dindamustikawati.blogspot.com

Gulalives.co, SEMARANG – Untuk para orang tua, ternyata ayah stres bisa berdampak kurang baik bagi anak. Hasil penelitian mengungkap bagaimana stress dan kesehatan mental orang tua berpengaruh sangat besar dalam perkembangan anak karena menyangkut cara orang tua membesarkan anak anaknya. Seorang ayah yang mengalami stress akan memberikan dampak buruk langsung kepada anak-anaknya baik dalam hal koknitif dan perkembangan berbicara ketika anak berusia 2-3 tahun. 

Gambar via: www.parenting.com
Gambar via: www.parenting.com

Hasil peneltian terakhir yang dipublikasikan oleh para peneliti dari Michigan State University di jurnal ilmiah  Early Childhood Research Quarterly  dan jurnal  Infant and Child Development mempertegas pentingnya peran seorang ayah dalam keluarga karena ternyata ayah berperan dan berpengaruh sangat besar dalam hampir semua aspek perkembangan anak mulai dari bahasa, kognitif dan juga kemampuan sosial lainnya baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang

Penelitian sebelumnya umumnya mengambarkan bahwa peran seorang ayah dalam mempengaruhi langsung perkembangan anaknya dianggap lebih kecil  jika dibandingkan dengan pengaruh ibu yang dianggap sebagai penentu perkembangan anak.

Pengaruh ini sangat besar walaupun dalam situasi seperti ini si Ibu juga berperan membesarkan anaknya. Hal lain yang juga sangat menarik ternyata pengaruh kondisi kejiwaan seorang ayah ini lebih berpengaruh pada anak laki-laki nya dibandingkan dengan anak perempuan dalam hal perkembangan berbahasa si anak.

Gambar via: www.redbookmag.com
Gambar via: www.redbookmag.com

Penelitian ini menekankan pentingkan kesehatan jiwa kedua orangtua dalam membesarkan anak faktor ini memberikan pengaruh besar pada masalah tingkah laku anak.  Kesehatan jiwa ayah akan memberikan pengaruh jangka panjang pada anak yang dapat berakibat pada kemamuan sosial anak seperti pengontrolan diri dan kerjasama seiring dengan bertambahnya usia anak.

Penelitian ini melibatkan 730 keluarga berpenghasilan rendah. Para peneliti memberikan kursioner untuk melihat bagaiamana pandangan seorang ayah dengan kehadiran anak mereka.Hasil penelitian menunjukkan, anak-anak yang ayahnya mengalami stres memiliki kemampuan berbicara atau bahasa yang buruk, terutama pada anak laki-laki. Masalah ini bisa lebih buruk jika tingkat stres ayah sangat tinggi hingga depresi.

Ayah perlu lebih intens terlibat dalam pengasuhan anak. Foto: thinkstock
Ayah perlu lebih intens terlibat dalam pengasuhan anak. Foto: thinkstock

Selain itu, anak cenderung tumbuh dengan perilaku buruk, tidak mudah bersosialisasi, dan sulit bekerja sama dengan orang lain. Anak pun berisiko depresi saat beranjak dewasa karena perkembangan emosionalnya buruk.Menurut pata peneliti, hal ini bisa terjadi karena kerika stres, ayah menjadi kurang memerhatikan anaknya. Anak menjadi kurang belajar mengenai hal-hal baru.

Dokter Michael Yogman, ketua American Academy of Pediatrics Committee mengatakan, sosok ayah memang biasanya memengeruhi perkembangan bahasa balita. Ayah juga bisa membuat anak mereka mengeksplorasi hal baru.Untuk itu, menurut Yogman, para ayah harus mengatasi stres dirinya dulu agar bisa mengasuh anak dengan baik dan bisa menjadi panutan bagi anak.

Jangan sungkan untuk mencari bantuan pada psikolog maupun psikiater. Peneliti Tamesha Harewood menambahkan, peran ayah seharusnya memang bukan sekedar mencari nafkah, tetapi terlibat dalam pengasuhan bersama ibu. (DP)

LEAVE A REPLY