gambar via: gbhbl.com

Gulalives.co, Depok – Sebuah film bukan saja sebagai hiburan, namun sebuah film bisa juga menjadikan kamu belajar dan tatkala bisa menimbulkan kamu menjadi penasaran. Salah satu genre film yang buat kamu penasaran adalah psikologis. Mengingat banyak sekali kisah-kisah penderita gangguan psikologi yang menakjubkan.

Banyak kasus dari gangguan psikologis ini yang membuat sang penderita mengalami kerugian yang fatal seperti kehilangan keluarga, dijauhi oleh teman dan diisolasi dari lingkungan umum. Schizophrenia merupakan sebuah gangguan psikologi dimana sang penderita merasakan adanya orang lain yang menemani, mengintai ataupun menakuti walaupun sebenarnya itu hanyalah ilusi yang dia buat akibat faktor-faktor tertentu. Berbeda dengan psychopath yang merupakan perilaku yang sudah melebihi batas-batas akal dan naluri sebagai manusia, sang penderita psychopath tidak pernah merasakan rasa bersalah dengan apa yang sudah diperbuat (sesuatu yang merugikan atau menghilangkan nyawa orang).

Setelah kita mengetahui penjelasan singkat mengenai kedua gangguan psikologis tersebut, nampaknya itu memang benar-benar mengerikan ya sob. Namun, tahukah kamu? Gangguan psikologis ini mampu diolah dan menghasilkan uang loh sob! Caranya? Bukan mengeksploitasi para penderitanya yaa sob, namun caranya ini dilakukan oleh para sutradara film yang mengadaptasikan kisah-kisah mereka para penderita menjadi sebuah film yang epik dan membuat orang tertarik untuk menontonnya. Harapan sang sutradara tentunya tidak hanya mengkomersilkan film ini namun juga sebagai pembelajaran yang bagus.

Berikut ini adalah film-film yang diadaptasi oleh gangguan psikologi seperti schizophrenia dan psychopath yang membuat kamu terenyuh dan penasaran akan akhir ceritanya. Ada juga film psikologi lainnya loh.

1. Dream House (2011)

gambar via: gbhbl.com
gambar via: gbhbl.com

Film ini merupakan film bergenre American Psychology yang epik. Dibintangi oleh aktor kawakan sekaligus penuh karismatik, Daniel Craig sebagai pemeran utamanya. Dream House menceritakan seorang laki-laki yang baru keluar dari penjara akibat kasus pembunuhan keluarganya. Daniel Craig yang berperan sebagai Will Attenton. Will kembali kerumahnya yang dulu ia tinggali bersama keluarga kecilnya. Will memiliki gangguan jiwa setelah kejadian pembunuhan tersebut yang ternyata bukanlah kesengajaan.

Di rumah yang sebetulnya sepi dan tak pernah diisi oleh siapapun, Will merasakan bahwa dirinya tinggal bersama istrinya dan anak-anaknya. Tetangga Will sendiri merasakan ada yang aneh karena Will bilang dirinya dan keluarga tinggal dirumah itu. Hingga pada kejadian-kejadian aneh yang membuat Will bingung dan sadar bahwa selama ini dia tinggal dirumah yang gelap dan tak pernah bersama keluarganya karena keluarganya telah tewas tertembak oleh senapan beberapa tahun silam. Awalnya para penonton mengira ini adalah sebuah film horor loh sob, namun mendekati tengah-tengah cerita dan flashback yang ditunjukkan barulah penonton mengerti ternyata film ini merupakan film psikologi.

2. Barefoot (2014)

gambar via: watchdesishows.com
gambar via: watchdesishows.com

Seorang laki-laki bernama Jay (diperankan oleh Scoot Speedman) yang sebetulnya berasal dari keluarga kaya raya di New Orleans, namun dia melarikan diri dari keluarganya ke Los Angeles. Dia memilih hidup sendiri disana dan bekerja sebagai petugas cleaning service di sebuah rumah sakit kejiwaan.

Walaupun genre dari film ini tidak murni psikologis, namun dijamin kamu juga akan merasa penasaran dan ingin tahu sampai cerita selesai saat Jay bertemu dengan Daisy. Seorang pasien dari rumah sakit itu. Kisah bermula saat Jay yang diminta pulang oleh ayahnya untuk menghadiri pernikahan adik laki-lakinya di New Orleans. Ayahnya tidak sekedar meminta Jay untuk pulang, tetapi dia diminta untuk membawa pacar yang sebetulnya Jay belumlah memiliki pacar. Akhirnya Jay membawa Daisy (yang dierankan oleh Evan Rachel) yang sebelumnya Jay tidak punya rasa apapun ke sang pasien di rumah sakit ini. Namun karena Jay menyelamatkan Daisy yang hampir diperkosa oleh seorang Dokter gadungan Daisy pun mengikuti Jay keluar rumah sakit. Daisy ini merupakan pasien yang diindikasikan mengidap Schizophrenia yang ternyata di akhir cerita Daisy terbukti hanyalah orang yang depresi akibat Ibunya yang Schizophrenia. Kamu bakal terus penasaran sama film ini sampai selesai. Yakin deh!

3. A man Who Was Superman (2008)

Superman
gambar via: chany1995.tistory.com

Terakhir film yang membuat kamu bingung dan penasaran sampai cerita habis adalah film drama Korea yang berjudul A man Who Was Superman. Seorang pria (diperankan oleh aktor serba bisa,  Hwang Jeong-min) yang merasa dirinya adalah seorang Superman, sehingga ketika ada bahaya dan kesulitan yang dihadapi oleh orang lain dirinya merasa memiliki kewajiban untuk menolong.

Namun ditengah-tengah film ini, kamu akan mengerti bahwa sebenarnya Hwang Jeong-min ini bukanlah Superman sungguhan. Dia mengalami depresi kuat akibat rasa penyesalan ketika dia tidak berhasil menyelamatkan keluarganya. Rasa penasaran kamu akan terbayar oleh endingnya yang cukup membuat kamu terenyuh.

Itulah ketiga film yang akan membuat jiwa detektif kamu muncul. Selain sebagai hiburan, film-film ini juga bisa menjadikan kita sebagai pelajaran berharga.

loading...

LEAVE A REPLY