Gulalives.co, SEMARANG – Guys, menikah adalah keputusan besar dalam sebuah kehidupan. Pasalnya, hal ini merupakan awal dari sebuah proses kehidupan baru bernama keluarga. Selain harus melepaskan diri dari semua fasilitas yang diberikan orangtua, tanggung jawab pun akan menjadi lebih besar. Maka tak heran, jika setiap orang harus mempersiapkan dirinya sematang mungkin sebelum memutuskan untuk menikah.

Karena pada kenyataannya, menikah tidak bisa hanya dimodali oleh cinta semata. Banyak pertimbangan-pertimbangan lain yang harus dipikirkan oleh pasangan. Nah, sebagaimana dilansir Yourtango, Sabtu (13/8/2016), berikut tujuh hal yang harus Anda rencanakan sebelum memantapkan diri untuk menikah.

1. Kondisi finansial yang stabil

Jika besok adalah hari terakhirmu di dunia segera selesaikan hutang yang ada sumber foto: kemandirianfinansial.com
Jika besok adalah hari terakhirmu di dunia segera selesaikan hutang yang ada sumber foto: kemandirianfinansial.com

Cinta tidak dapat membayarkan tagihan listrik, air, membelikan keluarga Anda makanan dan lain sebagainya. Oleh karena itu, sebelum menikah lakukan perhitungan anggaran secara matang, sehingga nantinya Anda bisa mengatur keuangan bersama-sama.

2. Harus memiliki visi dan misi yang sama terhadap anak

Belum mampu memiliki komitmen dengan pasangan, menjadi halangan bagi anak muda untuk menikah muda (datangya.com)
Belum mampu memiliki komitmen dengan pasangan, menjadi halangan bagi anak muda untuk menikah muda (datangya.com)

Salah satu penyebab perceraian yang sering terjadi adalah persoalan anak. Terkadang ada suami yang menginginkan kehadiran anak, namun sang istri tidak menginginkannya sama sekali. Sebaiknya dibicarakan secara baik-baik terkait visi dan misi permasalahan anak ini, sebelum memutuskan untuk menikah.

3. Biaya Pendidikan

Menikah2Rencanakan juga tentang biaya pendidikan anak Berapa orang anak yang kamu impikan ada dalam pernikahanmu? Satu, dua, atau lebih? Semakin banyak anak yang ingin kamu miliki, akan bertambah besar pula biaya yang dibutuhkan. Karenanya sebelum menikah bicarakan dulu jumlah anak yang diinginkan agar kamu bisa memperhitungkan biaya yang dibutuhkan. Ingat pula kalau pengeluaran tersebut tidak hanya biaya makan saja tapi juga pendidikan dan kesehatan. Memperhitungkan biaya anak secara baik bisa membantumu agar tidak kesulitan di kemudian hari.

4. Harus mampu berkomunikasi dengan baik

Menikah3Meski saling mencintai satu sama lain, tidak berarti komunikasi Anda akan terjamin baik. Oleh karena itu, usahakan untuk terus menjaga komunikasi baik dengan pasangan Anda. Karena hal ini merupakan salah satu faktor terpenting dalam menjalani hubungan.

5. Harus memiliki tujuan hidup yang sama

Studi mengungkap, pria dengan postur tubuh tinggi ternyata membuat perempuan lebih berbahagia saat menikahinya.
Studi mengungkap, pria dengan postur tubuh tinggi ternyata membuat perempuan lebih berbahagia saat menikahinya.

Untuk membuat sebuah pernikahan bahagia, Anda harus memiliki tujuan hidup yang sama dengan pasangan. Agar ke depannya dapat menjalani kehidupan tanpa tekanan. Contohnya, jika Anda seorang fashionista dan pasangan merupakan seorang petani, hal ini tentu akan saja sulit untuk dipertahankan.

6. Kalau bisa harus memiliki latar belakang sosial yang sama

Gambar via: www.pinterest.com
Gambar via: www.pinterest.com

Pasangan yang berasal dari latar belakang sosial yang berbeda, biasanya akan sulit mempertahankan pernikahannya. Banyak sekali perbedaan-perbedaan dari faktor keluarga, teman, yang terkadang dapat memicu sebuah permasalahan.

7. Tempat tinggal

Menikah Tanpa Pacaran? Siapa Takut!
Kebersamaan : www.haikudeck.com

Pilih tempat tinggal sesuai kebutuhan.Hal lainnya yang juga tak boleh dilupakan adalah masalah tempat tinggal. Setelah menikah di mana kamu dan pasangan akan tinggal? Apakah langsung mencari rumah sendiri? Atau untuk sementara waktu tinggal dulu bersama orangtua? Jika pilihannya rumah pribadi, itu artinya kalian harus memikirkan dana untuk membeli atau menyewa tempat tinggal tersebut. Sementara jika bersama orangtua, pastikan keberadaan kalian tidak menjadi beban. Kamu dan pasangan bisa menabung dulu sebelum akhirnya bisa membeli tempat tinggal sendiri. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY