Anak memainkan Pokemon Go. Foto: imore

Gulalives.co, JAKARTA – ‘Virus’ Pokemon Go sudah menyebar ke mana-mana dan nyaris tak terbendung lagi. Terkait dengan permainan yang memang lagi hits banget ini, perusahaan Jepang, TEPCO, meminta pencipta permainan realita maya, Pokemon Go, untuk menarik monster-monster Pokemon dari pembangkit listrik nuklir dan daerah pengungsian radioaktif Fukushima.

TEPCO menyatakan telah menemukan paling tidak satu monster Pokemon di dalam kompleksnya dan mereka khawatir pada pemain akan membahayakan dirinya saat mencari karakter ini.

Perusahaan kereta Jepang juga mengajukan permintaan yang sama terhadap Niantic Labs, pencipta permainan, meminta tokoh-tokohnya dicabut dari peron stasiun dan rel kereta.

Menyikapi hal ini, Niantic berjanji akan mengubah permainannya jika perusahaan tersebut menghadapi masalah.

Jumlah hal yang mengganggu perhatian pengemudi dan pejalan kaki terus bertambah sehingga meningkatkan risiko kecelakaan dengan adanya Pokemon Go, selain pengiriman SMS dan media sosial.

Permulaan bulan Juli dilaporkan tingkat radiasi di Lautan Pasifik kembali normal, lima tahun setelah terjadinya bencana pembangkit listrik nuklir Fukushima, Jepang.

Tidak lama setelah kejadian tersebut, tingkat radiasi di lepas pantai Jepang menjadi puluhan juta lebih tinggi daripada normal, di mana materi radioaktifnya menyebar sampai ke Amerika Serikat.

Game Pokemon Go disukai berbagai kalangan. Foto: Forbes
Game Pokemon Go disukai berbagai kalangan. Foto: Forbes

Akun Pokemon Dihargai Selangit

Demam Pokemon Go ternyata mendatangkan peluang bisnis baru. Bukan cuma urusan berburu monster di sejumlah restoran, namun kini bahkan melibatkan jual beli akun Pokemon dengan harga tinggi.

Game besutan Niantic Labs ini baru diluncurkan awal Juli 2016 di sejumlah negara (Indonesia tidak termasuk), namun popularitasnya ketenarannya tidak hanya meningkatkan saham Nintendo, tetapi berbagai industri lainnya.

Jasa transportasi online contohnya yang menerima banyak pelanggan yang ingin menangkap Pokemon dan berhenti di berbagai Poke Stop. Luar biasa bukan?

Bukan cuma itu lho. Beberapa situs online menyediakan jasa kursus online di mana para ahli Pokemon Go, memberikan tips dan trik kepada pemain pemula.

Diaporkan laman Wired, fenomena unik lainnya muncul dari Pokemon Go adalah, para pemain mulai berjualan akun. Para pemain dengan akun dengan level tinggi dan Pokemon yang langka berlomba-lomba menjual akun mereka ke pemain yang tidak ingin bersusah payah dalam bermain Pokemon Go.

Trainer berburu Pokemon. Foto: techcrunch
Trainer berburu Pokemon. Foto: techcrunch

Kalau penasaran soal ini, kamu bisa menemukan banyak akun Pokémon Go yang dijual secara online melalui situs Craigslist dan bahkan jejaring sosial Facebook.

Pokemon Go adalah permainan di ponsel pintar yang memungkinkan para pemain untuk menangkap makhluk kecil (disebut sebagai Pokemon) di sekitar mereka.

Semakin banyak Pokemon yang berhasil kamu tangkap, dan semakin banyak penghargaan yang diterima, semakin banyak Experience Points (XP) yang akan didapatkan. Nah, hal ini akan membuat kamu naik level, dan menemukan berbagai Pokemon langka yang bernilai tinggi. (VW)

 

loading...

LEAVE A REPLY