Gulalives.co, JAKARTA – Menurut sejumlah psikolog di University of St. Andrews, Skotlandia dalam sebuah penelitian menemukan bahwa lelaki dengan tampang agresif lebih rela berkorban untuk membantu sahabat atau orang dekat mereka.

Para peneliti yang merupakan pakar di ranah psikologis mempelajari hubungan tipe wajah pria dengan karakter dan kepribadian. Menurut peneliti yang melakukan studi tersebut, mengatakan bahwa pria berwajah sangar dan keras memiliki hati yang lembut.

pria misteriusPara pakar psikolog yang terlibat dalam studi menyimpulkan bahwa pria yang berpenampilan agresif dengan bentuk wajah lebar, lebih berpotensi untuk ringan tangan menolong keluarga, teman, dan rekan kerja. Para pria berwajah sangar ini pun tak ragu untuk mendahulukan kepentingan orang banyak ketimbang diri sendiri.

Peneliti membuktikan dengan mengelompokan sejumlah mahasiswa dan memberikan mereka uang dalam nominal besar. Kemudian, para mahasiswa ini dibebaskan menggunakan uang untuk segala kebutuhan dan keinginan mereka.

Sebelumnya dalam penelitian lain ditemukan bahwa lelaki berwajah lebar sering diasosiasikan sebagai orang yang bersifat agresif dan tidak jujur. Sementara semakin maskulin wajah seorang lelaki ia akan semakin dinilai tidak ramah dan tidak bisa bekerja sama.

Sosok pria bad boy menyimpan daya tarik misterius dan maskulin.
Sosok pria bad boy menyimpan daya tarik misterius dan maskulin.

Dr Michael Stirrat, Ketua Penelitian, mengatakan bahwa hasil penelitian sangat mengejutkan. Pasalnya, partisipan dengan karakter wajah yang keras dan galak, justru lebih kooperatif dalam menggunakan uang, ketimbang pria berwajah lembut.

Tetapi penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal Psychological Science pekan ini justru mengatakan lain. “Sangat mengejutkan…para partisipan yang berwajah lebih lebar justru lebih koperatif ketimbang yang lain,” terang Dr Michael Stirrait.

Sebelum tiba pada kesimpulan itu para peneliti mengadakan eksperimen dengan melibatkan sejumlah mahasiswa di universitas itu. Para mahasiswa itu diberikan sejumlah uang. Setengah dari mahasiswa itu kemudian diberitahu mereka akan berkompetisi dengan mahasiswa dari universitas lain, sementara sisany diinformasikan mereka akan berkompetisi secara internal.

Pria akan mengirimkan sinyal-sinyal kecil kepada wanita yang disukainya.
Pria akan mengirimkan sinyal-sinyal kecil kepada wanita yang disukainya.

Para peneliti memprediksi bahwa lelaki dengan wajah garang akan lebih rela mengorbankan uang mereka ketika diberitahu akan berkompetisi dengan universitas lain.”Mengejutkan bahwa prediksi kami terkonfirmasi, ketika kami menyebut universitas saingan para peserta eksperimen terutama yang berwajah lebar menjadi lebih koperatif ketimbang lelaki lain, tetapi ketika kami tidak menyebut tentang persaingan, mereka kurang koperatif,” kata Dr Stirrat.

Menurut para peneliti lelaki tampaknya lebih sensitif dalam hubungan antarkelompok, terutama ketika sedang diamati. Temuan itu diyakini menunjukan bahwa orang dengan wajah lebar atau garang butuh usaha yang lebih keras untuk bisa bersahabat dan diterima di dalam sebuah kelompok.

PriaPada penelitian sebelumnya, pria berwajah lebar dinilai memiliki karakter agresif dan tidak jujur. Kemudian, mereka juga dianggap tidak hangat dan tidak bisa bekerjasama dengan lingkungan sekitar.“Hubungan kepribadian dan bentuk wajah tak bisa dipisahkan, masyarakat sosial memiliki penilaian masing-masing. Mereka menganggap pria berwajah lebar dan sangar itu orang jahat. Namun, apakah penilaian karakter seseorang sesederhana lewat wajahnya saja?,” urainya.

Penelitian terbaru di University St Andrews ini justru menemukan bahwa pria yang memiliki wajah galak sebenarnya berhati lembut dan penolong.“Penelitian kami memperlihatkan bahwa pria berwajah agresif dan tidak bisa dipercaya, malah memiliki kepribadian yang baik,” pungkasnya. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY