Gulalives.co, JAKARTA – Pembalap Indonesia Rio Haryanto dipastikan akan tetap bersamaManor Racing di sisa musim Formula 1 2016. Namun Rio tidak lagi jadi pembalap utama Manor. Rio mulai saat ini hanya berstatus sebagai pembalap cadangan.

Pembalap Tim Manor Racing Rio Haryanto berpose di mobilnya usai jumpa pers di Jakarta, Senin (14/3). Rio Haryanto akan menuju Melbourne untuk mengikuti lomba balap mobil Formula 1 Australia Grand Prix pada 17-20 Maret 2016 di sirkuit Albert Park, Australia. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/foc/16.
Pembalap Tim Manor Racing Rio Haryanto berpose di mobilnya usai jumpa pers di Jakarta, Senin (14/3). Rio Haryanto akan menuju Melbourne untuk mengikuti lomba balap mobil Formula 1 Australia Grand Prix pada 17-20 Maret 2016 di sirkuit Albert Park, Australia. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/foc/16.

Pada Rabu (10/8/2016) kemarin, Manor memutuskan mendepak Rio sebagai pembalap utama pendamping Pascal Wehrlein. Posisi Rio digantikan oleh Esteban Ocon asal Prancis. Rio harus menerima kenyataan pahit cuma bisa membalap 12 seri di F1 karena masalah finansial. Untuk membalap bersama Manor di F1, Rio harus membayar 15 juta euro. Hingga seri 12, Rio masih menunggak pembayaran 7 juta euro.

via www.republika.co.id
via www.republika.co.id

Setelah mendepak Rio, Manor memberikan kesempatan kepada pemuda Surakarta itu untuk menjadi pembalap cadangan di sisa musim 2016. Tawaran dari Manor ini akhirnya diterima oleh Rio. “Manor Racing ingin mengumumkan bila Rio akan tetap bersama tim di sisa musim ini. Rio telah menerima tawaran menjadi pembalap cadangan,” demikian rilis resmi Manor, Kamis (11/8/2016).

Rio Haryanto saat diwawancarai wartawan. (Foto: F1)
Rio Haryanto saat diwawancarai wartawan. (Foto: F1)

Dengan menjadi pembalap cadangan, Rio Haryanto masih punya peluang turun di F1 musim 2016. Syaratnya salah satu di antara Pascal atau Esteban berhalangan turun balapan. Untuk F1 musim 2016, Rio hanya bisa menikmati 12 seri. Terakhir, dia memacu mobilnya pada GP Jerman di Hockenheimring, 29 Juli hingga 31 Juli 2016.

Setelah itu, Manor mengganti Rio dengan Esteban Ocon. Pergantian itu diputuskan Manor karena Rio selaku pay driver tidak mampu memenuhi sisa pembayaran. Pada sisa musim, Rio tidak putus harapan meskipun cuma berstatus pebalap cadangan. Dia bahkan mengapresiasi pihak Manor karena masih mau memberikan kesempatan.

Rio Haryanto gagal finish di balap perdana GP Australia, Minggu (20/3). Foto: Manor Racing
Rio Haryanto gagal finish di balap perdana GP Australia, Minggu (20/3). Foto: Manor Racing

“Saya mengucapkan terima kasih kepada tim Manor Racing yang telah membuka kesempatan tidak cuma kepada saya, tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia yang ingin memiliki wakil di F1, saya berusaha untuk kembali bertanding di F1 secepat mungkin,” tutur pebalap asal Solo itu.

Selanjutnya, Rio hanya bisa menunggu giliran apabila salah satu dari Pascal Wehrlein atau Esteban Ocon berhalangan. Namun, dia tetap memendam harapan khusus untuk sisa musim. Dari sembilan seri tersisa, tiga di antaranya bakal digelar di Asia.

“Sebagai satu-satunya wakil dari Asia, saya juga berharap tampil di Grand Prix Singapura, Malaysia, Jepang, dan Abu Dhabi, suporter dari Indonesia sudah tidak sabar untuk datang langsung ke sirkuit,” ucap Rio.

Balapan paling dekat yang bakal diselenggarakan di Asia adalah GP Singapura, yaitu dari 16 September hingga 18 September 2016. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY