www.huffingtonpost.co.uk

Gulalives.co, YOGYAKARTA – Pada saat-saat tertentu kita ingin ada orang yang mendengarkan apa yang kita rasakan, terutama perempuan. Bahkan terkadang kita tidak membutuhkan solusi terhadap masalah yang kita ceritakan, hanya ingin didengarkan.

Namun ternyata ajang curhat itu menjadi berlebihan. Tanpa sadar kita menceritakan dengan detil permasalahan kita, atau menceritakan semua permasalahan yang sedang kita hadapi. Tentu saja ini berbahaya. Apalagi jika yang diceritakan merupakan rahasia rumah tangga. Bisa jadi masalah yang lebih besar, lho. Oleh karena itu, kamu perlu berhati-hati.

Amy Morin, LCSW, seorang pekerja sosial di bidang medis, psikoterapis dan penulis buku 13 Things Mentally Strong People Don’t Do, memberikan kita 5 penyebab yang paling utama seseorang berlebihan ketika curhat.

wisegeek.com
wisegeek.com

Pertama: Rasa Dekat yang Palsu

Ada sebuah alasan mengapa para penata rambut mendengar rincian kehidupan klien mereka dengan sangat baik. Ketika seseorang menyentuh kamu, memotong rambut atau merawat kuku kaki kamu, itu akan menciptakan rasa kedekatan yang palsu.

Kamu mungkin tidak tahu nama orang itu, tapi orang itu ada di ruang pribadi kamu dan menyentuh kamu. Bagi banyak orang, sentuhan fisik itu seperti isyarat memberi “izin” kepada mereka untuk mulai berbicara seolah-olah mereka berkomunikasi dengan pasangan atau teman dekat.

effelsalon.blogspot.com
effelsalon.blogspot.com

Kedua: Rasa Nyaman Pada Orang Asing

Pernahkah kamu duduk di ruang tunggu atau di pesawat terbang bersebelahan dengan orang asing yang memberi terlalu banyak rincian tentang kehidupan pribadi mereka kepada kamu? Orang sering mengatakan rahasi terdalam, tergelap mereka kepada orang asing.

Orang asing yang tidak kamu kenal tidak akan memberi penilaian yang menghakimi kamu. Dan apakah masalah jika ia melakukannya? Toh kamu mungkin tidak akan melihat orang itu lagi. Untuk beberapa individu, menceritakan rahasia memalukan dan kenangan menyakitkan kepada orang asing adalah alternatif yang lebih murah untuk terapi.

www.wowamazing.com
www.wowamazing.com

Ketiga: Percobaan Salah kaprah Hubungan Jalur Cepat

Ketika kamu bertemu seseorang yang baru, mungkin asisten kantor kamu yang baru atau pada saat bertemu melalui perjodohan, ada sedikit ketegangan saat kamu mulai menegosiasikan hubungan. Kamu harus mencari petunjuk untuk menguraikan apakah orang baru itu menyukai kamu atau tertarik untuk mengenal kamu secara lebih baik lagi.

Banyak orang menemukan bahwa tahap awal ini mendorong munculnya rasa cemas. Dalam upaya untuk melewatkan periode “mari kita saling mengenal satu sama lain,” mereka mengungkapkan masalah-masalah terkait fungsi-fungsi tubuh secara fisik atau fobia yang aneh. Mereka berharap bahwa berbagi rincian kehidupan pribadi dengan cepat akan membawa hubungan mereka ke tingkat berikutnya.

8 Tanda Ini Bisa Mendeteksi Apakah Dia Pria Setia dan Serius Ingin Menikahimu. Foto: beritatrendz
Foto: beritatrendz

Keempat: Batasan yang Tidak Jelas

Berlebihan dalam curhat kadang-kadang hanya disebabkan kurangnya batasan-batasan pribadi. Mereka tidak tahu bahwa itu tidak tepat untuk diberitahukan kepada rekan kerja tentang masalah-masalah rumah tangga, atau untuk mengungkapkan masalah keuangan mereka kepada orang asing.

Orang yang tidak memiliki batas kadang-kadang kurang memiliki hubungan yang dekat. Hal ini disebabkan mungkin karena secara tidak sadar mereka telah mendorong orang lain untuk pergi. Akibatnya, mereka sering kekurangan teman dekat yang dipercaya yang tertarik mendengar tentang masalah-masalah pribadi mereka.

americanpregnancy.org
americanpregnancy.org

Kelima: Usaha Tergesa-gesa Membuat Orang Lain Merasa Nyaman

Ketika seseorang mengungkapkan masalah hubungan dekat atau cerita horor masa kecilnya, seorang pendengar yang tidak menaruh curiga berada  di posisi yang canggung. Seorang pendengar yang peduli akan cukup sering mencoba untuk membantu orang yang curhat berlebihan merasa lebih nyaman dengan berbagi informasi pribadi dari dirinya sendiri.

Ada tukang curhat yang menyadari ini dan mengungkapkan cerita tragis mereka sebagai cara untuk memperoleh simpati, atau untuk sebenarnya untuk mendapatkan rincian kehidupan pribadi orang lain. orang-orang ini bagus terhadap apa yang mereka lakukan, dan sering memanipulasi orang untuk berbagi sedikit berlebih informasi.

www.boundless.org
www.boundless.org

Cara Menanggapi Tukang Curhat yang Berlebihan

Jika seseorang mulai memberikan terlalu banyak informasi kepada kamu, garis pertama pertahanan adalah dengan mengubah topik pembicaraan. Cobalah katakan, “saya ikut menyesal mendengarnya. Sudahkan kamu mendengar ramalan cuaca untuk besok?” Kadang-kadang orang akan termakan pertanyaan pengalihan itu, tetapi kamu mungkin perlu pendekatan yang lebih langsung jika orang lain terus melanjutkan curhat berlebihan. Katakan kepada dia, “Ini akan menjadi sulit untuk mempertahankan hubungan profesional dengan kamu jika saya tahu begitu banyak detail dari kehidupan pribadi kamu.” Ini biasanya bisa membantu tukang curhat berhenti.

Akhirnya, jangan membalas: hanya karena bos kmau memberitahu bahwa dia akan bercerai, itu tidak berarti kamu perlu menceritakan tentang masalah pernikahan kamu kepada si bos.

 

loading...

LEAVE A REPLY