Gulalives.co, DEPOK – Usai tidak lagi menjadi pejabat negara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan banyak mengisi harinya bersama keluarga. Pada senin (1/8/2016) lalu, Anies menyempatkan diri mengantar anaknya ke sekolah. Ini kebetulan merupakan hari pertama anak ketiganya itu masuk sekolah di kelas 6 SD.

Anies mengantar anaknya dengan sepeda motor. Anies mengenakan jaket hitam, sementara anaknya yang bernama Kaisar Hakam berpegangan erat ke ayahnya. Kaisar menggendong tas dan membawa kotak seperti tempat alat musik pianika.

Di hari pertama anaknya sekolah, dia lalu bersalaman dengan semua guru sebelum upacara bendera dilakukan. Oleh Wali Kelas Kaisar, Anies diberi kertas yang merupakan panduan untuk orang tua murid. Kertas-kertas itu merupakan edaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Anies Baaswedan mengantar anaknya ke sekolah. (Foto: Kompas)
Anies Baaswedan mengantar anaknya ke sekolah. (Foto: Kompas)

“Unik juga rasanya menerima kit parenting dari direktorat yang yang dulu kami gagas di Kemdikbud. Kementerian memang harus ikut menyiapkan bahan untuk dipakai orang tua dalam mendidik anaknya,” jelasnya.

Saat itu, Anies memang mengeluarkan kebijakan agar para orang tua murid mengantar anaknya di hari pertama sekolah. Kini dia pun mengantar anaknya sebagai seorang bapak.

Kaisar bersekolah di bilangan Cinere. Sedangkan kediaman Anies terletak di Lebak Bulus atau sekitar 8 kilometer dari sekolah Kaisar. Mungkin bisa saja sebetulnya Kaisar diantar dengan mobil.  “Naik motor karena lalu lintas dari Lebak Bulus ke Cinere amat padat. Jaraknya sekitar 8 kilometer. Naik motor saja perlu waktu 45 menit. Kalau naik mobil lebih lama lagi,” jawabnya.

Rupanya setiap hari pun anak-anaknya diantar dengan sepeda motor ke sekolah meski saat Anies masih jadi menteri. Sekarang pun mereka tetap diantar menggunakan sepeda motor atau terkadang naik taksi.

Anies Baaswedan mengantar anaknya ke sekolah. (Foto: Kompas)
Anies Baaswedan mengantar anaknya ke sekolah. (Foto: Kompas)

Saat menjabat menteri, Anies Baswedan memang mengampanyekan Gerakan Antar Anak ke Sekolah pada hari pertama masuk sekolah. Tujuannya agar orangtua dan guru bisa lebih intensif berkomunikasi dan saling memahami perkembangan pendidikan anak di sekolah masing-masing.

Keluar dari rumah, Anies menuju bagian depan tempat menyimpan kendaraan. Saat sepeda motor kemudian dikeluarkan, ia pun segera mengenakan helm dan meminta putranya bersiap.

Tak lama berselang, Anies Baswedan sudah mengendarai sepeda motor matic berboncengan dengan putranya yang menenteng melodion dan membawa tas ransel menuju ke sekolah.

Anies juga menyinggung paket dalam kantong kertas yang dibagikan sekolah kepada semua orangtua murid. Rupanya kantong kertas bertuliskan “Keluarga Hebat, Keluarga Terlibat” tersebut berisi poster jadwal pelibatan orangtua di sekolah, poster pembiasaan di keluarga, daftar dukungan keluarga di rumah, daftar keterlibatan keluarga dalam kegiatan di sekolah, dan buku Menjadi Orangtua Hebat yang merupakan program yang dirancang oleh Anies saat masih menjadi menteri.

Seusai mendengar sambutan kepala sekolah, Anies Baswedankemudian meninggalkan sekolah. Ia memacu motornya dan beruntung kali ini lalu lintas lebih lancar dibanding saat berangkat. Selamat menjadi ayah sepenuh jiwa lagi Mas Menteri. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY