Game Pokemon Go disukai berbagai kalangan. Foto: Forbes

Gulalives.co, SYDNEY – Baru-baru ini, tiga buah Pokestop pada game Pokemon Go yang berlokasi di Taman Peg Paterson, Canada Bay, Sydney, Australia. Hal ini disebabkan ribuan orang yang asyik bermain game Pokemon Go di taman tersebut tanpa memperhatikan fasilitas dan tanaman yang ada di sekitarnya.

Dihapusnya Pokestop membuat taman tersebut kini sepi dari pemain game Pokemon Go.“Akhir pekan, terutama pada malam hari, ada 1.000 sampai 1.500 orang di taman. Rumput sudah tak ada lagi dan setelah tiga setengah pekan warga membiarkannya.”

“Ketika Pokemon langka tertangkap, ada yang bersorak dan mobil akan membunyikan klakson sehingga lalu lintas menjadi mengerikan. Saya bicara dengan seseorang yang datang dari Penrith (45 kilometer jauhnya) untuk bermain,” kata Helen McCaffrey, wakil wali kota Canada Bay, Australia, seperti yang dilansir Gulalives.co dari Antara (03/08/2016).

Pokemon Go. Foto: youtube
Pokemon Go. Foto: youtube

Taman Peg Paterson sendiri memang begitu populer di kalangan pemain game Pokemon Go di kota tersebut karena tempat tersebut sering muncul Pokemon langka. Tak hanya itu, Taman Peg Paterson juga disediakan tiga buah Pokestop. Sebagai informasi, Pokestop adalah suatu lokasi yang menyediakan item untuk bermain Pokemon Go secara cuma-cuma, seperti Pokeball, Potion, egg, dan sebagainya.

Setelah kerusakan taman yang disebabkan oleh ribuan pemain Pokemon Go, kini tiga Pokestop di lokasi tersebut telah dihapus. Kemungkinan besar Pokemon jenis langka juga tak akan lagi muncul di Taman Peg Paterson. Hal ini ternyata menimbulkan kekecewaan bagi sebagian pemainnya.“Tiga pokestop semuanya dihapus. Tidak satu pun yang tersisa di taman. TAK SATUPUN,” tulis seseorang melalui akun Facebook-nya.

Anak memainkan Pokemon Go. Foto: imore
Anak memainkan Pokemon Go. Foto: imore

Seperti yang kita ketahui, Pokemon Go adalah game yang saat ini sedang naik daun karena menawarkan pengalaman unik dengan menggabungkan Augmented Reality (AR) dan geo location. Baru-baru ini, game Pokemon Go telah mencapai lebih dari 50 juta download di Google Play Store. Ini merupakan angka yang mengejutkan mengingat sampai saat ini game hasil kerjasama Niantic Labs dengan Nintendo ini belum tersedia di semua negara. Jumlah download ini tentu akan terus meroket seiring rilis Pokemon Go di negara-negara yang belum disambangi.

Pada awalnya, Pokemon Go diluncurkan di Amerika, Australia, Selandia Baru, dan Kanada. Beberapa waktu lalu, game Pokemon Go sudah mulai dirilis di Eropa. Beberapa negara Eropa yang sudah disambangi game Pokemon Go ini antara lain adalah Inggris, Jerman, Italia, Portugal, dan Spanyol.

Trainer berburu Pokemon. Foto: techcrunch
Trainer berburu Pokemon. Foto: techcrunch

Rilis game Pokemon Go kemudian dilanjutkan di 26 negara, yakni Austria, Belgia, Bulgaria, Kroasia, Siprus, Republik Ceko, Denmark, Estonia, dan Finlandia. Tak lama kemudian disusul rilis di negara Yunani, Greenland, Hongaria, Islandia, Irlandia, Latvia, Lithuania, Luksemburg, Malta, Belanda, Norwegia, Polandia, Rumania, Slovakia, Slovenia, Swedia dan Swiss.

Jepang memang agak tertinggal karena rilisnya sempat tertunda, tetapi akhirnya resmi dirilis. Pokemon Go menggandeng McDonald’s untuk menghadirkan Pokestop, Gyms atau keduanya di lebih dari 3600 restoran di Jepang. Tak hanya itu, paket Happy Meals dan mainan berbentuk Pokemon juga sudah ditawarkan lebih dulu di negara tersebut.

Tak hanya mencapai 50 juta download, game Pokemon Go yang memadukan teknologi geo-locationdan Augmented Reality (AR) ini juga memiliki lebih dari 21 juta pengguna aktif setiap hari. Tak heran, Pokemon Go menjadi salah satu game mobile terbesar dalam sejara di Amerika Serikat. Namun, hingga kini belum ada informasi mengenai kapan game ini dirilis di Indonesia. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY