Pembalap Tim Manor Racing Rio Haryanto berpose di mobilnya usai jumpa pers di Jakarta, Senin (14/3). Rio Haryanto akan menuju Melbourne untuk mengikuti lomba balap mobil Formula 1 Australia Grand Prix pada 17-20 Maret 2016 di sirkuit Albert Park, Australia. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/foc/16.

Gulalives.co, JAKARTA – Pebalap Formula One asal Indonesia, Rio Haryanto telah memutuskan untuk menerima tawaran Manor Racing sebagai pembalap cadangan. Dirinya memang tak lagi menjadi pembalap utama karena pihak manajemen tak mampu melunasi pembayaran yang ditentukan.

Akan tetapi, statusnya sebagai pembalap cadangan tak membuat Rio Haryanto berhenti berharap untuk kembali menjadi pembalap utama musim depan. Namun dirinya mengaku tak mau sembarangan untuk memilih tim.

Rio haryantoRio Haryanto menyoroti regulasi Formula One yang akan berubah pada musim mendatang. Ia akan mencari tim terkuat yang bisa ia bela pada musim mendatang. Ia mengaku sudah memperhatikan beberapa tim yang sejak lama melakukan pengembangan jelang musim baru.

“Kami masih melihat kembali mengenai kemungkinan di tahun depan karena jika diperhatikan banyak pembalap yang memiliki kontrak satu tahun penuh. Kita hanya bisa memantau situasi di beberapa balapan terakhir apakah ada celah untuk masuk ke tim yang lebih baik,” ujar Rio kepada para wartawan di GIIAS, Sabtu (13/8/2016) kemarin.

Rio Haryanto gagal finish di balap perdana GP Australia, Minggu (20/3). Foto: Manor Racing
Rio Haryanto gagal finish di balap perdana GP Australia, Minggu (20/3). Foto: Manor Racing

“Regulasi musim depan akan jauh berbeda jika dibandingkan dengan musim ini. Saya rasa kami harus berhati-hati untuk memilih tim karena banyak tim yang sudah melakukan perkembangan selama beberapa tahun terakhir. Kami akan melihat lagi tim mana yang akan kuat di musim mendatang,” tambah pembalap yang berasal dari Surakarta tersebut.

Rio sendiri adalah pembalap Indonesia yang pertama kalinya berhasil menyicipi kerasnya dunia balapan Formula One pada musim kompetisi 2016. Dia membalap bersama Manor Racing selama 12 balapan pertama musim ini dengan status sebagai pay driver. Namun sayang pada balapan musim pertamanya, Rio hanya mampu menjalani 12 balapan. Ia terpaksa menghentikan kesepakatan dengan Manor Racing karena masalah biaya.

rio haryantoTak dapat dipungkiri, Rio Haryanto adalah pembalap berstatus sebagai pay driver. Dirinya dan manajemen diharapkan membayar 15 juta euro untuk Manor Racing. Namun sayang dana yang diberikan pihak manajemen tak memenuhi perjanjian kontrak.

Di balik persoalan tersebut, ada sosok militan yang sangat mendukung Rio Haryanto bahkan ketika dirinya belum resmi menjadi pembalap Manor. Catur Sunaryo selaku pimpinan komunitas Sahabat Rio sempa menggalang dana untuk membantu Rio Haryanto.

via www.republika.co.id
via www.republika.co.id

Pembalap asal Surakarta tersebut mengaku sangat menghargai kerja keras mereka. Meski dana yang terkumpul masih jauh dari target pertama. “Saya sangat senang Sahabat Rio sangat antusias dengan keikutsertaan saya sebagai pembalap Formula One. Namun sayang dana yang kami butuhkan sangat besar. Namun saya menghargai usaha mereka,” imbuhnya.

Rio Haryanto sebenarnya tak hanya mendapat dukungan dari fans di tanah air. Ketika dirinnya mengunjungi balapan di luar negeri, sang pembalap selalu disambut dengan hangat oleh warga negara Indonesia. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY