Gulalives.co, SEMARANG – Bunda, menjadi keluarga berencana menjadi hal penting yang dipikirkan setelah menikah. Namun, ketika akan memiliki anak kedua, ada beberapa hal yang sedikit berbeda dan perlu dipertimbangkan, mulai dari  fisik, emosional, dan finansial, tidak hanya untuk pasangan namun juga bagi calon bayi. Jadi, Anda perlu perhatikan lima hal berikut ini sebelum memiliki anak kedua:

Kehamilan kedua bagi seorang ibu membutuhkan perencanaan yang baik dan juga dukungan dari suami dan juga keluarga. Jika Anda dan suami merasa sudah saatnya untuk merencanakan kehamilan kedua, ada hal-hal yang harus diperhatikan agar rencana kehamilan kedua dapat berjalan sesuai dengan harapan Anda, dilansir Gulalives.co dari magforwomen.com, Senin (8/8/2016).

1. Mempersiapkan Psikologis si Sulung. 

hamil anak keduaKehamilan kedua tentunya akan menghadirkan banyak kebagiaan tetapi juga perjuangan dalam memberikan pengertian kepada si sulung. Sebagai anak pertama dan calon Kakak, ia perlu mengerti dan memahami bahwa kehadiran keluarga baru di rahim Bundanya tidak akan sedikitpun mengubah kasih sayang kedua orangtua kepadanya. Hanya sedikit perhatian yang mungkin akan sedikit berubah karena tidak hanya si sulung yang memerlukan perhatian, tetapi calon adiknya juga membutuhkan perhatian agar nanti ketika lahir dalam keadaan sehat dan sempurna.

2. Makan Makanan yang Sehat.

pola hidup yang sehat dengan makan makanan yang sehat bisa menjadi cara sederhana menghilangkan ketombe. gambar via: www.sehatituharus.com
pola hidup yang sehat dengan makan makanan yang sehat bisa menjadi cara sederhana menghilangkan ketombe. gambar via: www.sehatituharus.com

Untuk mempersiapkan kehamilan, tubuh memerlukan nutrisi yang cukup agar janin bisa berkembang dan tumbuh dengan sehat dan baik. Makanan yang mengandung asam folat, kalsium, vitamin dan mineral sangat dibutuhkan oleh Bunda dalam proses perencanaan kehamilan. Hindari sering mengonsumsi junkfood atau fastfood kecuali jika kondisi darurat seperti sedang bepergian dengan si kecil dan buru-buru waktu.

3. Masalah kesehatan.

(Foto: Usnews)
(Foto: Usnews)

Sebelum memutuskan memiliki anak kedua, pasangan wanita harus melewati serangkaian proses pemeriksaan yang akan membantu untuk mengetahui apakah tubuh siap memiliki bayi lagi. Setelah bayi pertama, karena kemungkinan wanita memilki masalah kesehatan atau tubuh tidak cukup kuat untuk memiliki bayi lagi. Berkonsultasilah dengan dokter dan dapatkan obat yang tepat untuk mengatasi masalah ini.

4. Perubahan gaya hidup.

(Foto: Unicasport)
(Foto: Unicasport)

Ketika memiliki satu anak, mungkin Anda dan pasangan mengikuti gaya hidup tertentu. Ketika berencana memiliki anak kedua, Anda perlu mengetahui bahwa biaya serta tanggung jawab akan berlipat ganda. Jadi, Anda harus siap untuk melakukan perubahan gaya hidup.

5. Pengorbanan.

Perempuan membutuhkan waku tidur sekitar tujuh hingga sembilan jam selama kehamilan, dan lebih baik selama sembilan jam.
Perempuan membutuhkan waku tidur sekitar tujuh hingga sembilan jam selama kehamilan, dan lebih baik selama sembilan jam.

Ketika memiliki anak pertama, ada banyak perubahan hidup yang terjadi. Fokus utama berubah untuk anak, khususnya ketika anak  masih bayi. Anda membutuhkan banyak pengorbanan dan untuk memiliki anak kedua, Anda harus siap berkorban lagi bahkan lebih.

6. Masalah internal.

Manfaat utama senam hamil adalah agar tubuh lebih sehat dan merasa lebih santai. Penting untuk menjaga perasaan tetap tenang saat melakukan aktivitas ini.
Manfaat utama senam hamil adalah agar tubuh lebih sehat dan merasa lebih santai. Penting untuk menjaga perasaan tetap tenang saat melakukan aktivitas ini.

Banyak pernikahan yang melalui fase berat meskipun semuanya berjalan lancar setelah memiliki anak pertama. Ada banyak masalah internal dalam pasangan rumah tangga dan ketika akan memiliki anak kedua, tidak seharusnya Anda memikirkan perceraian.

7. Perhatian.

Gambar via: www.parenting.com
Gambar via: www.parenting.com

Anda perlu mempersiapkan diri untuk menjaga keseimbangan perhatian untuk anak pertama dan kedua. Tak hanya itu, perhatian kepada pasangan juga tak boleh dilupa. Jangan sampai hanya memberi fokus pada salah satu, jadi Anda harus mampu bertanggung jawab terhadap semuanya. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY