling Anda takuti dalam hubungan agar Anda berdua mengetahui ketakutan masing-masing.

5. Anda masih memiliki keegoisan masa lajang

menghagai pasangan
via health.liputan6.com

Tidak ada yang salah ketika Anda sedikit egois di masa lajang. Namun, ketika Anda mulai hidup bersama orang lain, sifat ini harus mulai dikurangi. “Ketika menikah, Anda harus mulai menaruh perasaan orang lain bersama Anda” saran Rachel. Dalam rumah tanggaAnda harus lebih memiliki empati dan rasa iba.

6. Mengetahui versi lama diri Anda

Via theodysseyonline.com
Via theodysseyonline.com

Saat pertama bertemu, pasti api asmara masih berkobar diantara Anda dan pasangan. Namun secara natural, hal tersebut lama-kelamaan pudar. Dan bila ini terjadi, orang cenderung menyalahkan pasangannya karena sudah tidak dapat memahami dirinya lagi. Padahal yang dibutuhkan adalah komunikasi, beritahu pasangan apa yang dibutuhkan agar Anda merasa dicintai.

7. Merumuskan konsep pernikahan sempurna bahagia selamanya di kepala Anda

Via www.newhdwallpaper.in
Via www.newhdwallpaper.in

Sebagai seorang yang akan segera menikah, Anda pasti memiliki sebuah pasangan yang menjadi tolak ukur rumah tangga ideal. Namun, yang Anda lihat belum tentu semua hal yang terjadi dalam pasangan tersebut. Anda harus mengerti bahwa terdapat evolusi pribadi yang berlangsung selamanya. “Perubahan bukan hal yang buruk, ketika Anda berubah bersama. Lepaskan konsep bahwa semua hal akan selalu sama, karena tidak ada orang yang ingin jalan di tempat” jelas Rachel. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY